puisi: cinta dalam derita,
Bagaikan darah dan api.
puisi:
Bagaikan darah dan api.
mereka ingin bersama kami, tetapi itupun hanya ilusi yang dibayangkan dalam benak pikiran, dari dalam lubang kecil hanya mereka menginginkan kami sebagai tempat bersejarah,
samundra merah tanpa ara, mengelilingi dengan penuh Amara, entah kapan ka, baru bersinar seperti cinta,
mencintai itu adalah harapan hidup untuk dipertahankan cinta dalam perjuangan,
kenapa kita harus bertahan, dalam luka yang penuh derita,
apakah kita tetap diam, ataukah kita tetap bertahan.dalam perjuangan
메타데이터
- post_id
- 8ef5b5a92b97
- slug
- puisi-cinta-dalam-derita-8ef5b5a92b97
- url
- https://medium.com/lentera-literasi/puisi-cinta-dalam-derita-8ef5b5a92b97
- canonical_url
- https://medium.com/lentera-literasi/puisi-cinta-dalam-derita-8ef5b5a92b97
- author_url
- https://medium.com/@betokiwo
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-07-09 13:13:48