Malam Keakraban
Leadership Camp
Malam Keakraban
Leadership Camping IDN
Bukan masalah yang terlalu berat, pagi itu selepas kemarin menjalani flow fest, kami akan melaksanakan agenda terakhir sekaligus penutupan. Kegiatan akan dilaksanakan kurang lebih sejauh 5–6 km dari kampus, dan itu kami tempuh dengan berjalan kaki. Setalah menjalani serangkaian persiapan dan ishoma, kami pun start di sekitar jam 13.00 WIB. Walaupun agenda kali ini kami akan melaksanakan camping, medan yang kami tempuh tidak terlalu menguras tenaga. Tepat ketika adzan ashar berkumandang kami sampai di sebuah lapangan bola, diatas bukit di daerah jonggol. setelah memastikan semua mahasiswa sampai di Lokasi, setiap ketua kelompok dipanggil untuk pengambilan tenda, bukan hanya itu, untuk kegiatan camp kali ini, kami hanya diperbolehkan untuk setiap kelompok memegang hanya satu hp, dengan dalih supaya antar sesame dapat saling akrab dan mengenal.
Kegiatan sore itu kami melakukan briefing, serta melaksanakan pertandingan sepak bola antara mahasiswa dan mentor. Disitu aku bermain menjadi winger kiri, pertandingan berlangsung lumayan sengit, di babak pertama dari tim mentor unggul 1–0 namun, hal tersebut tidak melemahkan semangat kami dari tim mahasiswa. Setelah melakukan serangkaian serangan akhirnya, kami bisa menyamakan kedudukan menjadi 1–1, pertandingan ditutup dengan skor seri 1–1. Adzan maghrib pun berkumandang, kami melaksanakan persiapan sholat maghrib dii sebuah Sungai di bawah bukit, selepas melaksanakan serangkaian sholat maghrib, akhirnya waktu yang kami tunggu telah tiba, makan malam kali itu kami dari masing masing kelompok membentuk lingkaran, dengan segala macam perbekalan yang kami bawa siangnya, kami letakkan ditengah lingkaran. Setelah semua perbekalan dikumpulkan di Tengah lingkaran, kami pun tidak lupa berdoa, dan segera setelah itu, memenuhi lambung-lambung yang sejak siang, belum sempat terisi karna kegiatan.

Selesai makan malam
Malam itu, setelah menyelesaikan kegiatan makan dan sholat isya, masuklah pada acara inti yaitu pensi, yang hari sebelumnya kami dari setiap kelompok, disuruh untuk mempersiapkan penampilan terbaik nya. Sebelum itu, kami melakukan penampilan yel-yel per kelompok, teriakan serta hantaman semangat, menerangi kegelapan di hutan-hutan sekitar lapangan. Pensi malam hari itu, dibuka dengan penampilan dari sekelompok mahasiswa, yang memiliki pengalaman dalam bela diri, sebelum acara kelompok ini telah di bentuk dari kampus, dan sudah diperintahkan untuk mempersiapkan satu penampilan yang berkaitan dengan bela diri. Penampilan kali ini mengambil tema bullying, dimana diakhir cerita, akan terjadi perkelahian dari sesorang yang membela korban bully.
Penampilan ditutup dengan tepuk tangan yang meriah, dari penonton yang mengelilingi api unggun, ada banyak penampilan keren yang dipersembahkan oleh masing-masing kelompok, ada yang menampilkan puisi berantai, kemudian drama bilal bin rabbah, dan ada juga tilawatil quran dari salah satu mahasiswa. Malam semakin larut, kegiatan pensi malam itu pun ditutup, dan selanjutnya, mahasiswa diarahkan untuk kembali ke tenda masing-masing, untuk mengistirahatkan badan serta raga, karna besok, akan dilakukan kegiatan terakhir yaitu lomba dan penutupan. Keesokan harinya kami bangun di jam 04.00 untuk melaksanakan sholat tahajud, dilanjut sholat shubuh berjamaah. Selepas sholat shubuh, agenda dilanjutkan dengan kultum, yang dimana untuk pengisinya dari mahasiswa yang siap untuk mengisi, disitu salah satu teman se-kostan ku maju untuk mengisi kultum, dengan tema waktu.
Langit biru sudah mulai terlihat, Mentari yang tadinya malu-malu, sekarang telah menunjukkan dirinya. Pagi itu sebelum sarapan, kami dikumpulkan di Tengah lapangan untuk mengadakan senam bersama, untuk menghangatkan kembali badan, yang tadinya terselimuti hawa dingin. Langit mulai menunjukkan tanda-tanda masuknya waktu siang, sebelum penutupan, kami melaksanakan kegiatan terakhir, yaitu perlombaan. Lomba-lomba yang kami ikuti ada 3, lomba pertama, yaitu lomba estafet karet menggunakan sedotan, jadi kami di bariskan kurang lebih 8 orang kemudian, orang terdepan bertugas mengambil karet yang terdapat pada tumpukan tepung, kemudian mengopernya hingga ke belakang. Namun sayangnnya, di lomba tersebut kelompokku sudah gugur di fase penyisihan. Di lomba kedua, kurang lebih masih sama berkaitan dengan estafet tetapi, kali ini menggunakan balon, setiap kelompok membuat pasangan, yang terdiri dari 2 orang dan total 4 pasangan, setiap pasang membawa satu balon, yang dihimpit kedua kepala dari setiap pasang. Tetapi sayangnya diperlombaan ini kelompokku gugur duluan di fase penyisihan. Dan yang terakhir yaitu lomba ekor naga, dimana kami dari setiap kelompok, itu diminta membuat barisan ke belakang, dengan satu sama lain yang saling terhubung, dan untuk orang paling belakang diikatkan sebuah bola, yang mana misinya, dari setiap kelompok yang terputus bolanya maka akan kalah. Pada perlombaan kali ini, kelompokku berhasil maju hingga fase final namun, karna kelalaian salahsatu anggota, kami harus gugur di fase ini. Perlombaan akhirnya ditutup dengan matahari yang semakin terik membakar kulit.

Foto bersama penutupan
Setelah melakukan pemberesan dan persiapan, sampailah kami pada agenda penutupan. Kami diberikan pembekalan terkait kebersamaan dan kekompakkan, dilihat dari berbagai perlombaan serta kegiatan, semuanya selalu dikaitkan dengan kekompakka, karna memang untuk menyatukan hati, apalagi dengan jumlah mahasiswa mencapai 180 tidaklah mudah. Siang itu dibawah teriknya matahari, dan birunya langit, aku sadar bahwa kebersamaan yang baik, itu ada pada arah tujuan dari terbentuknya hubungan, bukan hanya selalu ada di setiap keadaan, berbagi suka maupun duka tetapi lebih kepada mau dibawa kemana suatu hubungan kedepannya.
메타데이터
- post_id
- 95b8a95dfb2a
- slug
- malam-keakraban-95b8a95dfb2a
- url
- https://medium.com/@afoew/malam-keakraban-95b8a95dfb2a
- canonical_url
- https://medium.com/@afoew/malam-keakraban-95b8a95dfb2a
- author_url
- https://medium.com/@afoew
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-06-27 07:40:21