← Back to list

Selamat Datang di Toko Boneka Alzala

Seorang pria menatap lurus ke dalam toko, melihat segerombolan pria asyik bertanya dimeja resepsionis yang kosong, hanya ada burung beo…

pai · 2024-11-15 08:07 · 0 claps · 1.9 min read
#politics #angan #dolls
Open on Medium ↗
Wiki topics: 🎵 · Music & Audio 🏛️ · Politics

Selamat Datang di Toko Boneka Alzala

i got in from pinterest, cute-!

i got in from pinterest, cute-!

Seorang pria menatap lurus ke dalam toko, melihat segerombolan pria asyik bertanya dimeja resepsionis yang kosong, hanya ada burung beo yang bersahut mengulangi bacotannya. Pria pengamat itu bingung, padahal ini hari kerja, kemana si pemilik toko? Karena merasa iba, pria pengamat memasuki toko, membantu menjelaskan bahwa toko sedang kosong. Tapi dirinya kalah saat berdebat dengan gerombolan tadi yang tetap bersahut keras kepala sedangkan beo yang mulai lelah. Ucapan pria pengamat seakan tidak didengar oleh mereka, karena memang begitu adanya. Karena ternyata, siutan lemah beo membuat semut siap tanggap merajut menutup telinga gerombolan. Oleh sebab itulah, tak ada satupun dari mereka yang sadar kalau telah banyak bicara.

Pria pengamat mengangguk paham, tidak mungkin menang melawan mereka yang tidak tahu. Lalu dengan usilnya dia menjelajahi isi toko, mengotak-atik, mencari tahu tiap-tiap sudutnya kemudian kembali berusaha menjelaskan isi toko pada gerombolan pria tadi. Bukan tentang kosongnya, tapi tentang apa yang bisa dilakukan dengannya. Beruntungnya ia paham retorika, sehingga semut-semut tadi pun turut menyimak penjelasannya, beo kembali bersemangat mengganti topik sahutannya, mengulangi kalimat sang pria pengamat. Rajutan telinga gerombolan pria tadi terbuka perlahan.

Selamat datang di Toko Boneka kami Silahkan memilih boneka yang anda sukai Mau boneka berbaterai agar sewaktu-waktu tak berdaya lagi? Atau boneka serba bisa agar bisa dimanfaatkan sesuka hati? Kami bahkan memiliki boneka yang bisa bersuara agar bisa dibungkam kapan saja Tapi aku yakin kalian tidak perlu karena yang kalian hanya perlu boneka manis yang penurut

Pria pengamat masih sibuk menjelaskan saat pemilik toko tiba, menatap dengan wajah keheranan dibumbui sedikit iba. Ia lalu menuntun sang pengamat yang masih komat-kamit untuk berdiri di depan pintu exit. Merapikan kembali patung-patung tua yang suka berpindah sesuka hati. Tahu saja sebentar lagi penjaga toko antik dari kota sebelah akan datang menjemput mereka.

Anjing berkeliaran menggonggong, tidak sengaja menjatuhkan papan nama toko yang lalu disusul si pemilik untuk segera merapikan. Lalu datang gadis kecil berkacamata, lucu seperti boneka, ia bertanya

“Kak, toko bonekanya dimana?”

“Di ujung sana, tepat setelah toko ke-6 dari sini”

“Baik, makasih kak”

“Sama-sama. Adik, mau boneka?”

“Tidak, aku mau jadi boneka, mereka lucu” Pemilik toko hanya tertawa kecil mendengar jawaban si gadis kecil, sementara yang ditertawai sudah berlari ke toko yang dimaksud

Gerombolan pria yang sebenarnya mengangguk paham, pantas saja omongan pengamat tidak ada habisnya, ternyata ia tidak pernah benar-benar menjual. Dan toko ini benar-benar tidak pernah menjual boneka. Mereka lalu berlari mengikuti si gadis kecil seperti anjing yang berkeliaran tadi.

Sementara itu, pria pengamat tetap asik berbicara sendiri di depan toko buku Alzala. Kini, ia menjadi pria celoteh, setidaknya itu gelar yang diberikan pria pengamat sebenarnya untuknya.


메타데이터
post_id
ae8882fedbe8
slug
selamat-datang-di-toko-boneka-alzala-ae8882fedbe8
url
https://medium.com/@puanchan09/selamat-datang-di-toko-boneka-alzala-ae8882fedbe8
canonical_url
https://medium.com/@puanchan09/selamat-datang-di-toko-boneka-alzala-ae8882fedbe8
author_url
https://medium.com/@puanchan09
status
ok
fetched_at
2026-07-22 04:17:36