← Back to list

Menjawab Pesan Berantai Liebster

#37: Dari mas Baihaqi dan Erik Jumpar

Yasir Fuadi · 2024-11-20 06:01 · 421 claps · 3.4 min read paywalled
#bahasa-indonesia #liebster #challenge #tanya-jawab
Open on Medium ↗

Menjawab Pesan Berantai Liebster

#37: Dari mas Baihaqi dan Erik Jumpar

Photo by Nguyen Dang Hoang Nhu on Unsplash

Photo by Nguyen Dang Hoang Nhu on Unsplash

Beberapa hari yang lalu saya ditandai oleh Baihaqi dan Erik Jumpar untuk menjawab tantangan pertanyaan berantai dari mereka. Setelah menjawab pertanyaan itu, saya diharapkan membuat pertanyaan lanjutan lain untuk pengguna medium lain. Konon ini konsep dari nominasi Liébster Award yang cukup populer bagi para blogger beberapa waktu yang lalu.

Tantangan pertanyaan itu saya jawab, tapi saya tidak cukup nyali untuk bertanya dan menandai pengguna yang lain, jadi di sini saya hanya sebatas menjawab pertanyaan saja. Semoga tidak menghilangkan keseruan yang coba dibuat, namun apabila ternyata seperti itu saya mohon maaf sebesar-besarnya.

Belum bergabung di Medium? Baca versi gratis tulisan ini di sini.

Untuk yang pertama saya akan menjawab pertanyaan (sebagian diantaranya lebih cocok disebut instruksi) dari Baihaqi. Ini jawaban saya dari tujuh pertanyaan yang diajukan.

Berikan saya referensi judul buku yang wajib dibaca (menurut kalian)!

Novel-novel karangan Eka Kurniawan. Sebagian ada di iPusnas, lumayan bisa dibaca gratis.

Bagikan saya satu tulisan terbaik kalian di Medium ini. Akan saya baca!

Saya belum menemukan tulisan terbaik saya di Medium, tapi kalau indikatornya adalah yang memberikan penghasilan terbesar bagi saya, tulisan yang berjudul “Membangun Kepercayaan dan Loyalitas Tim” jawabannya.

Apa yang kalian lakukan jika sedang buntu dalam menulis?

Karena saya tidak mempunyai target penulisan, seumpama sedang buntu ya sudah berhenti saja. Untuk mencari inspirasi biasanya kemudian membaca tulisan teman-teman yang lain.

Berikan alasan (pemahaman) mengapa saya harus menulis!

Dalam Islam, salah satu amalan yang tetap mengalir ke kita adalah ilmu yang bermanfaat. Menulis bagi saya adalah bentuk upaya saya memberikan pengalaman dan pemahaman saya yang barangkali bisa dijadikan pelajaran oleh para pembaca. Apabila pelajaran itu melekat terus, semoga itu bisa menjadi amalan yang terus mengalir untuk saya.

Apa makna kehidupan menurut kalian?

Hidup bagi saya adalah perjalanan dan perjuangan, jadi di satu sisi harus kita nikmati tapi juga kita upayakan semaksimal mungkin mencapai tujuan yang ingin kita raih.

Mengapa “hitam” disebut “hitam”?

Karena kita sepakat menyebutnya sebagai hitam, seperti halnya penutur Bahasa Inggris sepakat menyebut sebagai “black”.

Bantu saya menjawab pertanyaan dari anak saya dengan bahasa yang mudah dipahami oleh anak lima tahun, “Mengapa ibu jari lebih pendek dari telunjuk”?

Saya menyerah. Tidak ada inspirasi untuk menjawab pertanyaan ini.

Sesi berikutnya jawaban atas pertanyaan dari Erik Jumpar. Semoga jawaban-jawaban saya sesuai harapan dan memuaskan.

Mengapa Anda tetap menulis?

Awal mula saya menulis sekitar tahun 2007-an karena waktu itu saya bergabung di Lembaga Pers Mahasiswa. Intensi penulisan saya sempat naik turun, baik karena disrupsi sosmed atau pun kesibukan kerja, dan baru muncul kembali beberapa bulan terakhir. Saya kembali menulis untuk merawat ingatan dan berbagi pengalaman, siapa tahu bisa menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi yang membaca tulisan saya.

Saat mendengar kata Flores, apa yang terbersit dalam pikiran kalian?

Pertama yang terbesit di benak saya adalah Felix K. Nessi penulis novel Orang Orang Oetimu, tapi setelah saya periksa ternyata dia berasal dari Timor bukan Flores. Saya tidak cukup banyak tahu tentang Flores, cuma kemarin sepertinya cukup ramai berita tentang letusan Gunung Lewatobi. Semoga keadaan segera pulih di sana.

Kalau Tuhan memberi rezeki, apakah Pulau Flores masuk dalam nominasi untuk Anda kunjungi? Jika ya, beberkan alasannya?

Tentu saja. Saya ingin menjelajahi seluruh wilayah Indonesia. Sayangnya saat ini biaya tiket pesawat justru lebih murah ke Singapura daripada ke wilayah timur Indonesia. Semoga suatu saat harga tiket pesawat dalam negeri lebih rasional lagi agar akses orang Indonesia bisa lebih terbuka.

Siapa penulis favorit Anda? Mengapa?

Sampai saat ini saya mengidolakan Ahmad Tohari, budayawan asal kampung halaman saya Banyumas Jawa Tengah. Saya lebih menyukai novel yang membawa unsur daerah daripada perkotaan karena terasa lebih Indonesia. Novel karangan beliau banyak mengangkat budaya lokal Banyumas. Susah untuk diceritakan tapi saya sangat menyukai novel-novel beliau. Beberapa novel beliau ada di iPusnas, silakan coba dibaca “Di Kaki Bukit Cibalak” atau “Orang-orang Proyek” dulu sebelum ke masterpiece-nya trilogi “Ronggeng Dukuh Paruk”.

Apa buku yang paling berkesan dan mengubah semangat Anda dalam menjalankan hari?

Ada satu novel populer yang cukup mengesankan bagi saya yaitu “The Kite Runner” karya penulis Afghanistan-Amerika Khaled Hossaeni. Dari novel itu saya belajar bahwa kehidupan bisa berbalik dengan sangat ekstrim pada waktu yang sangat tidak kita duga. Apalagi kondisi di Afghanistan sana ya seperti yang kita tahu seperti itu. Ini membuat saya senantiasa bersyukur dilahirkan di Indonesia (dengan segala problematikanya) yang membuat saya senantisa berkeinginan menjaga republik ini dengan baik semampu saya.

Apa yang dirindukan dari rumah masa kecil?

Kehangatan saat bersama-sama menonton Kera Sakti, Pendekar Rajawali, Siluman Ular Putih, Satria Baja Hitam, Winspector, Power Ranger (btw, saya dulu ranger merah di grup main saya) dan lain-lain. Good old days. 😄

Apa kenangan yang paling diingat dari Guru semasa SD?

Saya lupa waktu kelas berapa, saat itu pelajaran renang saya lupa memberitahu bapak ibu saya kalau ada pelajaran renang jadi saya tidak dibawakan uang saku lebih. Sesampainya di tempat renang saya tentu tidak bisa masuk karena tidak bisa bayar. Sempat agak nelangsa di luar sendirian, kemudian seketika guru saya tahu dan kemudian saya dibelikan tiketnya. Sederhana sekali, tapi sejak saat itu saya bertekad untuk menjadi orang baik yang bisa membantu orang lain walaupun dengan cara yang sederhana.


메타데이터
post_id
9e9f67cfff3d
slug
menjawab-pesan-berantai-liebster-9e9f67cfff3d
url
https://medium.com/@yasirfuadi/menjawab-pesan-berantai-liebster-9e9f67cfff3d
canonical_url
https://medium.com/@yasirfuadi/menjawab-pesan-berantai-liebster-9e9f67cfff3d
author_url
https://medium.com/@yasirfuadi
status
ok
fetched_at
2026-08-07 15:10:10