← Back to list

Rumus Membangun Komunikasi Efektif Dengan Lawan Bicara

Manusia dan komunikasi adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Bahkan saat hendak tidur dan saat bangun tidur sekalipun, kita tidak…

Sri Widiasti · 2023-01-16 10:43 · 0 claps · 3.1 min read
#komunikasi #pertanyaan #pujian #reaksi #komunikasi-efektif
Open on Medium ↗
Wiki topics: ⚖️ · Law & Justice

Rumus Membangun Komunikasi Efektif Dengan Lawan Bicara

Sumber: Koleksi pribadi

Sumber: Koleksi pribadi

Manusia dan komunikasi adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Bahkan saat hendak tidur dan saat bangun tidur sekalipun, kita tidak luput dari aktivitas komunikasi.

Manusia tanpa komunikasi, kehidupan nya akan tampak ‘hampa’. Karena tanpa komunikasi, interaksi antarmanusia, baik secara perorangan, kelompok ataupun organisasi tidak mungkin dapat terjadi.

Namun, pernahkah kamu merasa aktivitas komunikasi yang dilakukan dengan lawan bicara kurang berjalan efektif? Pasti banyak dari kita pernah mengalaminya. Biasanya hal ini terjadi karena beberapa faktor. Faktor-faktor ini biasa dikenal dengan hambatan komunikasi, hambatan yang muncul diantara pelaku komunikasi atau bahkan muncul karena situasi dan kondisi lingkungan komunikasi itu sendiri.

“Komunikasi yang efektif terjadi apabila pesan yang disampaikan komunikator dapat diterima dengan baik oleh komunikan, sehingga tidak terjadi salah persepsi”.

Artinya antara pelaku komunikasi harus memiliki kesamaan makna yang diperoleh dari pesan yang disampaikan atau diterimanya sehingga komunikasi yang efektif pun dapat terwujud.

Dalam buku ‘Bicara Itu Ada Seninya' karya Oh Su Hyang. Kebanyakan dari kita saat berkomunikasi hanya memperhatikan aspek teknisnya saja, seperti bagaimana mengeluarkan suara yang bagus dan enak didengar daripada kualitas isi pembicaraan itu sendiri. Tidak dipungkiri suara yang bagus dan enak didengar akan menjadi pendukung aktivitas komunikasi tersebut berjalan efektif. Namun, jauh dari pada itu ketertarikan dua pelaku komunikasi untuk saling melempar pertanyaan dan memberikan umpan balik akan terlihat pembicaraan yang dilakukan lebih hidup alias berkualitas.

Meski komunikasi merupakan aktivitas tertua yang dilakukan sejak peradaban manusia hadir di muka bumi ini. Tidak jarang peristiwa komunikasi yang berlangsung dapat dikategorikan efektif.

Kendati begitu, dalam buku karya Oh Su Hyang ini, komunikasi yang efektif dapat dibangun dan dilatih dengan menerapkan rumus sederhana berikut:

C= Q × P × R

C= Communication

Q= Question

P= Praise

R= Reaction

C adalah Communication atau komunikasi. Agar komunikasi berjalan dengan lancar dan baik, harus mengandung unsur question (pertanyaan), praise (pujian) dan reaction (reaksi).

1. Q (question)

Dalam komunikasi, pertanyaan merupakan bentuk ketertarikan terhadap lawan bicara. Artinya saat berkomunikasi jika tidak memiliki keterkaitan antar pelaku komunikasi, maka komunikasi yang efektif terasa sedikit sulit untuk terjadi.

Pertanyaan dapat muncul sebab kita memiliki ketertarikan dengan lawan bicara. Artinya secara natural bila kita tertarik dengan lawan bicara, maka pertanyaan akan muncul begitu saja dalam benak untuk mengetahui lebih jauh tentang diri lawan bicara. Adanya pertanyaan dalam komunikasi akan membuat kita menjadi cepat akrab dengan lawan bicara meski baru beberapa kali bertemu dengannya.

Seperti pertanyaan sederhana “siapa nama kamu”, ini sudah menunjukkan ketertarikan dengan lawan bicara yang baru ditemui. Pertanyaan yang muncul dari ketertarikan dengan diri lawan bicara akan menjadi pelumas untuk melancarkan komunikasi kita.

2. P (praise)

Praise atau pujian dalam komunikasi akan membawa efek instan dan kuat dalam mempengaruhi lawan bicara. Sebab pujian yang dilontarkan dengan porsi yang pas akan mendatangkan reaksi yang baik pula dari lawan bicara.

Pujian akan lebih efektif bila menyinggung atau menunjuk salah satu bagian yang ada di dalam diri lawan bicara, seperti aksesoris yang ia kenakan, prestasi ataupun pencapaiannya di kantor atau di sekolah. Mengapa demikian? Pujian juga dapat diartikan sebagai bentuk dari ketertarikan kita terhadap lawan bicara yang mana nantinya akan memunculkan reaksi baik dari lawan bicara itu sendiri.

“Aku dengar kemarin saat pembagian rapor, kamu mendapat juara pertama. Selamat ya atas pencapaiannya”

Pujian di atas akan begitu pas disampaikan saat situasi dan kondisi yang memang tengah dialami oleh lawan bicara.

Sejatinya tidak ada manusia yang tidak suka pujian.Oleh karenanya gunakan pujian kepada lawan bicara dengan memahami situasi dan kondisi serta pujilah lawan bicara dengan porsi yang pas dan tidak berlebihan. Dan jangan sungkan untuk memberikan pujian kepada lawan bicara jika ingin komunikasi yang dilakukan berjalan efektif.

3. R (reaction)

Reaksi merupakan umpan balik dari serangkaian proses komunikasi. Reaksi pula dapat muncul jika kita mendengarkan dengan seksama ucapan dari lawan bicara.

Reaksi paling umum dijumpai dalam komunikasi adalah reaksi atau umpan balik verbal seperti “oh, ya?” . Kalimat tersebut cukup untuk memberikan reaksi sebagai wujud ketertarikan kita dengan ucapan lawan bicara.

Sebagaimana yang disinggung dalam paragraf sebelumnya pada pembahasan ini. Hal terpenting sebelum menjadi komunikator yang baik adalah menjadi pendengar yang baik terlebih dahulu.

Sebab reaksi secara natural akan muncul karena kita mendengar dengan baik apa yang disampaikan lawan bicara. Reaksi yang bernada antusias akan lebih menarik di telinga lawan bicara. Hal sebagai pertanda kita tertarik dengan ucapan yang disampaikannya.

Memunculkan reaksi dapat dilakukan dengan “Aturan 1–2–3". Yakni sekali bicara, dua kali mendengar, dan tiga kali memberi feedback (reaksi).

Pasti banyak dari kita menginginkan komunikasi yang berlangsung dengan lawan bicara selalu dapat berjalan dengan efektif.

Untuk itu, sedari sekarang mari memulai berlatih komunikasi yang efektif dengan menerapkan rumus sederhana di atas, ya.


메타데이터
post_id
7e9ae579e7f5
slug
rumus-membangun-komunikasi-efektif-dengan-lawan-bicara-7e9ae579e7f5
url
https://medium.com/@sriwidiasti/rumus-membangun-komunikasi-efektif-dengan-lawan-bicara-7e9ae579e7f5
canonical_url
https://medium.com/@sriwidiasti/rumus-membangun-komunikasi-efektif-dengan-lawan-bicara-7e9ae579e7f5
author_url
https://medium.com/@sriwidiasti
status
ok
fetched_at
2026-07-26 06:30:57