Kota Pelajar Darurat Sampah : Mahasiswa UMY Berdayakan Warga Kelola Sampah dengan Langkah Cerdas
Di tengah meningkatnya krisis sampah di Daerah Istimewa Yogyakarta, berbagai titik kota sempat dipenuhi tumpukan sampah setelah kapasitas…
Kota Pelajar Darurat Sampah : Mahasiswa UMY Berdayakan Warga Kelola Sampah dengan Langkah Cerdas
Di tengah meningkatnya krisis sampah di Daerah Istimewa Yogyakarta, berbagai titik kota sempat dipenuhi tumpukan sampah setelah kapasitas TPA Piyungan yang selama ini menampung sampah dari Kota Yogyakarta, Kabupaten Sleman, dan Kabupaten Bantul mencapai batas maksimal dan ditutup oleh pemerintah daerah. Setiap hari, wilayah aglomerasi Yogyakarta diperkirakan menghasilkan lebih dari 700–800 ton sampah, sementara kapasitas pengolahan tidak lagi mampu menampung seluruh volume tersebut.
Ironisnya, situasi tersebut terjadi di Yogyakarta yang dikenal sebagai “Kota Pelajar” rumah bagi puluhan perguruan tinggi dan ratusan ribu mahasiswa dari berbagai daerah. Secara logika, kota yang dihuni oleh masyarakat terdidik seharusnya memiliki tingkat kesadaran lingkungan yang lebih tinggi. Namun realitas menunjukkan bahwa persoalan sampah masih menjadi tantangan serius.
Di tengah kondisi tersebut, sejumlah mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta mencoba memulai perubahan dari tingkat desa melalui program KKN Tematik Lingkungan di Desa Tamantirto, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul. Program ini berlangsung pada 3 Februari hingga 5 Maret 2026 sebagai upaya nyata untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku perkuliahan dalam menjawab persoalan lingkungan di masyarakat.

Dokumentasi Mahasiswa UMY Dampingi Warga Memilah Sampah
Melalui arahan dari Dinas Lingkungan Kabupaten Bantul serta bimbingan dosen pembimbing yaitu Chandra Kurnia Setiawan, S.P., M.Sc., Ph.D para mahasiswa merancang berbagai program yang berfokus pada peningkatan kesadaran dan praktik pengelolaan sampah di tingkat rumah tangga.
Upaya yang dilakukan tidak hanya bersifat edukatif, tetapi juga aplikatif. Mahasiswa mendampingi warga dalam pemilahan sampah anorganik agar memiliki nilai jual serta mengelola sampah organik melalui metode biopori.

Dokumentasi Mahasiswa UMY Mengenalkan Biopori Kepada Masyarakat
“Untuk praktikum yang diajarkan kepada masyarakat, kami memilih biopori karena kebanyakan warga di Tamantirta sudah cukup menguasai pemilahan sampah anorganik. Hanya saja sampah organik kurang termanfaatkan, masyarakat masih terbiasa membakarnya sehingga berpotensi mencemari udara. Pengenalan biopori dapat mengurangi aktivitas pembakaran tersebut,” ujar Haidar selaku Ketua KKN Tematik Lingkungan.
Antusiasme warga terlihat tinggi selama kegiatan berlangsung. Banyak warga tertarik untuk mulai menerapkan lubang biopori di halaman rumah sebagai cara sederhana mengelola sampah organik sekaligus meningkatkan daya serap air tanah.
“Senang sekali bisa belajar membuat biopori bersama KKN UMY. Setelah diajarkan membuat biopori, kami jadi tahu bahwa sampah dapur ternyata bisa dimanfaatkan dan diolah dengan baik sehingga sampah organik tidak hanya menumpuk dan membusuk di tempat sampah, tetapi bisa bermanfaat bagi lingkungan,” ujar salah seorang warga.
Melalui langkah kecil yang dimulai dari tingkat desa, para mahasiswa berharap gerakan ini dapat menjadi pengingat bahwa solusi krisis sampah tidak selalu harus dimulai dari teknologi besar. Perubahan dapat dimulai dari kebiasaan sederhana di rumah tangga. Jika kesadaran tersebut tumbuh di masyarakat, desa-desa seperti Tamantirto dapat menjadi bagian penting dari solusi menuju Yogyakarta yang lebih bersih dan berkelanjutan.
메타데이터
- post_id
- 9494b32f45bf
- slug
- kota-pelajar-darurat-sampah-mahasiswa-umy-berdayakan-warga-kelola-sampah-dengan-langkah-cerdas-9494b32f45bf
- url
- https://medium.com/@hastinmilasari93/kota-pelajar-darurat-sampah-mahasiswa-umy-berdayakan-warga-kelola-sampah-dengan-langkah-cerdas-9494b32f45bf
- canonical_url
- https://medium.com/@hastinmilasari93/kota-pelajar-darurat-sampah-mahasiswa-umy-berdayakan-warga-kelola-sampah-dengan-langkah-cerdas-9494b32f45bf
- author_url
- https://medium.com/@hastinmilasari93
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-06-14 11:28:49