Jangan Daftar LPDP Jika Kamu Ingin Kabur Dari Indonesia, Tapi Lakukanlah Ini!
Menanggapi polemik penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang memposting pemberian kewarganegaraan asing kepada…
Jangan Daftar LPDP Jika Kamu Ingin Kabur Dari Indonesia, Tapi Lakukanlah Ini!
Menanggapi polemik penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang memposting pemberian kewarganegaraan asing kepada anaknya dan bahkan membanggakannya di media sosial, rasanya wajar kalau banyak dari kalian diam-diam punya keinginan untuk kabur dari Indonesia yang dianggap makin jauh dari kata sejahtera. Tidak perlu munafik. Tapi sebelum mengambil langkah, pikirkan dulu konsekuensinya. Pikirkan dampak jangka panjangnya.
Masalahnya, sering kali otak kita tidak sampai ke sana. Begitu dengar LPDP, yang muncul di kepala cuma satu: “yang penting dapat dulu, urusan nanti belakangan.” Nah, pola pikir seperti ini harus dibuang jauh-jauh. Karena pada dasarnya, LPDP tidak pernah dirancang untuk orang yang ingin menyambung hidup permanen di luar negeri. Program ini dibuat pemerintah untuk membangun Indonesia, setidaknya agar jadi lebih baik dari sekarang.
Bahkan bisa dibilang, LPDP itu semacam “scam” yang mengikat kita untuk mengabdi minimal lima tahun kepada Indonesia. Jadi jelas, ini bukan jalur untuk mereka yang ingin mengadu nasib dan menetap di perantauan luar negeri. Kalau dari awal sudah berniat memakai LPDP sebagai tiket kerja di luar negeri, itu saja sudah keliru. LPDP dibentuk supaya penerimanya berkontribusi pada kesejahteraan Indonesia, meskipun kita sendiri belum tahu kapan negara ini benar-benar sejahtera. Jadi buang jauh-jauh mindset bahwa LPDP adalah jalan untuk #kaburajadulu. No.
Kalau memang tujuan kalian kabur, ya jangan lewat LPDP. Ada banyak jalan lain. Setelah lulus SMA, kalian bisa ikut program au pair lalu pindah ke Jerman dan bekerja di sana. Tidak mudah, memang, tapi kalau niat dan serius, pasti ada jalannya. Atau ikut program kerja pabrik seperti G to G ke Korea atau Jepang, kumpulkan uangnya, lalu rencanakan hidup di sana. Kalau ternyata sulit menetap di Jepang atau Korea, kumpulkan modal lagi dan ambil visa WHV atau skilled visa ke Australia. Secara realistis, bekerja dan berkeluarga di Australia terlihat lebih memungkinkan dibandingkan Jepang atau Korea.
Yang jelas, rencanakan dengan matang kalau memang ingin pindah kewarganegaraan. Jangan gegabah. Setiap negara punya sisi gelapnya sendiri, sama seperti kampus. Hampir semua mahasiswa pasti pernah tidak suka kampusnya entah karena soal fasilitas, kebijakan, atau hal lainnya. Tapi yang benar-benar tahu dan bisa mengkritisi ya mahasiswanya sendiri. Orang luar tidak akan paham karena tidak mengalami. Begitu juga dengan negara-negara yang sering diagung-agungkan sebagai paling nyaman dan damai. Mereka juga punya sisi gelap. Hanya saja, mungkin tidak segelap Indonesia. :)
메타데이터
- post_id
- 8f8a64ebf065
- slug
- jangan-daftar-lpdp-jika-kamu-ingin-kabur-dari-indonesia-tapi-lakukanlah-ini-8f8a64ebf065
- url
- https://medium.com/@windyaugs05/jangan-daftar-lpdp-jika-kamu-ingin-kabur-dari-indonesia-tapi-lakukanlah-ini-8f8a64ebf065
- canonical_url
- https://medium.com/@windyaugs05/jangan-daftar-lpdp-jika-kamu-ingin-kabur-dari-indonesia-tapi-lakukanlah-ini-8f8a64ebf065
- author_url
- https://medium.com/@windyaugs05
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-06-15 20:49:13