← Back to list

Menemukan Pasangan Hidup

#53: Aku bersyukur ia telah hadir dalam hidupku.

Riza Umami in Saluran Keluarga · 2025-08-15 23:00 · 264 claps · 2.2 min read paywalled
#pasangan-hidup #keluarga #marriage #pernikahan #suami
Open on Medium ↗
Wiki topics: 💑 · Relationships

Menemukan Pasangan Hidup

#53: Aku bersyukur ia telah hadir dalam hidupku.

Photo by Wolfgang Hasselmann on Unsplash

Photo by Wolfgang Hasselmann on Unsplash

Bukan perkara yang mudah menemukan sosok pria yang tepat untuk dijadikan sebagai pasangan hidup. Apalagi sekarang ini ada beragam pria red flag yang tidak patut dijadikan sebagai suami.

Baca melalui tautan teman di sini. 😶‍🌫️

Sebenarnya, aku merasa beruntung bertemu dan jatuh cinta dengan pria yang sekarang menjadi ayah untuk anak-anakku.

Mungkin kalau tidak bertemu dengannya, aku tidak yakin apakah sekarang aku akan menikah dan memiliki anak-anak yang lucu.

Apalagi dulu jalan cintaku tak semulus jalan tol. Aku pernah bertemu dengan cowok predator, mokondo, tukang selingkuh, bahkan pernah simpanan tante-tante.

Makin banyak pengalaman dengan pria, tidak lantas menjadikanku ahli dalam hal percintaan. Malah, beberapa di antaranya membawa trauma tersendiri dalam hidupku.

Di tengah kegalauanku soal percintaan, ia hadir membawa angin segar dalam hidupku. Membuatku mulai berharap akan cinta sejati.

Kami lalu memutuskan mengikat hubungan kami dengan janji suci di depan penghulu, ayahku sebagai wali nikah, dan para saksi. Begitulah kami menikah.

Setelah itu, kami mulai menjalani hari-hari bersama. Di sinilah, perangai asli masing-masing mulai terlihat, bukan yang dibagus-baguskan seperti masih pacaran.

Saat masa-masa berbunga pengantin baru sudah usai, di sinilah pernikahan mulai diuji. Suami istri harus bisa menoleransi kebiasaan masing-masing yang mungkin agak menjengkelkan.

Menikah itu memang soal mengerti satu sama lain. Kalau ada pihak yang tidak mau mengerti pasangannya, maka itu hanya akan menciptakan neraka baru bagi pasangannya.

Lagi-lagi, aku merasa beruntung memiliki suami yang bisa mengerti aku. Aku pun membalas dengan cara berusaha selalu mengerti dirinya.

Aku merasa hubungan suami istri itu seperti hubungan timbal balik. Aku akan bersikap seperti bagaimana suami bersikap kepadaku. Jika ia memberikan cinta kasih padaku, aku pun akan melakukan hal yang sama.

Anehnya, meski kami dulu adalah orang asing, tapi kini kami menjadi orang yang sangat dekat satu sama lain. Begitulah, indahnya pernikahan, menyatukan dua insan menjadi sebuah keluarga.

Suami kini menjadi orang yang sangat penting dalam hidupku. Ia merupakan separuh jiwaku yang setia menjalani hari-hari bersamaku.

Hidup kami mungkin tak setenang air di danau. Ada saja cobaan yang datang dalam hidup. Meski demikian, kami selalu menjalaninya bersama-sama sehingga aku merasa tidak sendirian memikul beban yang begitu berat ini.

Suami pun selalu berusaha mengusahakan segala sesuatu untuk keluarga kecilnya. Ia rela bekerja hingga larut malam demi mencari nafkah untukku dan anak-anak.

Meski kami bukan keluarga yang kaya raya, aku bersyukur mempunyai suami yang pekerja keras sehingga aku dan anak-anak bisa menjalani kehidupan yang berkecukupan.

Di tahun kelima pernikahan kami, aku menyadari bahwa perjalanan ini masih sangat panjang. Namun, aku rela menjalaninya dengan sepenuh hati jika itu dengan suamiku.

Aku ingin menghabiskan sisa usiaku dengannya, membesarkan anak-anak kami bersama hingga mereka tumbuh dewasa menjadi orang yang baik dan bisa berdiri dengan kakinya sendiri.

Tulisan ini pada dasarnya dibuat bukan sebagai ajang pamer kebaikan suami, tapi untuk menunjukkan betapa bersyukurnya aku memilikinya dalam hidupku.

Semoga tulisan ini bisa memberikan sedikit gambaran bahwa pernikahan tidak selalu menyeramkan. Pernikahan itu indah asal mendapatkan pasangan hidup yang tepat.

Jangan lelah untuk mencari. Memiliki keluarga kecil yang harmonis dan bahagia bukanlah hal yang mustahil. Harapan itu bisa kamu wujudkan, nanti di waktu yang tepat.

Mari bergabung dengan Saluran Keluarga dan bagikan cerita Anda. 🌞


메타데이터
post_id
8d5f1fae061d
slug
menemukan-pasangan-hidup-8d5f1fae061d
url
https://medium.com/saluran-keluarga/menemukan-pasangan-hidup-8d5f1fae061d
canonical_url
https://medium.com/saluran-keluarga/menemukan-pasangan-hidup-8d5f1fae061d
author_url
https://medium.com/@zagalanya
status
ok
fetched_at
2026-07-18 05:07:49