← Back to list

Prolog 2.

17 Ways to fall in love.

Scoups of cherry ͙͘͡★ · 2025-10-27 08:33 · 0 claps · 1.7 min read
#seventeen #wonwoo #mingyu #scoups #hoshi
Open on Medium ↗
Wiki topics: 💑 · Relationships

Prolog 2.

Wafda bersama keempat teman nya sedang berada disalah satu club, mereka adalah pemiliki perusahaan IT terbesar di Jakarta. akhir-akhir ini kegiatan mereka di kantor sangat padat mulai dari meeting internal dan eksternal, keempat nya memiliki bidangnya masing-masing. mereka datang ke club ini untuk bersenang-senang tetapi juga melepaskan semua beban yang mereka lalui akhir-akhir ini.

“cuy! itu si Khaila anaknya Cavallaro ya?” ucap Hasa bermata sipit. keempat temannya menoleh kearah mata Hasa, Wafda hanya menoleh sekilas seakan tidak tertarik.

“cantik ya ternyata” ucap Joshua.

“tajem banget woi tatapan nya” saut Hasa. “lu pada tau ga sih, tuh cewe katanya mau dijodohin sama si bokap nya” lanjut Hasa.

“haha sama lu dam?” tanya pria bertubuh tinggi, Malvin.

“ketebak ya anjir?” jawab Sadam, pria alpha itu.

Kali ini wafda cukup tertarik dengan informasi dari sahabatnya itu meski acuh tak acuh dia tetap mendengarkan obrolan keempat sahabatnya. “kita sempet ada makan malem keluarga di Singapore, jujur aja gue ga ada tolak perjodohan itu setelah ketemu sama dia. Jalan seminggu, gue sama dia sepakat untuk tunda beberapa bulan karena dia belum terbiasa sama perjodohan ini haha” cerita Sadam.

“tapi bodoh nya gue, malah bungkus cewe disaat dia mau lanjutin perjodohan nya. Yaudah deh dia gua bener-bener ditolak abis-abisan sama dia, karena katanya dia terlalu ngulur waktu sampe akhirnya gue ga sabar nyari pelampiasan” lanjutnya.

“tolol. Udah tau tuh cewe susah banget dideketin nya malah banyak gaya.” Ucap Hasa

Belum selesai bahasan mereka, kelima pria itu melihat ke arah Aila yang sedang mengejar temannya dan sedang mereka terusik oleh pria tidak dikenal. Wafda reflek bangun mengikuti arah Aila pergi, diikuti oleh keempat sahabatnya.

Pukulan yang dilemparkan oleh wafda cukup keras ke arah pria tidak dikenal itu, melihat Aila berlari dan mengumpat dibalik badannya membuat Wafda semakin ingin menghabiskan pria brengsek itu, tapi belum sempat dia pukul Kembali kedua pria brengsek tersebut lari begitu saja.

“Sa, lo urus tuh cowo brengsek” ucap Wafda sambil memberikan blazer nya ke Aila untuk menutupi kemeja nya yang robek.

Sesampai di parkiran club, Wafda sadar bahwa Aila masih was-was terhadap nya sehingga ia membuat jarak agar Aila tetap merasa aman. “reflek lu bagus ya waf” ejek Malvin.

“Dam, gimana? Hahaha” ejek Hasa, yang disusul dengan tawa Joshua.

“sakit hati gue liat dia was-was gitu” ucap Sadam. Wafda pun tidak merespon apapun obrolan sahabatnya, ia pergi begitu saja menuju mobilnya.


메타데이터
post_id
a28f32f76362
slug
prolog-2-a28f32f76362
url
https://medium.com/@sscoupscherry/prolog-2-a28f32f76362
canonical_url
https://medium.com/@sscoupscherry/prolog-2-a28f32f76362
author_url
https://medium.com/@sscoupscherry
status
ok
fetched_at
2026-07-16 03:33:19