← Back to list

Memeluk sepi, membiarkan segala riuh reda di dada.

Tetaplah Hidup.

Cavienna Zeira · 2026-02-05 06:40 · 0 claps · 0.8 min read
#sembuh #aksara #psychology
Open on Medium ↗
Wiki topics: PSY · Psychology CUL · Culture & Media 😂 · Humor & Satire

Memeluk sepi, membiarkan segala riuh reda di dada.

Tetaplah Hidup.

Dear Diary, Melodi musik mengalun pelan dalam pikiranku.

“Apakah begitu sulit bagimu membiarkan dunia melihat apa yang bergejolak dalam dadamu?”

Jika terlihat pun, aku harus apa? Menerima bermacam reaksi berbeda yang datang dari setiap wajah yang ku lihat?

Aku hanya tidak ingin wajahku menjadi jendela bagi mereka yang tak mengerti melodi kasar dalam perasaanku.

Aku selalu berusaha melunakkan garis-garis wajahku, menyembunyikan setiap titik yang terlihat akibat seringnya aku menahan kesedihan.

Ada kalanya aku ingin mengungkapkan dalam rangkaian kata, tapi setiap kali bibirku mulai terbuka, rasanya seperti membasahi kembali luka lama. Terkadang sulit rasanya untuk menenggelamkan perasaan kelam ini ke dasar samudera.

Karena aku tahu…

Manusia akan selalu berdampingan dengan perasaan tak berarti ini.

Jadi, aku memilih untuk tetap diam, memeluk sepi, membiarkan segala riuh reda di dada. Mungkin begitulah caraku menjaga diri —

Berpura-pura tenang, namun ada gelombang yang terus menepi tapi tak pernah benar-benar surut.


메타데이터
post_id
9d048a09c2c9
slug
kita-usahakan-untuk-sembuh-9d048a09c2c9
url
https://medium.com/@kawaichandesuiha/kita-usahakan-untuk-sembuh-9d048a09c2c9
canonical_url
https://medium.com/@kawaichandesuiha/kita-usahakan-untuk-sembuh-9d048a09c2c9
author_url
https://medium.com/@kawaichandesuiha
status
ok
fetched_at
2026-07-14 00:14:08