Perihal Dirayakan
Dariku, untuk jiwa-jiwa yang singgah
Perihal Dirayakan
Sebuah persembahan kecil, untuk jiwa yang merayakan hari bersamaku.

Sumber: Pinterest
Tak biasanya berkeluyuran, menemui insan untuk bertukar kisah tentang kegiatan penuh sandiwara.
Tak biasanya menaruh beban, sembari menghirup nafas dengan wajah berseri-seri.
Aku Tersenyum.
Menuju hari spesial entah berantah ini, aku tak sendiri.
Memainkan ponsel sampai tak terasa waktu telah hanyut terbawa gelapnya malam.
Dia berdiri, tersenyum, dan berkata, “Selamat menempuh usia baru, adikku,” sembari menarikku ke dalam pelukannya.
Mataku menghangat setelah mendengarnya; tak kuasa menahan senyum, lalu berucap, “Terima kasih.”
Untuk pertama kalinya, aku merasa …
Aku, dirayakan.
Dan aku harap, di tengah hiruk-pikuknya semesta...
Sekali saja,
kamu pun pernah merasakan dirayakan.
메타데이터
- post_id
- aaebc8a1e176
- slug
- dirayakan-atau-tidak-aaebc8a1e176
- url
- https://medium.com/@toraiver.hola/dirayakan-atau-tidak-aaebc8a1e176
- canonical_url
- https://medium.com/@toraiver.hola/dirayakan-atau-tidak-aaebc8a1e176
- author_url
- https://medium.com/@toraiver.hola
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-07-10 01:40:30