← Back to list

Arsenal Yang Juara dan Manisnya Sebuah Penantian

Sebagai fans Arsenal, semalam merupakan sebuah momen magis di mana tim yang selama ini kita dukung mendapatkan titah juaranya secara tidak…

Wafa Hammanny · 2026-05-20 08:44 · 0 claps · 2.1 min read
#arsenal #refleksi #juara #liga-inggris #perjuangan
Open on Medium ↗

Arsenal Yang Juara dan Manisnya Sebuah Penantian

Sebagai fans Arsenal, semalam merupakan sebuah momen magis di mana tim yang selama ini kita dukung mendapatkan titah juaranya secara tidak langsung setelah City harus menelan hasil imbang yang membuat mereka tidak bisa lagi mengungguli Arsenal dari segi poin.

Saya sebagai fans Arsenal yang sudah terlatih untuk tak berharap, mengalami kebingungan semalam setelah komentator Peter Drury mengucapkan kalimat “Arsenal got their coronation”. Seketika saya terhentak dan seakan tak percaya, kemudian dengan segera mengecek tabel papan skor Premier League. Dan ternyata benar, kita mendapatkan gelar juara itu.

Penantian Arsenal Sebagai Refleksi Hidup

Sebagai fans memang saya tergolong baru, saya baru mengidolakan Arsenal ketika Mesut Özil diboyong ke Emirates Stadium, sejak itu saya mulai menjalin ikatan batin dengan klub dari London Utara itu. Bukan karena klub bertabur para bintang dan banyak mendapatkan gelar juara, melainkan bagi saya Arsenal merupakan klub bintang yang dibuang dan berisi orang-orang yang sedang “puasa” dan “menunggu”. Nama-nama seperti Özil, Alexis Sánchez merupakan bintang yang saat mereka di klub sebelumnya sedang jaya-jayanya namun harus dibuang oleh klub asal mereka. Selain itu, justru pemberhentian mereka di Arsenal pun hanya sekadar tempat mereka berpuasa dan tidak mendapatkan gelar apa-apa. Bahkan semua orang menganggap bahwa jika seorang bintang keluar dari Arsenal maka mereka justru akan mendapatkan gelar yang mereka inginkan.

Tak dipungkiri ini benar adanya. Nama besar seperti Thierry Henry, Van Persie, Fàbregas, Nasri, Giroud, Aubameyang — mereka semua mengakhiri puasa mereka di klub lain dan mendapatkan apa yang mereka inginkan bukan di Arsenal. Ini pun diikuti dengan prestasi Arsenal yang sangat sulit menggapai sesuatu dan hanya selalu “hampir” mendapatkan sesuatu. Bahkan tiga kali runner-up Liga Inggris pun seakan menjadi identitas Arsenal sendiri yang menggambarkan seseorang yang sudah berusaha sekuat tenaga namun entah tak cukup baik maupun tak cukup beruntung untuk mendapatkan sesuatu.

Inilah yang justru membuat saya jatuh hati kepada Arsenal. Arsenal seakan merupakan cermin kehidupan saya sendiri sebagai manusia. Perjuangan kita dalam menjalani sesuatu kerap kali tak berbuah hasil dan selalu nyaris, meskipun kita sudah all out dan mengerahkan segala daya upaya kita. Begitu juga orang-orang yang mampir dalam hidup kita dan ikut menderita bersama kita, kerap kali justru bahagia di tempat lain dan tidak mengajak kita, dan kita mau tidak mau harus menerima nasib dan tetap berjalan mengarungi takdir dan usaha yang tidak pernah tahu kapan berhasilnya.

Walaupun dengan kegagalan berulang kali seperti itu, saya selalu melihat Arsenal bahwa klub ini pantas untuk dikagumi dan pantas untuk ditunggu. Segala upaya dan kesusahan Arsenal membuat saya percaya bahwa harapan itu selalu tersemat, dan membuat saya selalu percaya bahwa klub ini kelak akan mendapatkan momennya, dan kita jangan pernah berhenti berjuang dan bersabar entah seberapa lama.

Terakhir, kalimat yang akan selalu terngiang-ngiang sebagai fans Arsenal tahun ini dan sebagai pengingat kita di segala kekalahan kelak di setiap perjuangan adalah kalimat dari Declan Rice kepada rekan setimnya setelah kekalahan Arsenal melawan Manchester City. Dengan napas terengah-engah dan berbaring di rumput stadion, ia berucap kala itu: “Hey, it’s not over.” Untuk segala kesulitan, untuk segala perjuangan, dan untuk segala cita-cita.

Sebagai fans, semoga kelak kita juga akan mengakhiri puasa panjang kita seperti klub kesayangan kita. Dan jika Champions League menjadi milik kita juga di tahun ini, percayalah hidup akan menjadi lebih indah ke depannya.


메타데이터
post_id
9872ddf0765c
slug
arsenal-yang-juara-dan-manisnya-sebuah-penantian-9872ddf0765c
url
https://medium.com/@wafahammanny/arsenal-yang-juara-dan-manisnya-sebuah-penantian-9872ddf0765c
canonical_url
https://medium.com/@wafahammanny/arsenal-yang-juara-dan-manisnya-sebuah-penantian-9872ddf0765c
author_url
https://medium.com/@wafahammanny
status
ok
fetched_at
2026-06-24 13:29:15