Elegi untuk Manusia Tak Tahu Diri
Elegi untuk Manusia Tak Tahu Diri

Ah, bajingan memang selalu punya bakat meninggalkan bau busuk bahkan setelah dirinya pergi.
Mereka datang dengan mulut penuh manis, lalu mengobrak-abrik hidup orang lain seolah perasaan hanyalah halaman kosong yang bebas dicorat-coret sesuka hati.
Dan kau— keparat yang berjalan dengan dada penuh pongah, padahal isi kepalamu cuma gema dari kesombongan yang tak pernah layak dipelihara.
Lucunya, orang-orang paling tak tahu diri selalu merasa dirinya paling pantas dimaklumi.
Seakan dunia wajib memaafkan meski mereka berkali-kali menjadi alasan seseorang menangis diam-diam di tengah malam yang terlalu sunyi.
Aku tidak lagi marah seperti dulu. Amarahku kini lebih menyerupai jijik: tenang, dingin, namun cukup tajam untuk memutus segala rasa yang pernah tumbuh.
Sebab pada akhirnya, tak ada yang lebih melelahkan daripada berurusan dengan manusia yang bahkan gagal menjadi manusia bagi hati orang lain.
메타데이터
- post_id
- a097c6dd7aa8
- slug
- elegi-untuk-manusia-tak-tahu-diri-a097c6dd7aa8
- url
- https://medium.com/@melaniawr03/elegi-untuk-manusia-tak-tahu-diri-a097c6dd7aa8
- canonical_url
- https://medium.com/@melaniawr03/elegi-untuk-manusia-tak-tahu-diri-a097c6dd7aa8
- author_url
- https://medium.com/@melaniawr03
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-06-22 12:55:45