Memilih Keyword Sesuai Kapasitas Web Klien
Memilih keyword membutuhkan waktu yang cukup panjang karena harus menyesuaikan dengan tujuan dan target dari website klien. Oleh karen itu…
Memilih Keyword Sesuai Kapasitas Web Klien

Sumber: Pexels
Memilih keyword membutuhkan waktu yang cukup panjang karena harus menyesuaikan dengan tujuan dan target dari website klien. Oleh karen itu perlu beberapa langkah untuk memilih keyword yang sesuai dengan klien.
1. Identifikasi kebutuhan audiens dan tujuan dari Produk
Sebagai penulis SEO harus bisa mengidentifikasi target audiens dan sebisa mungkin tempatkan diri sebagai costumer. Misal bertanya kepada diri sendiri “jika ingin menemukan salah satu produk atau layanan, apa yang akan saya ketik di Google?”
Berkonsultasi dengan pelanggan juga bisa dilakukan untuk mendapatkan pandangan mereka tentang kata kunci yang akan mereka ketikkan untuk menelusuri.
2. Brainstorming
Mengenal produk, tujuannya dan berpikir sebagai costumer dapat membantu kita saat proses barinstorming keyword. Memahami layanan dan produk bisa dilakukan dengan melihat solusi yang ditawarkan, regional atau wilayah, inovasi utama, budaya, hingga demografi. Setelah itu lakukan brainstorming untuk keyword utama dan long tail keyword.
3. Periksa Existing Queries
Melihat pertanyaan yang ditanyakan pengguna pada mesin pencari. Dengan mengidentifikasi dan memeriksa kueri yang ada dapat memperluas daftar kata kunci potensial. Caranya adalah dengan melihat keyword yang berhasil mengarahkan pengguna ke website. Bisa menggunakan Google analytics atau SEMrush.
Bisa juga dengan cara melihat apa yang ditanyakan orang lain sehubungan dengan kategori yang telah kita identifikasi. Bisa menggunakan Answer the Public atau Buzzsumo.
Buzzsumo akan memperlihatkan halaman dan topik apa yang sedang dibahas secara sosial dalam tentang tanggal.
4. Cari Istilah Terkait
Melihat istilah terkait yang disediakan di setiap SERP. Setiap keyword yang ada dalam daftar akan memberikan istilah terkaitnya sendiri sehingga metode inidapat denga cepat memperluas opsi.
5. Long Tail dan Short Tail
Kita harus memilih short tail keyword dan long tail keyword yang bisa saling menyatu. Long tali keyword umumnya lebih mudah untuk masuk list dan dieringkat karena volume dan kesulitannya lebih rendah. Pasitkan masukkan long tail yang banyak.
Sedangkan untuk short tail keyword, mencakup rentang yang lebih luas dan akan memberikan kesempatan kepada pengguna yang belum terlalu yakin atau spesifik tentang apa yang mereka cari.
6. Analisis Volume Pencarian
Volume pencarian pada suatu keyword juga memudahkan penulis untuk memilih keyword mana yang menjadi prioritas. Jika nilai volume tinggi dan traffic-nya baik maka keyword tersebut dapat dipertimbangkan.
7. Menganalisis Kompetitor
Periksa keyword yang sudah diperingkat oleh pesaing. Dari situ kita bisa mendapatkan gambaran tentang keseluruhan strategi mereka dan seberapa dalam mereka berada di SERP. Kita hanya harus fokus pada keyword yang sesuai dengan produk dan audiens.
Jika kompetitor tidak menggunakan keyword tertentu padahal berguna, kita bisa mengambil kesempatan tersebut. Namun ingat bahwa klien dan kompetitior tidak akan memiliki strategi yang sama. Jadi tiap ada peluang, pastikan tetap ingat produk dan tujuan klien.
8. Menganalisis hasil Keyword Research
Setelah mendapatkan susunan keyword dengan berbagai proses di atas, tinjau kembali hasilnya sebelum dipresentasikan kepada klien. Bisa periksa silang dengan website pesaing. Terkadang ada keyword yang sedang trend, bersama dengan kata kunci baru yang mungkin sedang digunakan website pesaing.
9. Presentasikan Hasil dan Mendapatkan review dari klien
Setelah mendapatkan keyword yang drasa tepat dan sesuai dengan kebutuhan, maka kita bisa mengajukan review kepada klien untuk mendapatkan feedback.
· Apakah sudah masuk akal?
· Apakah ada sesuatu yang terlewat?
· Apakah dari keyword yang disusun ada yang tidak menjadi fokus klien?
· Apa prioritas terbesar klien?
Kita bisa memasukkan beberapa data dalam presentasi seperti keyword utama, long tail keyword, search volume, Data Cost per Click, tingkat kesulitan keyword atau keyword difficulty, dan keyword prioritas. Setelah mendapatkan feedback, maka kita bisa sesuaikan dengan revisi yang diberikan oleh klien.
Semua proses di atas memang membutuhkan waktu yang banyak, tetapi hasilnya tentu akan berbeda. Jika memperhatikan setiap detailnya, kesempatan optimasi sukses akan tinggi. Mari belajar bersama-sama dan terima kasih sudah membaca. Sampai jumpa di artikel selanjutnya.
Referensi:
https://mikewiseman.ca/how-to-present-keyword-research/
https://www.tapclicks.com/resources/blog/how-to-conduct-keyword-research-for-clients/
https://tanyadigital.com/bagaimana-cara-memilih-keyword-yang-benar-dalam-seo/
https://www.actuatemedia.com/7-tips-on-choosing-the-right-keywords-for-seo/
https://www.commonplaces.com/blog/5-tips-on-choosing-the-right-keywords/
메타데이터
- post_id
- b040da88fcb0
- slug
- memilih-keyword-sesuai-kapasitas-web-klien-b040da88fcb0
- url
- https://medium.com/@catatanken23/memilih-keyword-sesuai-kapasitas-web-klien-b040da88fcb0
- canonical_url
- https://medium.com/@catatanken23/memilih-keyword-sesuai-kapasitas-web-klien-b040da88fcb0
- author_url
- https://medium.com/@catatanken23
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-07-27 08:10:38