Hati-hati Dengan Ucapan Anda!!
Pernah mendengar mulutmu adalah harimaumu? Atau pernah mendengar namanya ucapan adalah doa?
Hati-hati Dengan Ucapan Anda!!

Pernah mendengar mulutmu adalah harimaumu? Atau pernah mendengar namanya ucapan adalah doa?
tonton video ini sampai habis sehingga anda menemukan inti dari semuanya.
intro
Hai semuanya, bersama channel saya yang bernama rigav_sc.
Yang mana pada channel ini saya akan membahas mengenai pengembangan diri, kemampuan berpikir, kemajuan belajar apapun yang membahas mengenai kemajuan diri. So, langsung saja ke videonya.
pada video kali ini saya akan membahas mengenai kenapa sih ada ungkapan ucapan adalah doa?
atau pernah ngalamin kejadian ketika berucap A, tiba-tiba kejadian tersebut terjadi dalam
beberapa waktu. Atau pernah mendengar ungkapan mengenai mulutmu harimaumu?
masuk materi
tidak bisa dipungkiri bahwa dalam keseharian diri, terdapat banyak ungkapan, banyak istilah yang sering terucap, terlontar dari sebagian orang. Karena dalam hal ini merupakan proses alam bawah sadar dalam diri ketika anda sering mengucapkan kata-kata yang positif, maka secara tidak langsung anda bisa menjaga suasana, menjaga perasaan positif dari dalam diri anda. Sebaliknya ketika anda mengatakan hal-hal yang tidak benar, fitnah, hoax, atau bahkan kata-kata yang membuat anda tidak mampu melakukan hal tersebut, akan berdampak pada kegiatan atau diri anda pada waktu. Hal ini akan mempengaruhi diri anda ketika anda menginingkan untuk mau meningkatkan skill anda, kapasitas anda dalam diri. Tentu ini tidak mudah saya mengatakannya karena dalam diri terdapat hal-hal yang membuat anda tidak kunjung maju dalam diri anda. Dan ini perlu disikapi untuk menjadi evaluasi dalam diri anda. Ketika anda sudah mengevaluasi dalam diri, membuat proses penilaian secara terus menerus, maka anda akan berpotensi untuk meningkatkan kemampuan anda. Ketika kemampuan anda meningkat, maka kapasitas anda akan meningkat. Ketika kapasitas anda meningkat, maka anda akan mudah mendapatkan atas apa yang anda kerjakan. Membutuhkan proses, membutuhkan kerja keras untuk memenuhi hal tersebut.
Menurut data yang disampaikan oleh peneliti dari San Francisco State University, disebutkan bahwa terdapat sebuah penelian dari seorang pakar mikro ekspresi dan perilaku. Beliau meneliti ada 40 anak yang dibagi menjadi 2 kelompok. Yang kelompok pertama terdiri 20 orang yang bertugas untuk mengucapkan kata-kata positif untuk hari itu. Yang kedua diteliti untuk mengatakan kata-kata negatif untuk hari itu juga. Penelitian tersebut dilakukan kurang lebih 2 bulan untuk menguji keampuhan dari kata-kata yang diucapkan. Dan ketika waktu hasil penilain tiba kepada setiap orang dari kelompok 1 dan kelompok 2, terdapat 20 orang yang melakukan penilain terhadap hasil akhir dari kelompok 1 dan kelompok 2. Ketika masing-masing penilai dihadapkan pada penilaian rata-rata yang menjawab bahwa dari 20 responden, menjawab bahwa kelompok 1 menunjukkan energi yang positif dan berpeluang untuk mendapatkan atau memperoleh hasil yang lebih baik dari pada kelompok 2. Padahal dari penelitian tersebut, kelompok 1, dikenakan pakain kaos oblong, celana dan pakaain casual. Sedangkan kelompok 2 semua atribut yang dia kenakan serba parlente, serba rapi.
Dari riset yang detliti tersebut, dapat menarik kesimpulan bahwa kata-kata akan mengandung makna yang akan membawa anda kedalam kehidupan anda. Ketika anda sering mengucapkan kata-kata yang kasar, nada tinggi, penuh dengan amarah, makian, atau hopeles, maka akan mencerminkan kepribadian anda kedepannya. Hal ini tercermin dari penelitian tersebut, bahwa untuk menjadi orang yang optimis, tidak gampang mengeluh, penuh dedikasi, maka anda harus selalu mengucapkan kata-kata yang positif untuk menjaga diri anda untuk tetap optimis, tetap memandang masa depan dengan penuh semangat. Memang ada kalanya semangat menurun, tidak mempunyai harapan, hopeless, atau bahkan mengucapkan sesekali kalimat, atau kata-kata yang kasar bisa saja terucap. Tapi sebisa mungkin untuk tidak mengucapkannya dengan sesering mungkin. Hal ini akan menjadikan anda kebiasaan, ketika anda sering mengucapkan kata-kata atas apa yang sering anda katakan. Dalam menangani hal tersebut, dibutuhkan namnya kebiasaan yang baik untuk menjaga semangat, menjaga optimisme guna untuk bisa lebih semangat dalam menyongsong masa depan. Memang ini tidak mudah untuk melakukannya. Seperti yang saya sampaikan pula tidak mudah. Tapi tidak ada yang tidak bisa selagi anda melakukannya, selagi anda komitmen terhadap apa yang anda kerjakan. dan berikut saya akan menjabarkan beberapa hal yang akan membuat anda lebih berhati-hati dalam berucap, dan lebih membiasakan
dengan kata-kata yang positif dalam diri.
- Melakukan self-talk diri.
apa itu self-talk diri? self talk diri adalah ungkapan untuk melakukan kata-kata sendiri, melakukan afirmasi diri untuk menjaga anda dari kegiatan yang negatif, menjaga anda untuk tidak melakukan hal-hal yang bisa merusak suasana anda ketika anda merasa tidak semangat. ini penting untuk dilakukan karena ketika anda melakukan self-talk, melakukan self talk setiap hari akan membuat diri anda lebih percaya
diri, kepercayaan diri anda akan meningkat karena anda telah melakukan kebiasaan positif dalam diri. Namun anda harus menyadari, dalam hal melakukan hal seperti ini, tidak cukup dengan mengucapkan saja. Anda harus selalu melakukan atas kegiatan yang anda lakukan.
Dan itu menuntut anda untuk lebih giat lagi dalam berusaha, lebih semangat lagi dalam bertindak.
wak haji: mosok ya saya harus berbicara sendiri gitu nang? nanti dikatakan gila gimana coba?
saya: tenang wak, berbicara sendiri itu tidak harus berbicara di depan orang banyak, tidak harus berbicara di depan umum, tapi wak haji bisa melakukannya dirumah ketika wak haji sedang dikamar, atau sedang mau melakukan aktifitas anda. Misal wak haji sedang mau kerja, atau sedang mau aktifitas diri.
wak haji: owh gitu ya nang, oke bisa kalo gitu. Nanti awak akan coba.
saya: siap wak.
- melakukan berbicara di depan cermin.
Cermin merupakan alat yang bagus digunakan untuk anda ketika anda ingin berkaca, ingin merapikan penampilan dan kaitan apapun dengan penampilan anda.
Hal ini bisa diterapkan ketika anda sebelum melakukan pekerjaan, atau aktifitas, anda bisa melakukan berbicara sendiri di depan cermin. Hal ini ketika anda sudah melakukanya setiap hari, anda akan terbiasa dengan pekerjaan tersebut. Karena ketika anda biasa untuk berbicara di depan cermin, biasa berbicara untuk melatih kepercayaan diri di depan cermin, anda akan lebih biasa untuk tampil percaya diri. Dalam hal ini memang perlu dilakuka ketika anda ingin tampil di depan umum, tampil untuk bekerja, anda berkaca dan sekaligus mengucapkan kata-kata yang positif dalam diri anda. Ketika kebiasaan ini dilakukan secara terus menerus, anda akan bisa melakukan kegiatan dengan mudah, anda juga akan lebih memancarkan aura positif bukan aura kasih untuk lebih optimis lagi dalam melakukan kegiatan.
wak haji: nah kalo melakukan kegiatan ngobrol di depan cermin, nanti awak dikira gila sama orang lain atau sama keluarga.
kenang: tidak kok wak, ini kan proses awak untuk menjadi lebih percaya diri. Ketika wak haji lebih berani, lebih siap, lebih percaya diri ketika sedang berbicara, maka wak haji akan merasakan aura positif dalam diri wak haji.
wak haji: owh gitu yang nang. Oke siap saya coba nanti.
3.membiasakan diri untuk teru mencoba.
mencoba merupakan hal yang membosankan dalam diri atau dalam proses yang dijalani. Tidak menutup kemungkinan bahwa dalam proses mencoba, banyak sekali percobaan trial and error dalam perjalanannya. Hal ini dikarenakan ketika dalam proses mencoba untuk terus terhadap hal-hal yang baru, maka anda akan lebih biasa dalam kegagalan, lebih biasa dalam situasi, kondisi saat ini. Ketika hal tersebut telah anda lakukan secara terus menerus, secara berulang-ulang, anda akan menjadi jago terhadap apa yang anda lakukan.
wak haji: kamu emang gampang ngomong. Aku aja udh mencoba beberapa kali mencoba gagal. Gimana mau coba lagi coba.
kenang : itu kembali lagi ke mindset wak. Kalau menurut saya wak, dengan mencoba kita bisa belajar mengenai kegagalan. Dari kegagalan kita bisa mengevaluasi terhadap apa yang sudah wak haji lakukan. Ketika wak haji sudah mencoba, mengevaluasi, maka wak haji akan mendapatkan hasil yang berbeda dari kemarin. Karena wak haji belajar dari kesalahan, kegagalan terhadap wak haji lalui dalam proses. Ketika wak haji sudah melampaui beberapa percobaan dan akan menyerah, coba deh pikir-pikir ketika wak haji mau nyerah. Pikirkan ulang wak haji sudah melangkah sejauh ini tinggal sedikit lagi masak mau menyerah wak. Malu terhadap diri sendiri yang sudah berumur wak.
wak haji: oh iya ya. Saya sudah berumur segini baru gagal dikit sudah nyerah ya. Memang ini kembali lagi ke mindset sih nang.
kenang: betul wak, memang kembali lagi mindset atau mental dalam diri. Ketika orang yang bermental kuat, dia malah semangat, malah giat ketika dia menemukan
suatu kegagalan atas apa yang dijalani. berbeda dengan orang yang bermental lemah, maka ketika sudah baru melakukan beberapa hal dan tidak menemukan solusi atas yang dia lakukan hanyalah kegagalan semata.
wak haji: oh ya betul ya. Oke nang nanti saya lakukan.
- Melakukan Dengan Cara Yang Berbeda.
Melakukan cara yang berbeda merupakan langkah yang paling ampuh ketika anda melakukan berbagai cara belum efektif. Pandji pragiwaksono pernah berkata bahwa, menjadi
berbeda jauh lebih baik dari pada menjadi lebih baik. Karena untuk di era media sekarang , menjadi lebih baik itu hal biasa yang dilakukan oleh banyak orang.
Akan tetapi ketika anda menjadi berbeda dari pada orang yang lain, maka anda jauh lebih baik dari pada yang lain. Maka dari itu, dibutuhkan keberanian, resiko
yang berani untuk tampil lebih berbeda dari pada orang lain. Karena hal ini akan menjadikan diri anda lebih unggul dari pada yang lain. Dan menjadi unggul
dari pada yang lain, anda harus tampil berbeda supaya anda mudah dikenali dalam diri anda sendiri.’
wak haji: tampil berbeda maksudnya gimana ya nang?
kenang: tampil berbeda maksudnya, wak haji berani tampil berbeda dari pada orang lain. Ketika wak haji berani tampil berbeda dari orang lain, maka wak haji akan
menjadi pribadi yang lebih baik dari pada wak haji tampil lebih baik.
wak haji: lah emang apa bedanya lebih baik sama lebih berbeda?
kenang:lebih baik itu kita melakukan suatu kegiatan satu, dilakukan lebih baik dari pada kemarin. Tapi lebih berbeda, kita melakukan kegiatan satu, bisa melakukan
kegiatan 2, atau kegiatan 3. Itu dinamakan berbeda wak.
wak haji: owh gitu ya nang, oke saya coba nanti.
- Selalu mempunyai keinginan tahu yang tinggi.
Ketika anda melakukan kegiatan satu, kemudian berlanjut terhadap kegiatan yang lain, anda dihadapkan dengan beberapa hal yang bisa membuat anda untuk mentok terhadap hal yang akan anda lakukan. Hal ini wajar sebetulnya. Karena ketika anda melakukan kegiatan satu, anda sudah bosan terhadap kegiatan anda, sudah jenuh terhadap apa yang anda lakukan, maka anda sudah melewati namnya step untuk menjadi lebih baik. Akan tetapi tetapi ketika anda sudah mentok terhadap hal yang sudah anda lakukan, anda tidak tahu akan melakukan melakukan apa, ingat terhadap hal bahwa anda tidak cukup terhadap hal tersebut. Karena anda harus selalu haus diri, tetap be curious, tetap bodoh untuk selalu mengembangkan diri. Hal ini akan menjadikan anda sebagai pribadi yang proaktif, pribadi yang lebih baik dari pada pribadi yang lain. Ketika hal tersebut terjadi, maka diri anda akan jauh lebih baik dari pada kemarin. So, that is important be curiousity to be person. Karena sikap ini akan menjadikan anda bukan hanya lebih baik, tapi lebih berbeda dari pada yang lain.
wak haji: nah untuk selalu menjadi keingin tahuan yang tinggi gimana nang?
kenang: itu wak, wak haji harus selalu belajar, selalu mencoba hal-hal yang baru, yang belum pernah wak haji lakukan. Jadi tetap curiousity merupakan langkah awal katika wak haji melakukan hal apapun. Karena berawal dari rasa keingin tahuan yang tinggi, akan menyebabkan wak haji akan mencari tahu terhadap apa yang wak haji lakukan. Ketika wak haji rasa keingin tahuan tinggi, maka wak haji akan selalu lapar akan belajar, dan lapar akan ilmu. Gitu wak.
wak haji: wah bagus kalo gitu ya nang. Oke deh saya lakukan nanti.
kesimpulan
di video kali ini saya menyimpulkan bahwa dalam menjadi pribadi yang lebih baik, maka langkah awal yang perlu dilakukan yaitu mengganti kata-kata yang dulunya sering terucap buruk, mengganti dengan kata-kata yang berucap positif dan optimis. Hal ini akan menumbuhkan dalam diri keyakinan yang kuat ketika diri sendiri
mempunyai keyakinan diri, mempunyai keyakinan yang kuat dalam mencapai hal apapun yang ingin anda raih. Hal ini memang terkesan saya sok tahu, tapi coba renungkan dan anda rasakan sediri akibatnya ketika diri anda melakukan tips-tips yang saya sampaikan, maka hasil yang keluar akan luar biasa.
thanks to watching my videos. And see youa again bye bye.
메타데이터
- post_id
- 7f5d985f58fd
- slug
- hati-hati-dengan-ucapan-anda-7f5d985f58fd
- url
- https://medium.com/@rigav_sc/hati-hati-dengan-ucapan-anda-7f5d985f58fd
- canonical_url
- https://medium.com/@rigav_sc/hati-hati-dengan-ucapan-anda-7f5d985f58fd
- author_url
- https://medium.com/@rigav_sc
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-06-29 22:44:20