Menjadi Wanita yang Sadar: Menjaga Bashirah di Tengah Riuhnya Dunia
Benar adanya bahwa wanita sangat identik dengan perasaan. Namun, ketika ia tidak menyibukkan diri dengan ilmu dan hal-hal bermanfaat, ia…
Menjadi Wanita yang Sadar: Menjaga Bashirah di Tengah Riuhnya Dunia

Benar adanya bahwa wanita sangat identik dengan perasaan. Namun, ketika ia tidak menyibukkan diri dengan ilmu dan hal-hal bermanfaat, ia akan mudah hanyut dalam riuhnya perasaan itu sendiri. Bagiku, di sinilah letak nilai sesungguhnya dari seorang wanita.
Dalam Islam, jika laki-laki diperintahkan untuk menundukkan pandangan, maka wanita diperintahkan untuk menjaga rasa malu. Dan “Rasa malu” tidak hadir begitu saja, karena ia adalah bagian dari ujian. Itulah mengapa di zaman ini, cukup sulit menemui wanita yang benar-benar menjadikan rasa malu sebagai mahkotanya.
Banyak wanita yang terlalu sibuk mengejar paras, kekayaan, hingga kedudukan, yang semuanya bermuara pada perasaan. Ada keinginan kuat untuk divalidasi kecantikannya, ambisi memiliki segalanya, hingga rasa ingin diakui keberadaannya. Semua perasaan itu valid, karena terkadang muncul dari luka yang begitu dalam.
Inilah alasan mengapa wanita tidak bisa dilepaskan dari ilmu. Selain sebagai kewajiban, ilmu yang kokoh adalah fondasi dan juga jalan hidup bagi seoarang wanita. Maka wanita yang meninggalkan thalabul ‘ilm *(menuntut ilmu) perlahan akan kehilangan bashirah (kejernihan hati)*. Tanpanya, ia akan mudah tertipu oleh perasaan yang semu, opini orang lain, serta standar manusia yang tak ada habisnya.
Menjadi wanita yang taat dan teguh pada prinsip di tengah gempuran fitnah dunia memang tidak mudah. Dunia seolah menawarkan begitu banyak hal yang tampak menggoda dan memuaskan perasaan, namun seringkali justru membuat hati lalai dari tujuan sejatinya.
Wanita harus menyadari bahwa nilai diri tidak ditentukan oleh kecantikan fisik, materi, atau kedudukan di mata manusia. Nilai itu lahir dari indahnya karakter, keteguhan iman, dan kemuliaan mimpi-mimpinya. Wanita boleh jatuh cinta, boleh merasa rapuh, bahkan menjadi ambisius, tapi jangan pernah biarkan semua itu menukar nilai, prinsip, dan menurunkan harga diri.
Maka, Yaa Rabb… Jadikanlah setiap wanita sosok yang kokoh dalam menjaga iman dan rasa malunya. Wanita yang tak pernah lelah untuk terus belajar dan memperbaiki diri.
Bimbinglah kami agar tetap teguh, meski dunia menawarkan begitu banyak hal yang memalingkan. Dan jaga hati kami agar selalu kembali kepada-Mu, dalam keadaan apa pun.
메타데이터
- post_id
- 9ca43cd119eb
- slug
- menjadi-wanita-yang-sadar-menjaga-bashirah-di-tengah-riuhnya-dunia-9ca43cd119eb
- url
- https://medium.com/@yuliasarievi96/menjadi-wanita-yang-sadar-menjaga-bashirah-di-tengah-riuhnya-dunia-9ca43cd119eb
- canonical_url
- https://medium.com/@yuliasarievi96/menjadi-wanita-yang-sadar-menjaga-bashirah-di-tengah-riuhnya-dunia-9ca43cd119eb
- author_url
- https://medium.com/@yuliasarievi96
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-06-20 20:29:01