Dari Pesisir Dompu Menuju Ruang Publik: Mengenal Suaeb Qury, Sang Aktivis dan Penulis
Biografi Suaeb Qury adalah kisah inspiratif tentang bagaimana pendidikan dan ketekunan mampu mengubah nasib seorang anak pesisir menjadi…
Dari Pesisir Dompu Menuju Ruang Publik: Mengenal Suaeb Qury, Sang Aktivis dan Penulis

Biografi Suaeb Qury adalah kisah inspiratif tentang bagaimana pendidikan dan ketekunan mampu mengubah nasib seorang anak pesisir menjadi tokoh kunci di Nusa Tenggara Barat.
Perjalanan dari Teluk Saleh
Dilahirkan di Desa Soro, Kecamatan Kempo, Kabupaten Dompu pada 11 Juni 1976, Suaeb Qury tumbuh di bawah hembusan angin Teluk Saleh. Sebagai anak sulung dari sebelas bersaudara, tanggung jawab sudah menjadi kawan akrabnya sejak belia.
Kehidupan di wilayah pesisir yang keras — dengan ombak besar dan ketidakpastian hasil tangkapan laut — menjadi guru pertama bagi Suaeb. Dari sana, ia belajar tentang keberanian, ketekunan, dan kesabaran yang kelak menjadi fondasi karakter kepemimpinannya di masa depan.
Pendidikan: Investasi Seumur Hidup
Setelah menyelesaikan masa sekolah di kampung halamannya, Suaeb memutuskan untuk merantau ke Kota Mataram. Ia menempuh studi Hukum Keluarga Islam di STAIN Mataram (kini UIN Mataram) dan lulus pada tahun 2000.
Bagi Suaeb, belajar adalah proses yang tidak pernah usai. Konsistensi intelektualnya dibuktikan dengan penyelesaian gelar Magister Studi Islam di IAIQH Bagu (2025) serta mengikuti Sekolah Mediasi di Universitas Gadjah Mada (UGM) pada 2021.
”Kuliah menjadi bagian penting perjalanan saya. Ia membuka jalan menuju dunia aktivisme dan memperluas jaringan intelektual.”
Menempa Diri di Dunia Organisasi
Nama Suaeb Qury mulai berkibar saat ia terjun ke dunia organisasi mahasiswa. Ia tercatat pernah memimpin berbagai posisi strategis, di antaranya: Ketua BEM STAIN Mataram (1999–2000) Ketua Umum PC PMII Kota Mataram (2000) Bendahara III PB PMII Jakarta (2003–2007) Ketua GP Ansor NTB (2010–2014)
Pengalaman di tingkat nasional (Jakarta) memberinya perspektif luas mengenai kebangsaan, yang kemudian ia bawa kembali untuk membangun daerah asalnya, NTB.
Menulis Sebagai Cara Merawat Gagasan
Suaeb Qury bukan sekadar praktisi lapangan, ia adalah seorang pemikir yang produktif. Baginya, menulis adalah cara meninggalkan jejak pemikiran yang abadi. Hingga tahun 2026, ia telah melahirkan belasan karya buku, termasuk yang terbaru: ”Microselebritas Muslim” (2026).
Buku-bukunya mencakup spektrum yang luas, mulai dari isu transparansi (Fiqih Korupsi), pembangunan daerah (Mataram Untuk Semua), hingga biografi tokoh-tokoh lokal. Produktivitas ini menempatkannya sebagai salah satu penulis daerah yang paling konsisten di kancah literasi nasional.
Pengabdian di Ruang Publik
Kematangan berorganisasi dan intelektualitas membawanya pada amanah besar sebagai Ketua Komisi Informasi (KI) NTB periode 2021–2025. Di posisi ini, ia menjadi garda terdepan dalam mendorong transparansi dan keterbukaan informasi publik di Nusa Tenggara Barat.
Ia meyakini bahwa akses terhadap informasi adalah hak dasar masyarakat yang menjadi fondasi utama demokrasi modern yang sehat.
Pesan untuk Generasi Muda
Kisah hidup Suaeb Qury mengirimkan pesan kuat bagi anak-anak muda di NTB: Asal-usul bukan hambatan untuk melangkah jauh. Dari sebuah desa kecil di pesisir Dompu, Suaeb membuktikan bahwa dengan literasi, organisasi, dan dedikasi, seseorang bisa memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat luas.
Tentang Penulis: Artikel ini disusun oleh tim redaksi untuk mengulas profil tokoh inspiratif NTB.
Baca juga artikel terkait di **Lombokepo.site**
메타데이터
- post_id
- af24d91c5a5d
- slug
- dari-pesisir-dompu-menuju-ruang-publik-mengenal-suaeb-qury-sang-aktivis-dan-penulis-af24d91c5a5d
- url
- https://medium.com/@lombokepo/dari-pesisir-dompu-menuju-ruang-publik-mengenal-suaeb-qury-sang-aktivis-dan-penulis-af24d91c5a5d
- canonical_url
- https://medium.com/@lombokepo/dari-pesisir-dompu-menuju-ruang-publik-mengenal-suaeb-qury-sang-aktivis-dan-penulis-af24d91c5a5d
- author_url
- https://medium.com/@lombokepo
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-07-10 23:04:28