Mengapa Telinga Diciptakan Sepasang?
Salah satu puncak keangkuhan manusia bagiku adalah saat ia lebih banyak berbicara dibanding mendengarkan. Kita kerap berlomba untuk adu…
Mengapa Telinga Diciptakan Sepasang?

Salah satu puncak keangkuhan manusia bagiku adalah saat ia lebih banyak berbicara dibanding mendengarkan. Kita kerap berlomba untuk adu kemahiran dalam bersilat lidah untuk memperoleh pengakuan dari orang-orang di sekitarnya. Kita bahkan rela menguras tenaga hanya untuk sekedar memenangkan kompetisi yang bahkan tidak perlu dilombakan. Padahal Tuhan tidak menciptakan satu mulut ini untuk lebih banyak digunakan daripada sepasang telinga.
Ya, aku berbicara tentang berisiknya dunia belakangan ini. Aku tidak menafikan pertumbuhan populasi manusia yang pasti bertambah seiring berjalannya waktu. Tapi menurutku, kebanyakan dari kita seperti lupa kalau punya telinga untuk digunakan. Kita perlu ingat bahwa pengetahuan kita akan kosakata tidak akan pernah ada tanpa pendengaran. Di luar konteks mukjizat kenabian, bayi dilahirkan dengan tanpa wawasan tentang bagaimana bibir berucap. Namun kemudian akan tumbuh dengan sepasang telinga dan matanya supaya dapat menyimpannya dalam ingatan kognitif dan motorik untuk dihimpun dalam proses kembang tumbuhnya. Dengan proses ini, barulah kemudian fungsi mulut dapat digunakan seiring berjalannya waktu.
Kiranya kita sebagai manusia perlu belajar kembali menapak bumi dan mengingat kembali indera apa saja yang dikaruniakan Tuhan kepada kita. Tak cuma mengingat, namun kita harus pastikan proporsi bicara tak lebih banyak dibanding mendengar. Lagi, tak cuma tentang proporsi, tapi juga menyelami makna bahwa mendengarkan dimaksudkan untuk mengerti bukan untuk menjawab terlebih membantah.
Kita tidak akan menjadi lebih bijak dengan banyaknya retorika yang terucap dari bibir, melainkan cukup ditunjukkan dengan bagaimana cara dia mendengar. Rendah hati dan banyak mendengar tidak pula membuat kita hina. Jadi, mari lebih banyak mendengar mulai dari sekarang!
“Bicaralah sedikit, dengarkan lebih banyak, dan kamu akan menjadi lebih bijaksana.” — Eric Gibbons
메타데이터
- post_id
- 9ac4255eb195
- slug
- mengapa-telinga-diciptakan-sepasang-9ac4255eb195
- url
- https://medium.com/@jimly_/mengapa-telinga-diciptakan-sepasang-9ac4255eb195
- canonical_url
- https://medium.com/@jimly_/mengapa-telinga-diciptakan-sepasang-9ac4255eb195
- author_url
- https://medium.com/@jimly_
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-06-25 07:00:49