Nusaé Bagikan Perspektif Soal Bahasa Material Sebagai Medium Komunikasi Dalam Dunia Desain di…
Nusaé menghadirkan instalasi Mendesain MATERIAL / MATERIAL Mendesain di ARCH:ID 2026 sebagai eksplorasi material sebagai medium komunikasi…
Nusaé Bagikan Perspektif Soal Bahasa Material Sebagai Medium Komunikasi Dalam Dunia Desain di ARCH:ID 2026

Poster Mendesain MATERIAL / MATERIAL Mendesain. Gambar: Nusaé
Nusaé menghadirkan instalasi Mendesain MATERIAL / MATERIAL Mendesain di ARCH:ID 2026 sebagai eksplorasi material sebagai medium komunikasi dalam desain.
Di balik sebuah pameran arsitektur, ada pertanyaan yang jarang diajukan: sejauh mana material bisa berbicara? Nusaé, studio desain grafis asal Bandung, menjadikan pertanyaan itu sebagai titik tolak kehadirannya di ARCH:ID 2026.
Lewat instalasi bertajuk Mendesain MATERIAL / MATERIAL Mendesain, Nusaé menghadirkan eksplorasi tentang bagaimana material berfungsi sebagai medium komunikasi dalam proses desain bukan sekadar elemen konstruktif atau pelengkap estetika. Instalasi ini ditampilkan di Booth 5–067, ICE BSD City, Tangerang, dan berlangsung selama empat hari, 23–26 April 2026.
Proyek ini lahir dari dua pertanyaan yang saling berhadapan: bagaimana jika desain yang menentukan karakter fisik sebuah material, dan bagaimana jika justru material yang menentukan arah desain itu sendiri. Dari tegangan antara keduanya, Nusaé membangun sebuah pengalaman ruang yang mengajak pengunjung berinteraksi langsung dengan material sebagai bahasa.
“Material memiliki cara sendiri untuk berkomunikasi — melalui kehadiran fisik dan interaksinya dengan ruang. Dalam proyek ini, kami tidak hanya menggunakan material, tetapi juga ‘mendengarkan’ bagaimana material dapat membentuk arah desain itu sendiri,” ujar Andi Rahmat, Founder & Principal Designer Nusaé.
Untuk mewujudkan instalasi secara spasial, Nusaé menggandeng studio arsitektur Dhaniesal yang sebelumnya telah menjadi mitra kerja. Kolaborasi ini didukung pula oleh Paperina sebagai penyedia material percetakan, dan Rimpang Digital, lembaga yang bergerak di persimpangan seni dan teknologi.
Keikutsertaan Nusaé di ARCH:ID relevan mengingat ajang ini memang dirancang sebagai platform lintas disiplin mempertemukan arsitek, desainer interior, hingga pelaku industri kreatif dalam satu ruang diskusi. Di sana, Nusaé memposisikan desain grafis bukan hanya sebagai urusan visual dua dimensi, melainkan sebagai sistem yang turut membentuk pengalaman spasial secara menyeluruh.
Bagi Nusaé, ini bukan sekadar pameran. Ini adalah upaya memperluas batas praktik desain grafis dari layar dan kertas, menuju ruang yang bisa dirasakan dan dihidupi.
메타데이터
- post_id
- a4c81f34beea
- slug
- nusaé-bagikan-perspektif-soal-bahasa-material-sebagai-medium-komunikasi-dalam-dunia-desain-di-a4c81f34beea
- url
- https://medium.com/@tanamtumbuh/nusa%C3%A9-bagikan-perspektif-soal-bahasa-material-sebagai-medium-komunikasi-dalam-dunia-desain-di-a4c81f34beea
- canonical_url
- https://medium.com/@tanamtumbuh/nusa%C3%A9-bagikan-perspektif-soal-bahasa-material-sebagai-medium-komunikasi-dalam-dunia-desain-di-a4c81f34beea
- author_url
- https://medium.com/@tanamtumbuh
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-08-28 11:58:09