← Back to list

Melepas Kerinduan Band Mitos “Si Melbi” yang Kembali Tampil di Limunas XVI

Saya mengenal band kolektif ini akhir tahun 2017, awal mula mendengar lagu “7 Hari Menuju Semesta” yang dibawakan bersama Frau. Lirik yang…

Catch In Between · 2022-12-03 10:27 · 0 claps · 2.3 min read
#music #gigs #melancholic-bitch #melbi #limunas
Open on Medium ↗
Wiki topics: CUL · Culture & Media 🎵 · Music & Audio

Melepas Kerinduan Band Mitos “Si Melbi” yang Kembali Tampil di Limunas XVI

Penampilan Melbi di Limunas XVI

Penampilan Melbi di Limunas XVI

Saya mengenal band kolektif ini akhir tahun 2017, awal mula mendengar lagu “7 Hari Menuju Semesta” yang dibawakan bersama Frau. Lirik yang begitu menempel dalam ingatan dan juga nada yang ingin saya ulang terus menerus, tetapi selama kurang lebih empat atau lima tahun setelahnya, saya belum berani mencari tahu Band seperti apa Melancholic Bitch itu, hingga akhirnya pada penghujung tahun 2021 saya kembali mendengar lagunya dan mulai merasa penasaran dengan band mitos ini. Selepas mendengar lagu itu, saya mulai mencari tahu lagu-lagu lain, bahkan band seperti apa Melancholic Bitch itu.. dan ternyata..

Saya jatuh cinta dengan mereka, secara kolektif ataupun tidak.

Melancholic Bitch yang ternyata sempat mengisi Limunas XI pada bulan Oktober 2017 silam, setelah penampilan itu Melbi tidak menunjukkan dirinya lagi di Bandung selama hampir lima tahun. Hingga akhirnya tahun 2022 Limunas menyelenggarakan intimate concert kembali di IFI Bandung dengan Melbi sebagai pengisinya. Tentu saja hal itu menjadi hal yang menyenangkan untuk para pendengar lagu-lagu Melbi, karena katanya Susi dan Joni sudah lumayan lama tertidur. Pasti rasa rindu itu ada.

Pemberitahuan itu tentu membuat saya sangat senang dan tentu harus mampir, karena ini pertunjukkan pertama Melbi yang akan saya tonton.

16 Juli 2022 dibuka dengan penampilan Kuntari berisikan “Larynx: Organic Live Set” yang sangat menarik, jarang saya mendengarkan lagu dengan genre yang berbeda. Selama satu jam menikmati kuntari, tentu giliran Melbi yang tampil. “Akhirnya Masup Tipi” menjadi pembuka Melbi, dan sudah sangat jelas kami yang menonton menikmatinya. Sing a long bersama dengan penuh semangat, ini bagian yang paling menyenangkan. Ugoran Prasad sebagai pengisi vokal mengucapkan salam pada kami, dan hal yg paling saya ingat yang dia ucapkan adalah “Tahun-tahun yang bangsat ini” kalimat yang Ugo sampaikan memang benar, bagaimana tidak? Selama pandemi kita terkurung dan rasanya memang semua menjadi bangsat bukan?

Selama satu jam Melbi menampilkan dirinya dengan sangat baik, lagu-lagu yang biasa kami dengar di audio streaming kali ini benar-benar secara langsung didengar dan dinikmati. Melbi juga menampilkan lagu baru yang mereka bilang untuk orang yang sudah tiada dan meninggalkan mereka. Ialah Djaduk Ferianto, Anton Gendel, dan Gunawan Maryanto. Mereka adalah kawan yang menemani Melbi, bersama Teater Garasi. Lagu “Aku Berkisar Antara Mereka” dan “Derai-derai Cemara” yang diadaptasi dari puisi milik Chairil Anwar.

Melbi juga mengatakan bahwa mereka akan mebuat album baru dengan judul “Hujan Orang Mati” yang artinya mereka akan terus ada dan menemani kami dengan karya-karya mereka yang selalu kami tunggu.

Setelah memperkenalkan lagu barunya itu, Melbi kembali mengisi penampilan mereka dengan lagu-lagu yang sudah mereka keluarkan dari album Re-amnesis, Balada Joni dan Susi, dan tentunya NKKBS (bagian pertama). Selama pertunjukkan mereka, kami semua menikmatinya dengan sangat hikmat, bernyanyi bersama, menari bersama, dan crowdsurf yang tidak ketinggalan.

Pukul 23.00 Melbi mengakhiri pertunjukkannya dengan hikmad dan kelelahan kami terbayarkan, rindu kami lepas, hingga sepulang menonton Melbi kami tersenyum puas.

Tiga bulan setelahnya, kurang lebih bulan November. Melancholic Bitch membuat saya agak bersedih, katanya mereka akan kembali tertidur. Yah apa boleh buat? selain menunggu mereka kembali bangun. Ternyata, mereka lahir kembali dengan nama baru yaitu Majelis Lidah Berduri yang masih bisa disebut Melbi. Jadi, saya akan tetap senang karena akan terus menunggu Melbi tampil kembali di Bandung.

Sampai jumpa Melbi, terima kasih.


메타데이터
post_id
a8c477c182ff
slug
melepas-kerinduan-band-mitos-si-melbi-yang-kembali-tampil-di-limunas-xvi-a8c477c182ff
url
https://medium.com/@catchinbetween/melepas-kerinduan-band-mitos-si-melbi-yang-kembali-tampil-di-limunas-xvi-a8c477c182ff
canonical_url
https://medium.com/@catchinbetween/melepas-kerinduan-band-mitos-si-melbi-yang-kembali-tampil-di-limunas-xvi-a8c477c182ff
author_url
https://medium.com/@catchinbetween
status
ok
fetched_at
2026-06-29 22:44:20