← Back to list

Ratu Seondeok dari Silla, Wanita yang mengubah Sejarah Korea

TOTOXL Kalau kita ngomongin raja-raja besar dalam sejarah, biasanya yang muncul di kepala adalah sosok pria dengan baju perang, pedang, dan…

Ajeng Efa Garuda · 2025-02-04 01:51 · 0 claps · 3.1 min read
#totoxl #daftartotoxl #logintotoxl #seondeok-of-silla
Open on Medium ↗
Wiki topics: SAF · Safety & Alignment

Ratu Seondeok dari Silla, Wanita yang mengubah Sejarah Korea

TOTOXL Kalau kita ngomongin raja-raja besar dalam sejarah, biasanya yang muncul di kepala adalah sosok pria dengan baju perang, pedang, dan kuda gagah. Tapi, di Korea, pada abad ke-7, ada satu nama yang berhasil mengubah stereotip itu, ya! Ratu Seondeok, pemimpin pertama dari Kerajaan Silla yang seorang wanita! Sebagai seorang generasi muda yang juga demen banget sama drama Joseon, aku benar-benar kagum dengan bagaimana beliau menaklukkan berbagai rintangan dan membangun kerajaan yang lebih maju. Yuk, kita bahas kisahnya!

sumber: Google.com

sumber: Google.com

Seondeok lahir sekitar tahun 606 M sebagai Putri Deokman, anak dari Raja Jinpyeong. Saat itu, Silla masih dikuasai oleh sistem patriarki yang ketat, jadi kemungkinan perempuan naik takhta nyaris nol guys, bayangin! . Namun, Patriarki merupakan sebuah hal yang tak selaras dengan sang putri karena, Putri Deokman sejak kecil sudah menunjukkan kecerdasan luar biasa.

Salah satu kisah yang paling terkenal adalah ketika ayahnya menerima biji peony dari Tiongkok beserta lukisan bunganya. Tanpa perlu bertanya, Putri Deokman langsung berkata bahwa bunga ini pasti indah, tapi anehnya tidak harum. Ketika ditanya alasannya, dia menjelaskan bahwa di lukisan tersebut tidak ada lebah atau kupu-kupu yang mengerubungi bunga itu, yang dimana memanglah benar bahwa peony memang tidak memiliki wangi yang menarik serangga. Kecerdasannya yang luar biasa ini membuat ayahnya sadar bahwa dia tidak hanya cantik, tapi juga punya wawasan yang luas dan pemikiran tajam.

Naik Takhta di Tengah Kekacauan

Ketika Raja Jinpyeong meninggal pada tahun 632 M, Silla sedang dalam kondisi genting. Tidak ada penerus laki-laki yang bisa menggantikannya, sehingga Seondeok diangkat menjadi ratu. Bayangkan, di zaman ketika wanita bahkan tidak bisa bermimpi untuk memimpin, dia justru duduk di puncak kekuasaan!

Tentu saja, keputusannya naik takhta tidak diterima semua orang. Banyak pejabat konservatif dan para bangsawan yang menolak ide seorang wanita memimpin. Bahkan ada pemberontakan yang dipimpin oleh seorang bangsawan bernama Bidam, yang menyebarkan propaganda bahwa ‘seorang wanita tidak bisa memimpin negara’. Tapi Seondeok bukan tipe yang mudah menyerah. Dengan strategi yang brilian dan dukungan jenderal setianya, Kim Yushin, ia berhasil menumpas pemberontakan dan membuktikan bahwa kepemimpinannya bukan sekadar kaisar wanita boneka.

sumber: Google.com

sumber: Google.com

Pemimpin dan Pemerintahan yang Visioner

Sebagai pemimpin, apalagi ia seorang yang sebelumnya menjadi nona muda di kalangan kerajaan, banyak yang tidak berharap lebih pada ratu Seondeok, namun, ia membawa Silla ke level yang lebih tinggi! Berikut adalah beberapa hal luar biasa yang dia lakukan:

1. Membangun Observatorium Cheomseongdae

Cheomseongdae adalah observatorium tertua di Asia Timur yang masih berdiri sampai sekarang. Ini membuktikan betapa Seondeok sadar akan pentingnya ilmu pengetahuan, terutama astronomi. Dengan mempelajari bintang-bintang, Silla bisa menentukan musim tanam, navigasi, dan bahkan strategi perang, wah gila ya?

2. Memajukan Buddhisme

Seondeok adalah seorang penganut Buddhisme yang taat, dan dia menggunakan ajaran agama ini untuk memperkuat persatuan rakyatnya. Dia membangun banyak kuil dan menyebarkan filosofi kehidupan yang lebih damai. Salah satu proyeknya yang paling terkenal adalah Pagoda Hwangnyongsa, sebuah kuil megah yang konon dirancang untuk melindungi Silla dari serangan musuh.

3. Menggunakan Kecerdasan dalam Diplomasi dan Perang

Di masa pemerintahannya, Silla berada di antara dua kekuatan besar, Goguryeo di utara dan Baekje di barat. Seondeok tahu bahwa bertarung langsung dengan mereka bukan pilihan terbaik. Jadi, dia membangun aliansi dengan Dinasti Tang di Tiongkok untuk memperkuat posisinya. Strateginya ini kelak membantu Silla menyatukan seluruh Korea di bawah satu kekuasaan.

Ratu Seondeok meninggal pada tahun 647 M, sebelum sempat melihat impian penyatuan Korea terwujud. Namun, negara yang bersusah payah ia jaga dan lindungi tetap ada. Setelah dia, beberapa wanita lain juga berhasil menjadi ratu di Silla, sesuatu yang hampir mustahil di kerajaan-kerajaan lain pada masa itu. Selain itu, banyak inovasi yang dia bangun masih berpengaruh hingga berabad-abad kemudian, wah aku sampai merinding loh ngetik ini!

Seondeok sendiri bukan hanya sekadar seorang wanita dan ratu biasa. Dia adalah bukti bahwa kecerdasan dan strategi bisa mengalahkan batasan gender dan tradisi. Sebagai seorang anak muda yang mengagumi sejarah, aku merasa Ratu Seondeok adalah inspirasi nyata bahwa siapa pun bisa menjadi pemimpin hebat, asalkan punya keberanian, visi, dan kecerdasan.

Jadi, buat kalian yang masih berpikir bahwa sejarah itu membosankan, coba deh kenali tokoh seperti Ratu Seondeok. Dijamin kalian bakal sadar kalau sejarah itu penuh dengan kisah keren yang bisa menginspirasi kita semua! dan untuk para lelaki, jangan sekali-kali merendahkan dan meremehkan kekuatan wanita ya, setiap gender itu sama, jika ada niat, pasti akan ada jalan!


메타데이터
post_id
a101ff79dc40
slug
ratu-seondeok-dari-silla-wanita-yang-mengubah-sejarah-korea-a101ff79dc40
url
https://medium.com/@ajengefagaruda/ratu-seondeok-dari-silla-wanita-yang-mengubah-sejarah-korea-a101ff79dc40
canonical_url
https://medium.com/@ajengefagaruda/ratu-seondeok-dari-silla-wanita-yang-mengubah-sejarah-korea-a101ff79dc40
author_url
https://medium.com/@ajengefagaruda
status
ok
fetched_at
2026-08-02 00:57:34