Ngerangkai Mikrotik
Menghubungkan host ke internet, mengubah identitas, dan management user.
Ngerangkai Mikrotik
Menghubungkan host ke internet, mengubah identitas, dan management user.

Lab. 1 (Menghubungkan host ke internet)
Pada bagian ini, kita akan mulai menghubungkan host (perangkat) dengan jaringan internet. Aturan pertama yang perlu diketahui, adalah memastikan kondisi router dalam keadaan default, atau bersih dari sisa-sisa konfigurasi. Hal ini bertujuan supaya, tidak menimbulkan error, atau hal-hal yang nantinya menghambat, saat ingin menghubungkan ke jaringan internet. Bagi router yang baru dibeli atau, masih dalam setelan pabrik, bisa langsung ke tahapan selanjutnya. untuk yang memiliki riwayat pemakaian, bisa melakukan reset router pertama masuk ke halaman winbox kemudian, pergi ke bagian system, yang terdapat di sebelah kiri halaman, dan lanjut masuk di bagian reset configuration. Ketika sudah meng-klik bagian tersebut, akan muncul tampilan kotak kecil, yang berisi 4 pilihan, kemudian checklist di bagian no default configuration dan klik tombol reset configuration.

Maka router otomatis ke reset, setelah itu bisa masuk ke tahap selanjutnya yaitu, konfigurasi ip address pada interface router. Masuk ke halaman utama winbox, klik di menu ip dan masuk ke bagian addresses, setelah itu, tambah ip dengan mengklik tanda “+”, di bagian atas kiri. Atur kofigurasi ip-nya, di bagian addresses, disini memakai ip yang umum digunakan “192.168.10.1/24” kemudian, untuk interface bisa menyesuaikan dengan port yang digunakan. Setelah diatur, kolom network akan otomatis terisi dan, dapat langsung mengklik “ok” dibagian atas kanan. Ip address yang telah ditambahkan, akan muncul di halaman address list.

Setelah melakukan pemasangan ip di router, perlu adanya konfigurasi ip di perangkat (laptop). Untuk mengatur nya, bisa masuk ke halaman “view network connections”, dengan mencarinya di kolom search laptop. Di halaman network connections masuk melalui menu “ethernet”, kemudian klik “properties” selanjutnya, cari Internet protocol version 4 (TCP/Ipv4) dan klik di bagian properties. Klik “use the following IP Address” dan atur ip nya, bisa menggunakan format berikut:
· IP Address (bebas, dengan menggunakan IP user dari settingan IP routernya) : 192.168.10.7
· Subnet mask (isi sesuai prefix yang digunakan) : 255.255.255.0
· Default gateway (IP yang digunakan di router) : 192.168.10.1
· Preferred DNS server (DNS utama untuk mengakses suatu layana online) : 8.8.8.8
· Alternate DNS server (DNS Cadangan dari yang utama) : 4.4.4.4
Jika sudah diatur seperti diatas, selanjutnya bisa klik “ok”, maka artinya konfigurasi ip address di laptop telah selesai.

Proses konfigurasi ip laptop
Untuk mengetes apakah, konfigurasi ip address laptop dengan router berhasil, bisa melakukan “ping” dari laptop, dengan membuka halaman command prompt (cmd). Kemudian, masukkan format = ping (IP address router-nya) yang berarti “ ping 192.168.10.1”. Jika muncul Request Time Out berarti gagal, mungkin ada beberapa langkah sebelumnya yang perlu diperiksa. Jika sudah muncul sesuai seperti gambar, berarti konfigurasi IP address laptop dengan router berhasil.

Selanjutnya, bisa masuk kembali ke halaman utama winbox, kali ini untuk mempersiapkan jaringan yang akan digunakan. Masuk ke menu wireless, kemudian pastikan wlan1 aktif jika belum, bisa mengklik wlan1 nya dan klik tombol checklist. Setelah itu, masukkan password dari jaringan yang akan dihubungkan, dengan masuk ke halaman security profile dan klik tombol plus “+”. Masukkan nama untuk paswordnya (bebas), pilih mode dynamic keys, checklist di bagian WPA PSK dan WPA2 PSK, dan setelah itu isi password sesuai dengan jaringan yang akan digunakan. Disini menggunakan jaringan hostpot dari handphone, pastikan internet nya masuk dan nyala. Jika telah sesuai konfigurasinya, klik “ok”, Security profile telah berhasil di tambahkan.

Setelah menambahkan password dari jaringan, langah seanjutnya kembali ke bagian wifi interface. Disitu klik 2 kali wlan1, hingga keluar halaman interface <wlan1> seperti di gambar. Setelah itu masuk ke tab wireless, dan klik tombol advanced mode yang terdapat di sebelah kanan. Jika sudah, lakukan konfigurasi seperti ini:
· Mode (pilih) : station / station bridge
· Radio name ( bebas ) : Jaringan1
· Security profile (masukkan pass jaringan yang telah ditambakan):
Setelah sesuai, klik apply dan scan.., setelah muncul halaman scanner, atur interface menjadi wlan1, dan klik “start”, disitu akan muncul berbagai jaringan yang tersedia. Pilih dan klik sesuai dengan nama jaringan wifi/hotspot yang dipakai. Kemudian, klik “connect” dibagian atas kanan, kolom SSID pada tab wireless, akan otomatis terisi dengan nama jaringan wifi yang digunakan. Setelah itu klik “ok”, dan tunggu hingga bagian wlan1, muncul huruf “R” (Running) di kolom samping kirinya.

Tampilan awal hingga running
Jika telah memastikan berstatus “R”, tahap selanjutnya Adalah menambahkan DHCP client. Caranya pergi ke menu IP, kemudian masuk ke bagian DHCP client. Klik tombol plus “+” di bagian kiri atas, selanjutnya pada tab New DHCP client atur kolom interface menjadi wlan1, dan klik ok. Pada halaman menu DHCP client akan muncul tampilan wlan1, dan jika statusnya “bound”, berarti DHCP client berhasil di jalankan.

Proses atur DHCP client dan hasilnya
Tahap selanjutnya, Adalah membuat NAT (Network address Translation) yang berfungsi, menerjemahkan IP Public ke Privat ataupun sebaliknya. Masih di menu IP, pergi ke halaman firewell, kemudian masuk ke bagian NAT. setelah masuk ke halaman NAT, klik tombol plus “+”, step pertama masuk di tab general, dan atur settingan di kolom chain = srcnat, dan Out. Interface = wlan1. Kemudian step kedua, pindah ke tab Action dan pilih di kolom action=masquerade. Setelah itu klik tombol “ok”, dan NAT akan muncul dihalaman, dengan packet yang menunjukkan kenaikan angka, sebagai tanda NAT berhasil terhubung.

Settingan pertama

Settingan kedua dan hasilnya
Kemudian, untuk mengecek apakah perangkat sudah terhubung ke jaringan internet, maka bisa dilakukan ping melalui new terminal atau cmd. Format nya ping 8.8.8.8, jika tidak menghasilkan tulisan “time out”, atau seperti gambar dibawah ini, maka tandanya perangkat berhasil terhubung.

Hasil ping (berhasil)
Lab. 2 Mengubah nama router
Mengubah nama sebuah router memiliki 2 cara pertama, dapat melalui GUI (Graphical User Interface), yaitu melalui tampilan yang langsung disediakan di aplikasi winbox dan yang kedua, itu melalui CLI (Command line Interface) yaitu, perintah-perintah yang dimasukkan kedalam sebuah tampilan yang disebut terminal.
Pertama melalui GUI (Graphical User Interface):
Langkah pertama, kita perlu masuk ke dalam halaman winboxnya. Kemudian buka menu system yang terdapat di bagian kiri, setelah itu cari dan klik bagian identity. Disitu, kita dapat langsung mengubah nama, sesuai yang kita inginkan di kolom identity kemudian, klik “ok”. Nama akan otomatis berubah, kita bisa melihat di bagian pojok kiri paling atas.

Kedua melalui CLI (Command Line Interface)
Di halaman utama winbox, buka tampilan menu “new terminal”. Kemudian masukkan format berikut > system identity set name=(nama router), kemudian klik “enter”. Maka nama router juga otomatis berubah.

Lab. 3 Management User login router
Awalnya ketika router dalam kondisi default, atau masih setelan pabrik, router hanya memiliki satu akun user, yang memiliki hak akses full. Namun, didalam router mikrotik, akun user memiliki 3 jenis, sesuai dengan hak aksesnya masing-masing.
· Pertama, akses full : user dengan akses ini memiliki control penuh dari setiap konfigurasi yang akan dijalankan
· Kedua, akses write : pada kondisi ini user juga dapat memiliki control penuh namun, tidak dapat mengatur akun user yang lain, seperti menghapusnya.
· Ketiga, akses read : pada kondisi ini user hanya memiliki akses untuk melihat konfigurasi, tanpa bisa mengubah atau menambah konfigurasi.
Untuk mengontrol akses dari sebuah router, kita perlu menuju halaman utama winbox. Kemudian, masuk ke menu system dan klik di bagian user. Setelah itu, akan terdapat satu akun user default sebagai admin, yang memiliki akses full. Jika kita ingin menambahkan user, dengan mengatur aksesnya sendiri. Kita hanya perlu klik tombol plus “+”, kemudian atur nama user (bebas), dan pilih group yang akan dimasukkan. Setelah itu, buat password untuk akun user tersebut.

Tampilan membuat user dan hasilnya
Hal ini berlaku ketika kita ingin menambahkan akun user, dengan ketentuan bebas (full, write, read).
메타데이터
- post_id
- a04ba3d2a666
- slug
- ngerangkai-mikrotik-a04ba3d2a666
- url
- https://medium.com/@afoew/ngerangkai-mikrotik-a04ba3d2a666
- canonical_url
- https://medium.com/@afoew/ngerangkai-mikrotik-a04ba3d2a666
- author_url
- https://medium.com/@afoew
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-06-27 07:40:21