Buku-buku Bulan Maret
#BacaanKu selama Maret 2026
Buku-buku Bulan Maret
BacaanKu selama Maret 2026
Halo, teman-teman Medium semua! Selamat datang di #BacaanKu untuk merangkum bacaan sebulan yang lalu.

Bulan Maret kemarin rasanya cepat sekali. Jujur saja, tumpukan buku di meja kerja tidak banyak berkurang kali ini. Transisi dari hiruk-pikuk akhir Ramadan menuju keriuhan Lebaran di penghujung Maret menyita hampir seluruh ruang mental dan waktu saya. Di antara persiapan Idulfitri dan silaturahmi yang padat, waktu membaca menjadi barang mewah yang sulit dicari celahnya.
Namun, di tengah jadwal yang “balapan” itu, saya berhasil menyelesaikan dua buku yang, uniknya, justru memberikan perspektif yang saya butuhkan untuk menenangkan pikiran.
Slow Productivity — Cal Newport
Dalam buku Slow Productivity, Cal Newport memberikan semacam “obat penawar” bagi budaya kerja modern yang gila kerja namun sering kali tidak membuahkan hasil nyata.

Newport berargumen bahwa definisi produktivitas kita saat ini sudah rusak karena terlalu berfokus pada ‘pseudo-productivity’, yaitu upaya terlihat sibuk (membalas email cepat-cepat, rapat tanpa henti) daripada benar-benar menghasilkan karya berkualitas.
Kita sering terjebak dalam “beban kerja administratif” yang menumpuk karena kita mengiyakan terlalu banyak janji. Newport menyarankan agar kita membatasi jumlah proyek aktif secara drastis. Dengan fokus pada sedikit hal, kita punya ruang mental untuk benar-benar menyelesaikannya dengan luar biasa, bukan sekadar “yang penting beres
Manusia bukan mesin yang bisa dipaksa bekerja 100% setiap saat sepanjang tahun. Newport mengajak kita untuk melihat produktivitas dalam jangka panjang. Ada musim untuk bekerja keras dan ada musim untuk istirahat atau melakukan riset. Memaksakan intensitas tinggi secara terus-menerus hanya akan berujung pada burnout.
Menurut Newport. Jika kita berkomitmen untuk menghasilkan karya yang sangat bagus, kita secara otomatis akan terdorong untuk melakukan dua hal tersebut. Kualitas membutuhkan waktu dan fokus yang tenang, sesuatu yang tidak bisa didapatkan jika kita terlalu sibuk membalas chat whatsapp.

Buku ini saya baca secara digital via PlayBook, dengan harga Rp150rb.
Membumikan Islam — Ahmad Syafii Maarif
Lewat Membumikan Islam, Buya mengajak kita untuk menarik Islam dari “langit” teologi yang abstrak ke “bumi” kenyataan sosial yang konkret.

Salah satu kegelisahan utama Buya adalah kecenderungan umat yang terlalu terpaku pada simbol dan formalitas politik. Beliau berargumen bahwa yang lebih penting adalah nilai-nilai Islam. Menurut Buya, nilai-nilai seperti kejujuran, keadilan, dan etos kerja adalah nilai Islam yang seharusnya terwujud dalam kehidupan bernegara. Islam tidak harus tampil dalam “label” luar, tetapi harus hadir dalam “isi” atau substansi kebijakan dan perilaku.
Bagi Buya, Islam yang tidak berpihak pada kaum duafa (yang tertindas) adalah Islam yang kehilangan ruhnya. Beliau sering mengutip ayat-ayat tentang keadilan sosial untuk menegaskan bahwa kesalehan pribadi tidak ada artinya jika kita menutup mata terhadap ketimpangan ekonomi dan ketidakadilan hukum di sekitar kita. Membumikan Islam berarti menjadikan agama sebagai energi untuk membela kemanusiaan.

Buya Syafii adalah tokoh yang sangat gigih mempertahankan titik temu antara iman dan nasionalisme. Beliau menegaskan bahwa menjadi Muslim yang taat dan menjadi warga negara Indonesia yang setia bukanlah dua hal yang bertentangan. Islam di Indonesia harus memiliki wajah yang ramah, inklusif, dan mampu berdialog dengan kemajemukan bangsa.
Buku ini juga saya baca secara digital di PlayBook seharga Rp63rb.
Setiap buku menawarkan sudut pandang yang berbeda, namun semuanya memberikan bekal intelektual yang berharga untuk memahami realitas di sekitar kita. Semoga catatan singkat ini bisa menjadi pengantar bagi teman-teman yang tertarik untuk mengenal buku-buku tersebut lebih jauh. Nantikan juga ulasan buku lainnya di tulisan berikutnya!
DC
메타데이터
- post_id
- a5bc72a39ec5
- slug
- buku-buku-bulan-maret-a5bc72a39ec5
- url
- https://medium.com/nawalaku/buku-buku-bulan-maret-a5bc72a39ec5
- canonical_url
- https://medium.com/nawalaku/buku-buku-bulan-maret-a5bc72a39ec5
- author_url
- https://medium.com/@dwinucleo
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-06-10 09:45:17