Seblak: Kuliner Sunda yang Viral di Negeri Gajah Putih
Siapa sangka seblak yang menjadi jajanan pinggir jalan di Indonesia viral hingga mancanegara? Kuliner khas Jawa Barat ini berbahan dasar…
Seblak: Kuliner Sunda yang Viral di Negeri Gajah Putih

Source: Pinterest
Siapa sangka seblak yang menjadi jajanan pinggir jalan di Indonesia viral hingga mancanegara? Kuliner khas Jawa Barat ini berbahan dasar kerupuk basah dengan kuah bercita rasa pedas serta aneka toping sebegai pelengkap. Sudah menjadi rahasia umum jika seblak memiliki banyak penggemar, khususnya bagi mereka yang menyukai kuliner bercita rasa pedas.
Di Indonesia sendiri, seblak populer di kota Bandung dan mulai menyebar ke berbagai wilayah dengan berbagai versi. Awalnya, seblak hanyalah kerupuk basah yang dimasak dengan bumbu beroma khas yaitu kencur dengan tambahan cabai rawit sebagai penambah cita rasa pedas. Kini, seblak mulai banyak berinovasi dengan penambahan aneka toping seperti sayur, mi, sosis, hingga berbagai macam frozen food seperti scallop dan crab stick.
Seblak vs Tom Yum: Dua Kuliner Viral Bercita Rasa Pedas

Source: Pinterest
Sama halnya dengan kuliner berkuah pedas, Thailand juga punya tom yum sebagai kuliner khas mereka. Tak jauh berbeda, tom yum memiliki kuah bercita rasa pedas dengan rasa asam yang kuat. Umumnya, isian tom yum menggunakan udang dan jamur sebagai sumber protein. Perasan jus lemon ditambahkan untuk menambah rasa asam yang khas pada kuah tom yum.
Sekilas, kedua kuliner khas tersebut memang memiliki beberapa kesamaan. Tak heran jika masyarakat Thailand dapat dengan mudah menerima seblak. Cita rasa kuah yang sama-sama pedas tidak membuat lidah mereka terkejut karena terbiasa dengan kuliner pedas meskipun isian keduanya berbeda.
Dari segi bumbu, tentu seblak menggunakan berbagai macam rempah-rempah salah satu yang khas adalah kencur. Sedangkan tom yum, lebih mengandalkan bumbu aromatik seperti serai dan galangal (sejenis jahe).
Baca juga: Resep Seblak Khas Bandung Cocok untuk Jualan
Di Indonesia sendiri, seblak dapat dengan mudah ditemui di kedai pinggir jalan yang ramai dikunjungi khususnya anak muda yang sedang nongkrong bersama. Meskipun tom yum juga dapat dengan mudah dijumpai di penjual makanan pinggir jalan, namun biasanya tom yum disajikan sebagai makanan untuk dinikmati bersama keluarga.
Mau seblak atau pun tom yum, keduanya menjadi kuliner pinggir jalan yang sama-sama digemari di negara masing-masing. Letak geografis kedua negara yang berdekatan dan masih dalam satu wilayah yaitu Asia Tenggara, membuat cita rasa dan selera masyarakat di kedua negara hampir sama. Hanya saja, seblak menawarkan sesuatu yang unik yaitu tekstur kenyal dari kerupuk basah dan cita rasa kuah yang dominan pedas.
Awal Mula Kepopuleran Seblak di Thailand
[embed]
Beberapa waktu lalu, warganet tanah air digemparkan dengan berita viral dari media sosial Tiktok yang memperlihatkan salah seorang influencer perempuan asal Thailand yang tengah mencoba seblak. Postingan tersebut diunggah di akun media sosial pribadinya dengan username Tiktok @thechanisara pada tanggal 4 September 2025 lalu.
Video singkat yang berdurasi kurang dari dua menit tersebut sukses membuat gempar warganet, khususnya masyarakat di Indonesia. Berkat algoritma Tiktok yang menampilkan konten berdasarkan relevansi audiens melalui “For You” page, konten tersebut sampai ke masyarakat Indonesia.
Tentunya tren seblak viral di Thailand tersebut mendapat sambutan sangat baik oleh masyarakat Indonesia. Mayoritas warganet merasa bangga karena seblak yang notabene kuliner pinggir jalan mulai dikenal dunia. Warganet berharap bahwa seblak nantinya mampu mengikuti jejak rendang, nasi goreng, satai, dan nasi padang yang sukses diakui mancanegara sebagai kuliner lezat yang berasal dari Indonesia.
Bermula dari konten menjajal seblak tersebut, membuat banyak masyarakat khususnya influencer hingga selebritis Thailand ikut mencicipi kuliner pedas asal Sunda yang bercita rasa pedas itu.
Bukan hal yang sulit bagi masyarakat Thailand untuk menerima cita rasa pedas dari kuah seblak di lidah mereka. Selain karena faktor geografis, mengonsumsi makanan pedas susah menjadi budaya yang memengaruhi preferensi kuliner masyarakat Thailand. Mereka terbiasa menambahkan bubuk cabai sebagai penyeimbang rasa dalam hampir setiap masakan yang diolah.
Tren Sementara atau Awal Mendunia?
Viralnya seblak di Thailand membawa udara segar bagi industri kuliner di Indonesia. Bukan tak mungkin jika dalam waktu dekat, seblak menjadi kuliner favorit masyarakat Thailand. Kesamaan di antara keduanya membuat seblak dapat dengan mudah diterima meskipun dengan perbedaan tesktur yang justru menjadi keunikan dari seblak.
Referensi:
*https://www.eatingthaifood.com/tom-yum-soup-recipe/*
메타데이터
- post_id
- a790cb33b38b
- slug
- seblak-kuliner-sunda-yang-viral-di-negeri-gajah-putih-a790cb33b38b
- url
- https://medium.com/@wssilvia/seblak-kuliner-sunda-yang-viral-di-negeri-gajah-putih-a790cb33b38b
- canonical_url
- https://medium.com/@wssilvia/seblak-kuliner-sunda-yang-viral-di-negeri-gajah-putih-a790cb33b38b
- author_url
- https://medium.com/@wssilvia
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-06-25 07:00:49