โ† Back to list

Lensers, jajan kalian sudah mulai naik belum? ๐Ÿ˜ฃ

Lensa Raya ยท 2026-06-12 04:44 ยท 0 claps ยท 1.7 min read
#politics #youth-in-politics #democratic-socialism #civic-engagement #critical-thinking
Open on Medium โ†—
Wiki topics: HUM ยท Humanities ยท General ๐Ÿ”’ ยท Cybersecurity ๐Ÿ›๏ธ ยท Politics

Lensers, jajan kalian sudah mulai naik belum? ๐Ÿ˜ฃ

Tim Redaksi: Wahidatus Safingah dan Nur Khovivatul Mukorrobah

Hai, Lensers! Kapan terakhir kali kamu mengikuti perkembangan politik? Mungkin belakangan ini kita banyak disuguhkan informasi yang memicu reaksi kita terhadap berbagai kondisi yang terjadi. Tapi tahukah, Lensers? Sebagai anak muda, kita perlu melek terhadap isu dan perkembangan politik. Kesadaran untuk melek politik tidak hanya saat momentum kampanye pemilu saja.

Pakar Filsafat Sosial Budaya dari Universitas Airlangga, Dr. Listiyono Santoso S.S., M.Hum., juga menjelaskan bahwa melek politik adalah kesadaran mendalam terhadap seluruh proses berdemokrasi di Indonesia. "Melek politik itu bukan sekedar terkait pemilu, tetapi juga sebuah kesadaran tentang berbagai proses berdemokrasi di Indonesia,โ€ ujarnya.

Ia menambahkan, sikap sadar yang dimaksud adalah mengawal secara berkelanjutan mengenai program kerja pemerintah yang berjalan. Ketika anggaran negara disusun, ketika kebijakan dibuat, ketika proyek-proyek strategis dilaksanakan, dan ketika janji-janji kampanye diuji oleh realitas, kita sebagai anak muda harus selalu melek pada setiap aspek. Melek politik, lanjut Listiyono, bukan berarti harus menjadi ahli politik atau aktivis, melainkan paham akan dinamika yang terjadi di sekitarnya: paham apa yang sedang dilakukan pemimpin yang kita pilih. Paham apa yang sedang dilakukan pemimpin yang kita pilih, paham dampak kebijakan terhadap kehidupan sehari-hari, paham hak dan kewajiban sebagai warga negara, serta paham cara mengawasi dan mengkritik secara konstruktif. โ€œKarena demokrasi yang sehat tidak lahir dari keterlibatan sesaat, melainkan dari kewaspadaan yang terus-menerus,โ€ ucap Listiyono.

Lebih lanjut, dosen alumnus UGM itu, menyebut politik bukanlah sesuatu yang jauh dari kehidupan masyarakat. Berbagai kebijakan yang memengaruhi kebutuhan sehari-hari justru lahir dari proses politik. Menurut Listiyono, masyarakat juga perlu memahami bahwa keputusan politik memiliki dampak langsung terhadap kehidupan mereka.

โ€œHampir seluruh hajat hidup manusia dari harga BBM, sembako, UKT, hingga BPJS dikelola melalui proses-proses politik. Tidak ada satupun persoalan manusia sebagai warga negara yang tidak dikelola melalui proses politik," tegasnya.

Listiyono pun berpesan mengenai upaya dalam meningkatkan kesadaran politik bagi anak muda bisa dilakukan dengan aktivitas kecil seperti berkumpul, berdiskusi, serta mengamati masalah-masalah yang terjadi di sekitar. Ia menyebut konsep Problem Posing Education dari Paulo Freire. โ€œKetika seseorang diajak memahami masalah yang nyata di sekitarnya, seperti harga pupuk yang mahal saat musim tanam atau harga gabah yang murah saat panen, mereka akan dengan sendirinya tumbuh kesadaran politiknya,โ€ jelas Listiyono.

Anak muda yang terlibat dalam berbagai organisasi seperti OSIS atau BEM sudah merupakan bentuk aktivitas politik yang berarti peduli terhadap kepentingan banyak orang. "Kalau anak muda tidak melihat politik, mereka akan dibodohi oleh pintarnya orang lain. Dekatkan mereka dengan situasi keseharian mereka,โ€ tutur Listiyono.

Referensi

Dr. Listiyono Santoso, S.S. (2026, Juni 2). Wawancara Pribadi mengenai Urgensi Kesadaran Politik dan Peran Demokrasi Anak Muda. Pakar Filsafat Sosial Budaya, Universitas Airlangga.


๋ฉ”ํƒ€๋ฐ์ดํ„ฐ
post_id
8e5d5dabbc02
slug
lensers-jajan-kalian-sudah-mulai-naik-belum-8e5d5dabbc02
url
https://medium.com/@lensarayaid/lensers-jajan-kalian-sudah-mulai-naik-belum-8e5d5dabbc02
canonical_url
https://medium.com/@lensarayaid/lensers-jajan-kalian-sudah-mulai-naik-belum-8e5d5dabbc02
author_url
https://medium.com/@lensarayaid
status
ok
fetched_at
2026-06-22 17:31:34