← Back to list

Melawan Tabiat Pelit dan Menumbuhkan Kedermawanan dengan Kesabaran

Ketika mendengar kata sabar, banyak dari kita membayangkannya sebagai sikap diam, pasif, atau sekadar menahan diri tanpa melakukan apa-apa…

ita vera · 2026-02-03 14:01 · 0 claps · 1.9 min read
#kajian
Open on Medium ↗
Wiki topics: ⚖️ · Law & Justice

Melawan Tabiat Pelit dan Menumbuhkan Kedermawanan dengan Kesabaran

Ketika mendengar kata sabar, banyak dari kita membayangkannya sebagai sikap diam, pasif, atau sekadar menahan diri tanpa melakukan apa-apa. Padahal dalam Islam, sabar justru sering kali bersifat aktif — sebuah perjuangan tindakan yang nyata, terutama saat berhadapan dengan hal-hal yang menyelisihi hawa nafsu.

Hal-Hal yang Menyelisihi Hawa Nafsu

Sesuatu yang tidak sesuai dengan hawa nafsu manusia dapat dibagi ke dalam beberapa bentuk:

  1. Hal yang berkaitan dengan pilihan seorang hamba, seperti ketaatan dan kemaksiatan.
  2. Hal yang sejak awal tidak berkaitan dengan pilihan hamba, seperti musibah.
  3. Hal yang awalnya merupakan pilihan, namun setelah dijalani, seorang hamba tidak lagi memiliki kebebasan untuk keluar darinya.

Dalam ketiga bentuk ini, sabar selalu hadir sebagai kunci dan solusi. Namun sabar yang paling berat sering kali muncul pada hal pertama: ketaatan.

Ketaatan menuntut sabar karena ia berhadapan langsung dengan tabiat dasar nafsu manusia yakni tidak menyukai ibadah.

  • Tabiat nafsu adalah malas, maka shalat terasa berat karena ia menuntut kita melawan kemalasan.
  • Tabiat nafsu adalah pelit dan tamak, maka sedekah terasa berat karena kita dipaksa melepaskan apa yang kita cintai.

Karena itu, seorang penuntut ilmu dituntut memiliki dua tabiat utama:

  1. Bersungguh-sungguh melawan kemalasan.
  2. Tidak tamak dan tidak pelit.

Tanpa dua hal ini, perjalanan ilmu dan ibadah akan mudah terhenti di tengah jalan.

Sabar dalam Melawan Tabiat Pelit

Sahabat Thalhah pernah menyampaikan bahwa manusia pada dasarnya memiliki perasaan terhadap hartanya seperti orang-orang pelit. Namun orang beriman tidak membiarkan tabiat itu menguasai dirinya. Ia memaksa diri untuk bersabar, terus berinfak dan bersedekah di jalan Allah.

Dalam banyak keadaan, kita sering berada di persimpangan antara memberi atau menahan. Maka, nasihat para ulama begitu tegas: jangan terlalu banyak berpikir, langsung beri ketika kesempatan itu datang. Sebab semakin lama menunda, semakin kuat suara nafsu untuk menolak.

Hasan bin Ali pernah menjelaskan bahwa pelit bukan sekadar enggan memberi, Pelit adalah ketika seseorang menganggap apa yang ia infakkan sebagai sesuatu yang hilang sia-sia, sementara apa yang ia simpan dianggap sebagai kemuliaan.

Padahal, harta sejatinya baru bernilai maslahat ketika digunakan. Jika hanya disimpan, ia kehilangan manfaatnya. Bahkan orang-orang yang pelit sejatinya sedang diberi peringatan halus: harta pasti akan keluar dari genggaman — entah melalui musibah, atau ketika kematian menjemput. Maka, sebelum harta itu berpindah secara terpaksa, alangkah baiknya ia dipindahkan lebih dulu dalam bentuk kebaikan.

Sabar dalam Kedermawanan sebagai Bukti Tauhid

Untuk bisa terhindar dari sifat pelit dan menjadi hamba yang dermawan, seseorang membutuhkan satu bekal utama yakni sabar. Sebab kedermawanan sejatinya adalah pembuktian tauhid yang nyata.

Kedermawanan lahir dari keyakinan bahwa

  • Allah adalah Ar-Razzaq,
  • Allah pasti membalas setiap kebaikan,
  • sedekah tidak akan mengurangi harta.

Keyakinan inilah yang membuat seseorang berani memberi meski tabiat nafsunya menolak.

Allah menegaskan dalam QS Saba ayat 39:

“Dan apa saja yang kalian infakkan, Allah pasti akan menggantinya. Dan Allah adalah sebaik-baik Pemberi rezeki.”

Karena itu, Islam mengajarkan agar kita tidak pelit terhadap harta yang Allah titipkan pada kita. Nafkahilah diri sendiri dan orang lain, karena di situlah letak keberkahan dan nilai sejati dari amanah harta yang Allah beri.


메타데이터
post_id
8ffc3bf9381b
slug
melawan-tabiat-pelit-dan-menumbuhkan-kedermawanan-dengan-kesabaran-8ffc3bf9381b
url
https://medium.com/@itavera498/melawan-tabiat-pelit-dan-menumbuhkan-kedermawanan-dengan-kesabaran-8ffc3bf9381b
canonical_url
https://medium.com/@itavera498/melawan-tabiat-pelit-dan-menumbuhkan-kedermawanan-dengan-kesabaran-8ffc3bf9381b
author_url
https://medium.com/@itavera498
status
ok
fetched_at
2026-06-24 04:09:36