Melihat Jamur Musiman “Jamur So”
Jamur so (Scleroderma aurantium) jamur musiman sejuta umat kaum pedesaan. Ia bersimbiosis dan tumbuh dengan subur di semak — semak di…
Jamur Musiman “Jamur So”

Jamur so (Scleroderma aurantium) jamur musiman sejuta umat kaum pedesaan. Ia bersimbiosis dan tumbuh dengan subur di semak — semak di bawah pohon so atau melinjo. Tumbuhnya “mrajik””, dengan mudah ia ditemukan pada musim penghujan di dekat pohon melinjo yang rimbun dan lembab.
Jamur so tergolong langka karena jarang dibudidayakan. Bentuknya bulat tak beraturan dan membentuk kerumunan atau kelompok jamur liar. Kulit jamur so berwarna kecoklatan dengan lapisan kulit berwarna kuning. Daging buahnya berwarna putih/ putih keunguan. Jika sudah tua daging jamur biasanya akan berubah warna menjadi kehitaman, keras, dan merekah/ pecah.
Di masyarakat pedesaan seperti di tempat tinggal saya, jamur so dapat dikonsumsi. Dengan catatan jamur yang dapat diolah ialah jamur pada fase muda, ketika dagingnya masih berwarna putih atau putih keunguan. Sementara daging yang sudah berwarnya ungu pekat/ hitam, ia tidak dapat dikonsumsi karena beracun.
Jamur so tidak akan pahit dikonsumsi jika diolah secara benar, ia harus dikupas dengan bersih dari kulit yang berwarna kuning. Ia dapat dijadikan berbagai olehan makanan seperti sop, tumis, pepes, dll. Pada musim penghujan jamur so jadi primadona, harganya bahkan mencapai 70 ribu per kilogram.
Kapan lagi panen jamur so kalau tidak musim “rendheng”
메타데이터
- post_id
- a971478cd80d
- slug
- melihat-jamur-musiman-jamur-so-a971478cd80d
- url
- https://medium.com/@ekawidiyawati016/melihat-jamur-musiman-jamur-so-a971478cd80d
- canonical_url
- https://medium.com/@ekawidiyawati016/melihat-jamur-musiman-jamur-so-a971478cd80d
- author_url
- https://medium.com/@ekawidiyawati016
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-06-26 21:52:29