Tentang Media Sosial (Lagi)
Kesadaran baru yang saya dapatkan di tahun ini adalah alasan di balik love-hate relationship saya dengan media sosial.
Kesadaran tentang Media Sosial
Kesadaran baru yang saya dapatkan di tahun ini adalah alasan di balik love-hate relationship saya dengan media sosial.

Pepohonan di sekitar Jalan Ganeca, Kota Bandung | dok. Pribadi
Hampir 10 tahun saya bergelut dengan pekerjaan yang berkaitan dengan media sosial. Namun, saya sendiri tidak pernah merasa sepenuhnya nyaman untuk berenang-renang sendiri di dalamnya. Saya buka tutup akun Instagram dan hampir tidak pernah mengintip Facebook. Baru belakangan saja rajin berkunjung karena tuntutan pekerjaan.
Saya pernah dengar ada yang bilang bahwa ketenaran hanya bisa dibayar oleh ketidaknyamanan.
Medsos adalah lahan basah dan luas untuk menaburkan benih-benih ketenaran. Siapa saja bisa menumpahkan apa saja di sana untuk membuatnya lebih basah, gembur, dan ramai. Siapa saja bisa menginjak dan menenggelamkan diri di dalamnya. Semuanya saling bertransaksi dengan mata uang ‘kenyamanan’.
Semua melepaskan dirinya di sana.
Salah saya selama ini adalah malah membaca ‘eksposur di media sosial’ sebagai tanda kesuksesan. Pikiran-pikiran kreatif, cerdas, religius — harus disebarkan melalui lahan tersebut. Jika meluas, maka ia berhasil, karena ia banyak menarik perhatian. Jika tidak meluas, ia belum meramunya dengan tepat agar bisa ditemukan oleh pangsa pasarnya.
Baru sekarang saya sadar bahwa inilah pikiran tolol dan konyol yang selama ini memenjarakan kebebasan berekspresi dalam diri saya. Kepercayaan diri saya menciut karena patokan yang saya gunakan adalah popularitas di media sosial.
Jadi?
Jadi… Ya sudah, waktunya untuk menghapus konsep itu dari otak. Sedikit demi sedikit saja, karena sesuatu yang sudah tertanam dalam tentu susah untuk dicabut sekaligus. Pelan-pelan. Rongga yang kosong bisa diisi dengan buku dan bacaan yang lebih bermanfaat dan bernilai. Ayo Dian, jangan malas baca!
메타데이터
- post_id
- 82d223bf4e75
- slug
- tentang-media-sosial-lagi-82d223bf4e75
- url
- https://medium.com/@qonitadl/tentang-media-sosial-lagi-82d223bf4e75
- canonical_url
- https://medium.com/@qonitadl/tentang-media-sosial-lagi-82d223bf4e75
- author_url
- https://medium.com/@qonitadl
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-07-25 14:15:29