← Back to list

Pentingnya Qanaah dan Menabung, Dosen UM Bandung Ingatkan Bahaya Utang Konsumtif

Bandung — Dosen Program Studi Ekonomi Syariah Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung Fajrin Nurul Haq mengajak masyarakat untuk memahami…

Info UM Bandung · 2026-03-14 03:20 · 0 claps · 1.9 min read
#um-bandung #keuangan #ekonomi #finansial #utang
Open on Medium ↗
Wiki topics: 🛠️ · Crafts & DIY 🥊 · Combat Sports

Pentingnya Qanaah dan Menabung, Dosen UM Bandung Ingatkan Bahaya Utang Konsumtif

Bandung — Dosen Program Studi Ekonomi Syariah Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung Fajrin Nurul Haq mengajak masyarakat untuk memahami utang secara lebih bijak melalui perspektif Islam.

Menurutnya, utang kerap dipandang sebagai beban berat, padahal dalam syariat Islam utang dapat menjadi salah satu bentuk taawun atau tolong-menolong bagi sesama muslim yang sedang menghadapi kesulitan.

Pernyataan tersebut disampaikan Fajrin dalam program Kajian Ramadhan di kanal YouTube UM Bandung pada Sabtu (14/03/2026).

Ia menuturkan bahwa Al-Qur’an memberikan panduan mengenai urusan utang-piutang sebagai salah satu jalan keluar bagi manusia ketika menghadapi persoalan finansial.

“Oleh karena itu, utang tidak selalu bermakna negatif selama dilakukan dengan niat yang benar dan digunakan untuk kebutuhan yang benar-benar mendesak,” ujarnya.

Menurut Fajrin, utang sejatinya adalah solusi, bukan beban. Namun, hal itu berlaku apabila utang dipakai untuk memenuhi kebutuhan dasar dan bukan untuk memenuhi keinginan yang bersifat konsumtif.

Dalam ajaran Islam, utang juga bukan perkara ringan karena mengandung amanah dan tanggung jawab yang wajib ditunaikan. Kewajiban melunasi utang tidak hanya bernilai sosial, tetapi memiliki dimensi moral dan spiritual.

Ia menjelaskan bahwa seseorang harus memiliki pertimbangan matang sebelum memutuskan berutang. Masyarakat perlu membedakan antara kebutuhan darurat dan keinginan sesaat.

“Sikap ini penting agar utang tidak berubah dari sarana membantu menjadi sumber persoalan baru dalam kehidupan,” tambahnya.

Oleh karena itu, Fajrin mengimbau masyarakat untuk menanamkan sikap qanaah, yakni merasa cukup atas apa yang dimiliki dan membangun kebiasaan menabung.

Kedua hal tersebut dinilai penting untuk mencegah munculnya budaya berutang demi memenuhi gaya hidup. Ia mencontohkan, berutang untuk mengganti gawai atau membeli kendaraan hanya demi gengsi merupakan perilaku yang sebaiknya dihindari.

Selain menyoroti pentingnya kehati-hatian dalam berutang, Fajrin juga mengingatkan masyarakat agar menjauhi praktik riba yang masih banyak ditemukan dalam sistem pinjaman modern.

Ia menegaskan bahwa pinjaman berbunga, termasuk pinjaman online yang tidak sesuai prinsip syariah, harus diwaspadai karena bertentangan dengan ajaran Islam.

“Edukasi mengenai hal ini menjadi penting agar masyarakat tidak terjebak pada sistem pinjaman yang merugikan secara ekonomi maupun spiritual,” imbuhnya.

Lebih jauh, ia menjelaskan bahwa orang yang sengaja lalai melunasi utang akan menghadapi konsekuensi yang serius, bukan hanya di dunia, melainkan di akhirat kelak.

Ia mengingatkan bahwa Rasulullah SAW pernah tidak mensalatkan jenazah seseorang yang masih memiliki tanggungan utang. Peristiwa itu menjadi pelajaran berharga bahwa melunasi utang merupakan kewajiban yang sangat penting dalam Islam.

Melalui momentum Ramadhan, Fajrin mengajak umat Islam untuk menjadikan bulan suci sebagai kesempatan memperkuat kepedulian sosial melalui pinjaman yang halal, jujur, dan sesuai syariat.

Ia menekankan bahwa amanah, kejujuran, dan keterbukaan dalam urusan utang-piutang harus terus dijaga agar hubungan antarsesama tetap harmonis dan ibadah yang dijalankan memperoleh rida Allah SWT.***(FA/FK)


메타데이터
post_id
a600765205fd
slug
pentingnya-qanaah-dan-menabung-dosen-um-bandung-ingatkan-bahaya-utang-konsumtif-a600765205fd
url
https://medium.com/@umbandungnews/pentingnya-qanaah-dan-menabung-dosen-um-bandung-ingatkan-bahaya-utang-konsumtif-a600765205fd
canonical_url
https://medium.com/@umbandungnews/pentingnya-qanaah-dan-menabung-dosen-um-bandung-ingatkan-bahaya-utang-konsumtif-a600765205fd
author_url
https://medium.com/@umbandungnews
status
ok
fetched_at
2026-07-12 00:17:29