Malu Terlihat Biasa
Membiasakan menulis — bagian 5
Malu Terlihat Biasa
Membiasakan menulis — bagian 5
“duh malu nih kalau keliatan gak tahu”
Kebanyakan kita, berhenti untuk mencari tahu, karena perasaan ‘tersebut’, bukan karena takut gak ngerti, tapi lebih takut reaksi sekitar. Reaksi sekitar yang akan mengetahui kamu lebih jauh, karena ternyata kamu tidak tahu hal tersebut. Kamu takut, orang akan beranggapan kamu gak belajar, gak baca buku. Tapi kan? apalah itu hanya sebuah anggapan.
Lalu, kenapa kita terlalu lebih menaruh perhatian pada perasaan tersebut, daripada keinginan untuk mengerti hal yang tidak mengerti?
Paham sih.. karena perasaan bisa sepengaruh itu untuk kehidupan dan pikiran (bisa membuat overthingking).
Terus gimana caranya keluar dari lingkaran ini?
Solusinya cuman 2:
- Mengesampingkan rasa “takut” itu.
atau
- Belajar sendiri untuk mencari tahu hal tersebut.
Kalau Aku sendiri, lebih suka menanyakan langsung kepada orang-orang yang sudah mengerti, karena bisa mendapat sekalian contohnya untuk kehidupan sehari-hari.
Tapi, kalau memang aku nya lagi gak mau nanya ke orang, atau emang lagi gak ada orang untuk ditanyai, biasanya aku pergi ke internet.
Ke-Tidak tahu an adalah tanda kita sebagai manusia.
메타데이터
- post_id
- 9f4c631c53ef
- slug
- seperti-baru-9f4c631c53ef
- url
- https://medium.com/@ifalara_/seperti-baru-9f4c631c53ef
- canonical_url
- https://medium.com/@ifalara_/seperti-baru-9f4c631c53ef
- author_url
- https://medium.com/@ifalara_
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-07-10 03:02:36