← Back to list

Apa Itu Tirani?

Demikian al-Kawakibi mengatakan dalam karyanya, Thaba’i al-Istibdad wa Mashari al-Isti’bad. Ia mungkin tidak sedang menunjuk siapapun…

Hana Rusmalia · 2026-07-02 03:30 · 0 claps · 2.1 min read
#tirani #islam #rezim
Open on Medium ↗
Wiki topics: 🕊️ · Religion

Apa Itu Tirani?

Catatan bacaan buku Panduan Melawan Tirani: Bagaimana Islam Memandu Kita Menumbangkan Kediktatoran karya Abdurrahman al-Kawakibi.

Catatan bacaan buku Panduan Melawan Tirani: Bagaimana Islam Memandu Kita Menumbangkan Kediktatoran karya Abdurrahman al-Kawakibi.

"Tirani yang paling buruk adalah kekuasaan mutlak seorang raja yang 
mewarisi takhta, memegang komado militer, sekaligus menguasai otoritas 
keagamaan,"

Demikian al-Kawakibi mengatakan dalam karyanya, Thaba’i al-Istibdad wa Mashari al-Isti’bad. Ia mungkin tidak sedang menunjuk siapapun secara riil, raja darimana, atau pemimpin suatu negara. Namun, siapapun bisa membandingkan antara pemetaan al-Kawakibi tentang apa yang ia sebut sebagai tirani dengan realitas yang sedang terjadi. Jawaban yang dihadirkan pun tidak terbatas pada jawaban-jawaban partikular seperti yang disimpulkan oleh para pemikir dari berbagai sudut pandang. Mislanya, seorang materialis berkata “penyakitnya adalah otoritas, obatnya adalah perlawanan”, atau seornag teolog berkata, “penyakitnya adalah syirik, obatnya adalah tauhid yang murni.” Ia membuat postulat dalam konteks pemerintahan, bahwa,

"Pemerintahan baru benar-benar bersih dari tirani jika berada di bawah pe-
ngawasan ketat dengan pertanggungjawaban tanpa kompromi."

Hemat saya, dengan kata lain, al-Kawakibi tidak ingin menawarkan dari satu sudut pandang, sebab ia memandang bahwa problem yang dibawanya adalah problem semua manusia.

Kalau boleh membandingkan, ia tidak ingin terlihat seperti Marx yang berangkat dari keresahan akan keberagamaan manusia yang fanatik, yang menganggap kemiskinan sebagai sebuah takdir, sehingga mengabaikan permainan di layar belakang yang mengakibatkan eksploitasi, lalu mengajukan sebuah dramaturga bahwa, “Agama itu candu”, dan “Tuhan itu tidak ada” — dan inilah yang, kalau saya lihat, banyak dikutip dalam tulisan-tulisan fundamentalisme Islam. Namun saya merasa hormat pada al-Kawakibi sebab ia tak menaruh kecurigaan yang terlalu besar pada pemikir-pemikir ‘barat’ yang mungkin ia banyak lihat persinggungannya.

Namun sebagai seorang pembaca, yang tidak terikat pada budaya barat atau timur, saya melihat perbedaan yang signifikan dari kedua narasi penulisan cendekiawan dari keduanya, namun saya tidak berani untuk mengemukakannya secara lebih detail. Mungkin bisa saya simpulkan keresahan pribadi ini dengan mengatakan bahwa, setiap penulis, apapun itu tidak pernah netral; ia selalu berangkat dari totalitas kebenaran yang ada pada saat ia hidup, yang mungkin di belahan dunia lainnya itu tidak lagi berlaku. Salah satu contohnya, al-Kawakibi mengatakan,

"Seandainya penemu wajib militer ini adalah iblis, maka inilah pembalasan
dendamnya yang paling kejam terhadap Adam as. melalui keturunannya."

Bagi saya, narasi ini cukup sinis, sebab setiap sistem militer bagi al-Kawakibi membuat hidup masyarakat lebih sengsara dibanding bangsa-bangsa yang ‘bodoh’. Ia juga mengatakan, wajib militer merusak moral bangsa dengan doktrin kekuasaan, kepatuhan buta, dan ketergantungan — ini yang membuat saya bertanya-tanya what is responsibility in body of army Namun itu bukan berarti saya hendak menjadi kontra narasi dan pro-militerisme, tentu tidak begitu.

Namun kalimat “Tirani yang paling buruk” mengindikasikan adanya tirani-tirani lain yang mungkin memiliki frekuensi lebih rendah.

Al-Kawakibi mengajarkan saya bahwa tidak seharusnya menempatkan label tiran pada profil-profil tertentu yang sempit, tirani bisa muncul bahkan dari orang-orang yang tidak berkuasa, mereka yang merasa tersakiti, merasa sebagai korban, ini tidak terbatas pada jabatan tertentu. Sebab Tuhan tidak pernah menguji hambanya dengan tiran, Ia hanya ‘menimpakan tiran kepada sesama tiran’. Di bawah tiran-tiran besar disanalah hidup para tiran kecil, yang seandainya mereka diberikan kemampuan, mereka pun akan memaksa seluruh alam (bahkan Tuhannya) untuk tunduk pada kemauannya.


메타데이터
post_id
9cb00cda019e
slug
apa-itu-tirani-9cb00cda019e
url
https://medium.com/@rusmaliahana/apa-itu-tirani-9cb00cda019e
canonical_url
https://medium.com/@rusmaliahana/apa-itu-tirani-9cb00cda019e
author_url
https://medium.com/@rusmaliahana
status
ok
fetched_at
2026-07-09 08:02:55