Negosiasi Gaya Kremlin
Dulu saya pernah punya pemahaman bahkan sering kalo negosiasi itu cuma buat diplomat, politisi, atau pebisnis kelas kakap. Tapi ternyata…
Negosiasi Gaya Kremlin
Dulu saya pernah punya pemahaman bahkan sering kalo negosiasi itu cuma buat diplomat, politisi, atau pebisnis kelas kakap. Tapi ternyata, negosiasi itu bagian dari hidup kita sehari-hari. saya nemu satu buku cara Negosiasi yang bagus tapi hasilnya luar biasa efektif yaitu The Kremlin School of Negotiation. ada 8 poin yang saya pahami dari buku ini :
1. Berperanlah Seperti Pemain Catur
Dalam negosiasi itu nggak asal ngomong dan betindak. Seperti kita mikir dalam permainan catur semua langkah dirancang dari awal sampai akhir. misalnya nih “Kalau aku ngomong ini, lawan bakal jawab apa? Kalau dia jawab gitu, aku harus balas apa?”
Saya pernah nyesel dan merasa bersalah banget dalam negosiasi ada salah kata yang saya ucapkan ketika negosiasi akhirnya tersadar, “Aduh, kenapa aku ngomong ini tadi padahal sehrusnya ngomongnya itu “bla…bla…bla”
Nah…. pemain catur harus meiliki rencana sudah matang nggak asal gerak. Mereka sabar, analitis, dan selalu mikir beberapa langkah ke depan. Mungkin kamu bisa coba itu juga. Nggak usah buru-buru ngomong, tahan sedikit. Tanyakan dulu, langkah berikutnya apa?
2. Kekuatan dalam Diam
Ini teknik simple namun lumayan Efektif dalam negosiasi
Kadang diam bisa lebih bikin lawan negosiasi kita gugup daripada omelan panjang? Waktu kamu tenang..diam, Lawan biacara kita sering kali jadi nggak tahan dan mulai ngomong lebih banyak. Kadang, mereka malah buka kartu tanpa sadar hehehehe.
Saya pernah nyoba ini waktu diskusi sama rekan kerja. Biasanya saya itu tipe yang langsung menjelaskan kenapa saya butuh ini-itu. Tapi kali itu, saya coba teknik diam. Saya ngomong sekali, terus diam. Hasilnya? Dia ngomong lebih banyak daripada saya, dan… akhirnya saya dapat yang saya minta.
Diam itu bukan tanda kalah. Kadang justru itu senjata paling tajam di meja negosiasi.
3. Minta Sedikit Demi Sedikit, Tapi Konsisten
Pernah dengar strategi “slicing”? simplenya strategi ngiris bawang tipis tipis. kita nggak langsung minta semuanya. tapi kita minta satu hal kecil, lalu satu lagi, dan satu lagi. Lama-lama, kita dapat semuanya tanpa bikin lawan merasa sedang ditindas.
Kamu pernah jadi korban?, “Mas….Pinjam seratus ribu besok…… dibalikin ya”(dengan nada mendesah), awalnya temenmu pinjam seratus ribu, “ kalo ada uang dingin dua puluh ribu ga apa-apa ya nambah dikit ?” Begitu kamu kasih, dia lanjut, “Eh, sekalian deh, seratus lima puluh ribu?” dan seterusnya.
Buat Negosiasi awal terasa ringan, tapi sedikit demi sedikit arahkan negosiasimu ke tujuan besar. Ini bukan manipulasi, tapi seni. Dan seni itu perlu latihan.
4. Persiapan adalah Segalanya
Jujur aja, kamu pernah nggak datang ke negosiasi tanpa persiapan? Saya pernah. Dan ya, hasilnya jelek banget. Gampang banget goyah, bingung jawab, dan akhirnya nyesel kenapa nggak belajar lebih dulu.
yang saya pahami dalam negosiasi gaya kremlin itu obsesif soal persiapan. Mereka tahu siapa lawan bicaranya, tujuannya apa, batas toleransinya sampai mana, bahkan simulasi berbagai kemungkinan. Kalau kamu tahu siapa yang akan kamu hadapi, kamu akan lebih percaya diri.
Jangan remehkan persiapan. Bahkan negosiasi buat hal sekecil diskon belanja aja bisa terasa lebih gampang kalau kamu tahu dulu berapa harga pasarannya
5. Tenang = Tangguh
Kadang, di negosiasi itu yang paling penting bukan siapa yang paling pintar, tapi siapa yang paling tenang. Kalau kamu meledak-ledak, marah, atau kelihatan terlalu antusias bisa-bisa kamu kehilangan kendali.
Lawan negosiasi bisa “membaca” emosi kamu, dan bisa memanfaatkannya.
Kalau kamu panik, mereka makin pede. Kalau kamu terlalu bersemangat, mereka bisa menahan tawaran lebih lama karena tahu kamu butuh banget. Tapi kalau kamu tenang, fokus, dan tahu kapan harus bicara dan kapan diam kamu punya kekuatan.
Tenang itu bukan Pasif, Tenang itu sadar, hadir, dan tetap pegang kendali.
6. Sedikit “Bluffing” Nggak Masalah, Asal Jangan Berlebihan
Saat bernegosiasi, kamu pura-pura tahu semua atau fakta, padahal sebenarnya tidak, agar lawan ragu dan tidak membantah.
Menggunakan teknik bluffing harus dipakai dengan hati-hati. Mereka kadang berpura-pura punya lebih banyak kekuatan dari kenyataan. Tapi ingat, ini berisiko. Kalau ketahuan bohong, bisa jadi bumerang.
Jadi, gunakan bluffing hanya kalau kamu siap menanggung akibatnya. Dan jangan terlalu sering. Kadang cukup dengan kepercayaan diri — orang lain akan “membaca” bahwa kamu punya kekuatan, meski kamu nggak perlu ngomong banyak.
7. Prinsip Timbal Balik (Reciprocity)
Manusia itu punya kecenderungan membalas. Kalau kamu ngasih sesuatu, lawan kamu akan merasa berhutang. Nah teknik ini bisa dijadikan prinsip alat negosiasi yang sangat ampuh.
Misalnya, kamu rela ngalah sedikit di awal. Bisa jadi, di akhir nanti mereka yang akan mengalah lebih besar. Jangan pelit berbagi dalam negosiasi kadang dengan memberi, kamu justru dapat lebih banyak.
8. Waktu = Senjata Rahasia
Ini bagian favorit saya yaitu waktu.
Jadi seorang negosiator itu harus paham batul bahwa itu itu segalanya. Kadang diam sebentar, bisa mengubah hasil. Kadang nunggu sehari, sebelum jawab tawaran bisa bikin lawan jadi lebih lunak.
Kamu nggak harus selalu buru-buru. terkadang dengan menunda sementara justru bisa membuka ruang kompromi yang lebih baik.
Semua strategi di atas mungkin terdengar “keras” atau “lembek”. Tapi esensinya dari negosiasi adalah Pertama memahami dirimu, kedua memahami lawanmu, dan yang ketiga jangan terlalu cepat bereaksi. Negosiasi yang baik bukan soal menang atau kalah, tapi soal mencari titik temu yang saling menguntungkan.
Apakah kamu pernah nyoba pakai satu atau dua teknik negosiasi ini dalam hidup sehari-hari?, Entah itu dalam pekerjaan, hubungan pribadi, atau bahkan sekadar beli barang di pasar, gimana hasilnya?.
Paling terpenting untuk menjadi negosiator yang handal jangan malas berlatih, karena negosiasi itu bukan bakat tapi keterampilan yang terus diasah.
메타데이터
- post_id
- 880bd5dfd09c
- slug
- negosiasi-gaya-kremlin-880bd5dfd09c
- url
- https://medium.com/@kangyana78/negosiasi-gaya-kremlin-880bd5dfd09c
- canonical_url
- https://medium.com/@kangyana78/negosiasi-gaya-kremlin-880bd5dfd09c
- author_url
- https://medium.com/@kangyana78
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-07-24 22:32:43