← Back to list

Mendadak

Ini tulisan keduaku, sengaja dibuat tidak kaku ataupun diekspektasi harus mengandung suatu makna. Ditulisan kali ini, aku ingin lepas dan…

Wulandari Belajar Baik · 2025-03-05 20:07 · 0 claps · 4.7 min read
#rindu #ngobrol #babes #lepas #manusia
Open on Medium ↗

Mendadak

Ini tulisan keduaku, sengaja dibuat tidak kaku ataupun diekspektasi harus mengandung suatu makna. Ditulisan kali ini, aku ingin lepas dan bebas. Tidak terikat diksi ataupun etika lainnya. Aku hanya ingin menjadikan tulisan ini wadah dari riuhnya hati dan sebagian kepala. Mendadak? ya memang yang mendadak biasanya terealisasi tapi dengan segala kurangnya, kan? karenanya aku tidak menuntut otakku untuk berpikir saat menulis ini. Ya menulis aja intinya, sih.

Ini ditulis mendadak karena sesuai judulnya, mendadak aku merindukan seseorang. Ya, tulisan ini akan menceritakan seseorang itu. Tanpa obrolan yang diconvert jadi tulisan dan tanda petik. Hahaha, pure suka-suka ku. Sepertinya, tempat ini akan jadi tempat aku pulang dengan segala kerandoman yang menyertainya.

Ini tentang dia, yang baru pertama kali ketemu di tahun 2022 deh sepertinya wkwk maaf ya, seingatku 2021 aku just memperhatikanmu ya sama aja ketemu sih, cuma baru berani waktu ditahun itu karena sevent organisasi sih. Sumpah, saat itu aku beneran awkward banget wkwk. Mungkin di kamu, aku seperti “apaan deh nih orang, sok banget, tanya terus, tapi ga berbobot, wkwk”

Percayalah, saat itu aku cuma menghargai pemateri aja. Kasian sumpah udah dateng jauh-jauh tapi udah nyampein materi tapi gaada yang tanya. bodo amat dah aku saat itu. Tapi nyatanya, sekarang aku gabisa sebodo amat itu. Segala hal yang berkaitan dengan tindak tandukku betulan diperhatikan. Aku capek. Tapi, aku tau kalau maksudnya adalah agar bagaimana diriku bisa membawa diri, attitude ku, ketenanganku, atau hal-hal yang menyangkut marwah manusia. Aku tidak menolak, hanya aku yang dahulu begitu percaya diri melangkah dengan caraku sendiri, sekarang jadi sadar bahwa, “dunia itu gabisa berjalan dengan caramu. pada dasarnya, manusia itu makhluk sosial, banyak perbedaan disekeliling kita yang gabisa dipukul rata dengan jalan ‘ini bentuk peduliku dengan caraku’, ternyata, dunia itu perlu dipahami ditiap entitasnya bahwa bentuk peduli terhadap masing-masing entitas berbeda-beda. aku gabisa naif ataupun idealis.”

Mendadak aku jadi merindukanmu, yang denganmu aku memutuskan untuk mengeluarkan sisi caraku sendiri. tiap waktu aku merindukanmu, apalagi saat sedang capek seperti ini. aku ingin mendobrak room chat kita atau sengaja mengirim reels instagram yang isinya mengungkapkan segala perasaanku. tapi, dari awal aku bertekad akan menghargai keputusanmu. aku yang apa-apa trabas aja mendadak bertautan denganmu yang avoidant. jelas, aku bingung. egoisku, aku tetap ingin dirimu on my side. tetapi, kembali lagi, dunia tidak bisa berjalan sesuai dengan caraku. ada entitas yang harus dipahami setiap seluknya. bukan untuk mendapatkannya kembali, tapi sebagai bentuk respect sesama entitas atau kalau versi lebaynya, ini bentuk terdalam perasaanku padamu? jalan yang menyakitkan tapi semoga menenangkan.

Katamu aku wanita yang berlogika, tapi, tahukah kamu saat wanita berlogika ini bertemu dengan kamu yang kecerdasan emosionalnya melebihi dirinya? selalu ada sisi realistis yang kamu lontarkan dan diperlukan wanita berlogika ini? sudut pandangmu yang memanusiakan wanita berlogika ini? kepedulianmu yang sundere kepada wanita berlogika ini? belum lagi sisi hangatmu yang selalu mempersuasi wanita berlogika ini? oh, apalagi segala hal yang kamu alami kamu ceritakan pada wanita berlogika ini? ada lagi juga, effortmu yang turut serta memecahkan masalah konteksnya kita berdua? lalu, apa adanya diri yang kamu tunjukkan pada wanita yang berlogika ini? lagi-lagi, sisi ‘cepat’mu menyikapi suatu hal itu bagaimana? ada banyak, namun, inilah pandanganku mendefinisikanmu.

Kamu adalah tempat teramanku

Katamu, aku adalah pemikir jangka panjang. Ini betulan bikin aku terbang wkwk. daripada dibilang cantik atau menarik, aku sangatttt suka saat kamu menyebutku wanita berlogika dan pemikir jangka panjang. sudah tau? kamu beneran definisi unik. apa yang kamu pilih, selalu berkesan dalam yang bakal diingat sampai kapanpun. Nyatanya, menghadapi perpisahan denganmu dan menjadi asing mematikan pemikiran jangka panjangku. aku belum sempat mempersiapkan ini. apalagi tau kabarmu dengan wanita yang bukan aku. kayaknya aku bakal nangis 3 hari 3 malam atau parahnya semingguan. sumpah, aku belum siap-siap, astagaaa.

tapi, aku berusaha untuk tetap mengedepankan 2 julukan yang kamu berikan kepadaku menjadi kenyataan. bukan serta merta untuk dirimu, tapi, untuk diriku, yang sedang berusaha menjadi wanita ‘tenang’. Ya, walau kadang aku sering berisik mendadak menghubungimu yang tentu saja, kalau obrolannya gajelas yang bisa mengurangi keasingan kita, kamu gabales.

God, i really miss u

Aku gatau perasaanmu gimana. kamu begitu misterius. aku gamau kepedean dengan menyangka ada beberapa perasaanmu tersampaikan. kita sama-sama takut untuk saling memberikan perasaan. aku takut melukaimu dengan banyaknya kurangnya diriku dan kamu yang takut mungkin hal yang sama? karena nyatanya, kondisi kita sekompleks itu karena suatu keadaan. boleh ga sih aku minta kamu kembali? atau jalannya memang harus bertemu dititik terbaik menurut takdir? pd terus aku mah padahal gatau kamunya mau atau engga wkwk

kamu tau, ada lagi kalimat yang gabakal aku lupa, “aku sengaja nahan chat karena aku tau kamu hectic.” atau kata SEMANGATTTTT pakai emot bulan yang sejak kamu mengirimkan kata-kata itu langsung ku edit dan ku jadikan wallpaper room chatku dengan siapapun kecuali dirimu. kalau room chatmu mah pakai poto kita berdua di photobooth wkwkwk. aku semenikmati itu sampai aku lupa pas pulang seharusnya aku memberikan cd yang kita dapet dari kfc ke kamu wkwkwk. Eh ada lagi ketinggalan, waktu kamu bilang, “aku search juga lokasi tujuan kita sebelum ini.” aseliii aku cuma nahan senyum saat itu dan ga sengaja malah kelontar, “kamu beneran yang pertama kayak gini ke aku.” malah jadi bandingin, yak wkwk. sorry sorry. kayaknya kalau ada lagu yang mau ku realisasikan maknanya, aku mau lagunya Salma Salsabil yang Berharap Pada Timur. kalau kamu penasaran aja sih atau lagi ga males coba dengerin sesekali, selami artinya, itu aku banget kalau keinget dirimu.

Aku suka caramu memperhatikanku

Kamu, manusia pertama yang saat ibuku ketemu kamu, beliau bilang, “yang ini ibu suka.” padahal dari 4 cowok yang ku bawa ke rumah dan keseluruhan mantanku wkwk, ibu bilang sukanya ke kamu. FYI, kamu manusia pertama yang ku izinkan ketemu ibu tapi tanpa status kecuali teman atau hts? udah, kamu gausah kurang percaya diri nanti kalau ketemu orang tua dari manusia yang kamu mau. kamu sangat sopan, santun, dan menjaga. aku saluuuttt sumpahh. aku beneran manusia yang mengagumi keintrovertanmu itu. boleh ga sih aku nego ke kamu untuk menyampaikan ke disetiap doaku kalau aku maunya kamu aja? wkwk. kalau kamu berpikir doaku adalah minta dijodohkan dengamu, kamu ga sepenuhnya salah sih, ada sisi itu, tapi mana berani aku meminta kamu, sebatas Al-Fatihah saat aku mendadak merindukanmu itu aja aku takut.

Well, ini bukan confess yaa. garis bawahi dulu. INI BUKAN CONFESS. dah tuh sampe ku capslock. jangan kepedean dulu. ini tulisan jalur mengagumi seseorang. tapi emang deh, kayaknya kita kelewat batas seperti katamu, karena kalau diterusin, kayaknya nyamanku yang berubah jadi kagum bakal berubah jadi falling. daripada saling menyakiti emang ini jalan yang menenangkan. aku ya berpikir ini alternatif terbaik, karenanya aku menyetujuinya selain dari respect.

sekali lagi, mendadak aku merindukanmu

eh tapi, met ultah bossquuyy, you have sweet 22, insyaallah. padahal gatau bakal ku share ke kamu pas ultah atau engga. ini aku tulis mulai pukul setengah 2 pagi wkwk. mau tau ucapanku untukmu? oke, ayok menyelam.

I’ll never hate u. tolong jadi manusia yang bahagia di semesta ini. jaga kesehatanmu. cintai dirimu sendiri. aku orang kesekian yang selalu bahagia ketika melihatmu baik-baik saja. hiduplah dengan buku yang kamu suka, film yang kamu mau, mendengar musik yang telingamu nyaman, atau kegiatan yang kamu nantikan. doa terbaikku untukmu.

Udah ya, aku mau sahur. ntar ketemu lagi di tulisan lain. kamu boleh mampir-mampir kesini kok. eh tapi sebenernya ada kalimat penutup. ini, udah beneran terakhir, ya. ada dibawah.

Chat lama yang masih sering ku baca ulang untuk asupan senyumku. Pulanglah kapanpun kau mau. rumah ini masih menunggu hari itu, kuncinya masih ditempat biasa. hiduplah dengan keberanian. wakafa billahi syahida.


메타데이터
post_id
9d1a190dfb7c
slug
mendadak-9d1a190dfb7c
url
https://medium.com/@wuland7702/mendadak-9d1a190dfb7c
canonical_url
https://medium.com/@wuland7702/mendadak-9d1a190dfb7c
author_url
https://medium.com/@wuland7702
status
ok
fetched_at
2026-06-26 06:47:43