Kasih Makan
Diketik setelah makan nasi kering, banyak yang keras
Biarkan bulan menggantikan matahari rehat sejenak, esok kita juga akan menatap langit yang sama. Biarkan rahasiaku merusak pendengaranmu, esok kita juga akan kembali bersenandung dengan irama yang sama.
Tetapi untuk saat ini sekedar menatap langit yang sama terasa lebih sulit, malam terasa lebih lama dibanding dengan langit sore diatas kepalamu, padahal kerasnya sama.
Bagaimana dengan rahasiamu? Apakah sudah merusak pendengaran banyak orang?. Padahal cukup telinga seorang saja yang “rusak” dengan berbagai serpihan-serpihan yang hina itu.
Cukup aku saja yang melihat semua keterpurukan dari yang kau perbuat.
Jika kamu mundur pun biarkan aku menahan dengan labuh-nya diri ini, mungkin karena terbiasa “menerima segala”.
메타데이터
- post_id
- a04aee92ff9f
- slug
- kasih-makan-a04aee92ff9f
- url
- https://medium.com/@Filoo0_0/kasih-makan-a04aee92ff9f
- canonical_url
- https://medium.com/@Filoo0_0/kasih-makan-a04aee92ff9f
- author_url
- https://medium.com/@Filoo0_0
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-07-13 06:23:13