Datang Tanpa Permisi
Itu adalah kamu. Selalu datang di saat aku sudah akan membaik dan kamu meruntuhkan semuanya, semudah itu.
Datang Tanpa Permisi
Itu adalah kamu. Selalu datang di saat aku sudah akan membaik dan kamu meruntuhkan semuanya, semudah itu.
Rasanya campur aduk, aku marah tapi juga senang. Bagaimana bisa? Dengan kesadaran penuh menjawab pesanmu dengan banyak pertimbangan agar tidak salah atau kamu mengerti penjelasan yang kuberikan.
Setelah itu memikirkan kembali apa aku perlu menanyakan hal lain, seperti basa basi atau apa pun itu agar obrolan ini berlangsung lama.
Dan lebih gilanya lagi bisa mengembalikan diri kita yang hilang menjadi utuh kembali, mengharapkan kehadiranmu dan memikirkan aku yang rapuh karena kepergianmu.
Bodoh memang, hal seperti ini sering terpikirkan olehku saat kamu datang dengan seenaknya tanpa permisi. Lalu masuk dan bersinggah seakan-akan tidak pernah terjadi apa-apa di antara kita, kemudian pergi begitu saja.
Kehadiran sesaat ini membuatku lemah dan semakin rapuh yang akhirnya aku hanya bisa berpasrah diri dengan semua yang terjadi.
Aku harus melewati perjalanan yang menyakitkan ini dengan membawa luka dan kesedihan atas perasaanku kepada mu, rasanya tak adil tetapi inilah akhir cerita yang harus aku terima.
메타데이터
- post_id
- 9a85bbeb6c85
- slug
- datang-tanpa-permisi-9a85bbeb6c85
- url
- https://medium.com/@kiiimonn/datang-tanpa-permisi-9a85bbeb6c85
- canonical_url
- https://medium.com/@kiiimonn/datang-tanpa-permisi-9a85bbeb6c85
- author_url
- https://medium.com/@kiiimonn
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-07-07 00:45:30