Bersuka
Nyanyian Seorang Pelayan
Bersuka
Nyanyian Seorang Pelayan

Ya Allah,
setia-Mu tetap tinggal di tengah gelisah, lebih tenang dari riuh isi kepala, lebih dekat dari cemas yang tak bersuara.
Aku bersuka karena setia-Mu, yang diam-diam memeluk hariku, yang tak letih menjaga langkahku.
Walau tak diundang, tak pernah meninggalkan. Setia di depan pintu, menunggu dipersilakan.
Dalam pengasingan, hadir-Mu kian menemani, siap membasuh air mata di kala hati tak lagi sanggup berdiri.
Pada akhirnya, aku bersuka, sebab Engkau sahabat yang setia; bukan karena hidup selalu mudah, melainkan karena Engkau tetap ada.
메타데이터
- post_id
- 8fb567ea6b66
- slug
- bersuka-8fb567ea6b66
- url
- https://medium.com/@syagrowth/bersuka-8fb567ea6b66
- canonical_url
- https://medium.com/@syagrowth/bersuka-8fb567ea6b66
- author_url
- https://medium.com/@syagrowth
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-07-11 19:50:18