Kepada surat apakah ia tersirat?
Kepada surat, apakah ia tersirat?

sebelum menulis ini, aku ingin bertanya kepadamu tentang pena. Sudahkah tinta yang kau gunakan terlepas dari kehitamannya? Jika belum, jangan ganti dengan yang baru. Dan jika sudah, jangan mengkambinghitamkan ujung penanya yang memasung deretan huruf untuk si buku.
Ada sebuah pesan yang tak pernah yakin dirinya dipercaya sebagai suatu kesan. Sang pengirim surat abai pada peresmian kantor pos di kotanya. Hari itu, ia tidak datang. Makanya setelah lama ia menunggu, setengah sekian sampai pada tetap, ia lupa bahwa ada sepasang waktu lain yang tak kasat mata. Ia lupa caranya berhenti menunggu, hingga dirinya terkubur bersama kursi tunggu yang berdebu.
Sorak-sorai penantian menertawakan dirinya. Terakhir ia ikut tertawa saat tenggat rasa berada diambang batas kemampuannya. Lena membuatnya terhibur. Sebuah janji yang menyurati surat resmi, kini kian disalahpahami meski sudah ditandatangani. Janji lupa kapan ia benar-benar menyurati.
Aku menghela nafas panjang, mencoba mengerti. Mencoba mengingat-ngingat kembali, kali ini tidak sembari menghakimi.
Barangkali, pena yang telah digerakan oleh jemari untuk menulis sebuah kabar, tak peduli siapa pengirimnya, tak peduli darimana datangnya; kita–manusia yang menghiasi wajah dengan raut tunggu yang tersisa memahami lebih mudah menerima pesan itu sendiri. Tolong katakan pada kertas-kertas yang pernah terkirim di kantor pos untuk memulai hari yang baru, mereka tidak diburu oleh alamat yang dituju. Justru arah lah yang menentukan jalan, kemana surat itu tersampaikan.
Sekali lagi, jangan hanya sekedar membacanya. Dimohon untuk memberitahukan juga kepada dunia, bahwa perasaan tidak hanya untuk dirangkum bersama kenangan yang membawa perubahan. Mereka ada untuk membuat kesan dari pesan-pesan yang disembunyikan.
메타데이터
- post_id
- 899299a5edac
- slug
- kepada-surat-apakah-ia-tersirat-899299a5edac
- url
- https://medium.com/@airakarasa/kepada-surat-apakah-ia-tersirat-899299a5edac
- canonical_url
- https://medium.com/@airakarasa/kepada-surat-apakah-ia-tersirat-899299a5edac
- author_url
- https://medium.com/@airakarasa
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-06-27 18:20:27