← Back to list

The Smile Screening: An Expe

Salah satu event terseru yang pernah dikunjungi yaitu The Smile Screening untuk album kedua terbaru mereka: Wall of Eyes. The Smile…

Ray · 2024-01-30 06:08 · 0 claps · 1.9 min read
#radiohea #the-smile #thom-yorke #radiohead #wall-of-eyes
Open on Medium ↗
Wiki topics: 🎵 · Music & Audio

The Smile Screening: An Experience

Salah satu event terseru yang pernah dikunjungi yaitu The Smile Screening untuk album kedua terbaru mereka: Wall of Eyes. The Smile merupakan band baru yang beranggotakan Thom Yorke dan Jonny Greenwood dari Radiohead, serta Tom Skinner dari Sons of Kemet. Trio ini berhasil menggaet fans Radiohead yang telah lama menunggu album perdana mereka self-titled yang berhasil diluncur di tahun 2022. Band ini menggabungkan genre Afrobeat, post-punk, progressive rock, dan nuansa elektronik yang selalu diselingi efek delay dan reverb ke suara Thom. Tentunya, keunikan dari suara band ini menambah kesan yang berbeda dari bagaimana Radiohead terdengar, walaupun kedua band ini saling mengikat layaknya saudara jauh. Justru, soundscape kedua album The Smile masih memiliki kaitannya dengan A Moon Shaped Pool, yang bisa dikategorikan sangat mirip. Lagu-lagu The Smile yang dapat diperkenalkan kepada penggemar baru ialah The Smoke, The Opposite, Read The Room, Bending Hectic dan We Don’t Know What Tomorrow Brings.

Baru saja beberapa hari yang lalu, tepat pada tanggal 25 Januari, The Smile melakukan penanyangan album terbaru mereka di Jakarta! Dengan visualisasi yang unik dipadukan dengan karya tersohor si Stanley Donwood, seorang seniman ikonik yang telah lama bekerja untuk pembuatan karya-karya lukisan album Radiohead, Thom Yorke, The Smile, menambahkan keindahan estetika sebagaimana Wall of Eyes semestinya. Semua visualisasi milik Stanley sangat anggun, dengan palet warna yang dominan merah, jingga, kuning, biru, dan hitam sangat menggambarkan sampul album mereka. Pertama kali telingamu mendengar, akan langsung disuguhkan dengan lantunan Wall of Eyes yang membawamu ke bawah alam sadar, seolah-oleh seluruh badanmu terbawa oleh vokal Thom, yang disempurnakan dengan efek manipulasi reverb yang diulang berkali-kali. Beberapa highlight terbesar dari album ini yakni Read The Room, Teleharmonic, dan Friend of a Friend.

Pada saat itu, pengumuman pembukaan pendaftaran screening dilakukan seminggu sebelum war ticket. Saat war tiba, semua tiketnya sudah ludes dalam enam menit! Diberitakan bahwa penyewaan gedungnya hanya menampung kapasitas seratus orang, dan lucunya, kami semua ditipukan dengan kabar bahwa tiketnya ‘gratis’. Bisa dikatakan harganya lumayan mahal dan tidak se-worth it itu karena beberap setlist setelah penayangan album sebenarnya bisa ditonton melalui Youtube. Bisa dipungkiri bagaimana membayar sebanyak itu hanya untuk melihat visualizer saja. Sangat disayangkan jika tidak ada potongan dokumenter mini berisi rekaman video dibalik proses pembuatan albumnya.

Tetapi, pengalaman menonton di sana dengan barisan duduk yang sangat ke depan bisa dikatakan cukup cemerlang. Mereka juga menjual beberapa merchandise seperti sticker pack, pre-order vinyl, dan kaset yang masing-masing dibanderol dengan harga ratusan ribu. Namun sebelum ada kesempatan membeli, kaset yang dijual sudah habis stok. Tetapi, pengalaman sangat berkesan ini menggeledak keinginan agar The Smile bisa jadi konser di Jakarta, hehe.


메타데이터
post_id
b0cbaf6975df
slug
the-smile-screening-an-expe-b0cbaf6975df
url
https://medium.com/@soralisborealis/the-smile-screening-an-expe-b0cbaf6975df
canonical_url
https://medium.com/@soralisborealis/the-smile-screening-an-expe-b0cbaf6975df
author_url
https://medium.com/@soralisborealis
status
ok
fetched_at
2026-09-02 15:16:15