Masih terlalu pagi untuk melamun.
Jika sudah waktunya, gakda lagi sesuatu yg disesali. Yang ada hanya langkah kaki yg haruas terus melaju sambil menopang beban berat ini.

Masih terlalu pagi untuk melamun.
Jika sudah waktunya, gakda lagi sesuatu yg disesali. Yang ada hanya langkah kaki yg haruas terus melaju sambil menopang beban berat ini.
Akhir tahun 2015 gw memutuskan utk resign dari tmpat kerja. Karena hrs berargumen dengan saudara sendiri yg memfasilitasi saya utk bekerja disana. Yupp, akhirnya, benturan itu terjadi. Semakin gede jabatan yg dipegang, semakin bersinggungan dgn dia.
Saya hanya membela jika itu benar dan meluruskan jika itu salah. Tapi memang ego keturunan yg buat hal ini terus dan menerus berbenturan. Dan pada akhirnya saya memilih utk mengalah dan keluar dari bekerja disana. Bekerja dengan upah dibawah standar, tanggung jawab yg besar dan beresiko adalah makanan sehari-hari. Pernah saya dituduh mencuri sama owner, tapi tidak terbukti. Ckcckck, memang gawat. Para pendiri dan komisaris tidak tau diri, dia punya kuasa dia punya kuasa jg mulutnya.
Sabar adalah keharusan yg sudah mendaging. Semua karyawan tunduk oleh keputusan komisaris dan pembesar disana. Tangan besi. Bahh!!! Sampai akhirnya, kepalan ini semakin panas dan perih utk melawan balik.
Setelah perlawanan dilakukan, yahh disinilah saya.. Di depan layar xperia L dan menulis sesuatu dimedia ini. Sambil menyasikkan mereka meringis kesenangan dibalik penderitaan hakiki. Tidak ada upaya utk melawan, hanya wacana kosong ttg perubahan dibalik istilah kata sabar.. Looser!
메타데이터
- post_id
- 8e80e9bcc1f
- slug
- masih-terlalu-pagi-untuk-melamun-8e80e9bcc1f
- url
- https://medium.com/@starscreams/masih-terlalu-pagi-untuk-melamun-8e80e9bcc1f
- canonical_url
- https://medium.com/@starscreams/masih-terlalu-pagi-untuk-melamun-8e80e9bcc1f
- author_url
- https://medium.com/@starscreams
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-07-30 18:23:06