Menjaga Kualitas Produk Perikanan: Tentang UMKM Kedai Indra yang Menghadapi Tantangan Pascapanen
Komoditas perikanan merupakan komoditas produk pangan yang mudah mengalami kerusakan pascapanen. Kandungan air dan protein yang tinggi…
Menjaga Kualitas Produk Perikanan: Tentang UMKM Kedai Indra yang Menghadapi Tantangan Pascapanen

Gambar. 1.1 Kedai Seafood Indra cabang Jatinangor, (Sumber: Dokumentasi Kelompok Mangga, 2026)
Komoditas perikanan merupakan komoditas produk pangan yang mudah mengalami kerusakan pascapanen. Kandungan air dan protein yang tinggi merupakan salah satu penyebab komoditas yang mudah mengalami kerusakan terutama saat proses distribusi. Kerusakan pasca panen dapat mengurangi kualitas produk seperti aroma, tekstur dan meningkatkan risiko terkontaminasi oleh mikroorganisme. Oleh karena itu, penanganan pascapanen yang tepat menjadi hal yang penting bagi para pelaku usaha sebelum sampai pada tangan konsumen seperti pada usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang bergerak dibidang pengolahan dan penjualan produk perikanan. Salah satu contohnya adalah Kedai Seafood Indra yang salah satu cabangnya terletak di sekitar Institut Teknologi Bandung kampus Jatinangor.
Kedai Seafood Indra merupakan UMKM yang berdiri sejak tahun 2010 dan masih aktif sampai sekarang dengan fokus utama yang konsisten pada seafood berupa ikan laut, cumi, udang, kerang dan beberapa produk ikan air tawar berupa ikan nila dan ikan lele. Kedai Indra mengolah produk perikanan tersebut menjadi santapan yang lezat. Berdasarkan hasil observasi, santapan yang lezat ini berawal dari produk ikan yang segar dengan kualitas yang baik. Komoditas dikirim langsung dari labuan Banten dan Indramayu dengan rentang stok 3 hari sekali. Komoditas selalu dipastikan tetap segar dan bersih selama perjalanan sampai ke dapur dengan penyimpanan menggunakan box dan es. Penyimpanan kembali sebelum dimasak pun sudah dilakukan dengan baik oleh Kedai Seafood Indra yaitu dengan mengganti box penyimpanan dan es yang baru kemudian stok dipisahkan satu persatu dan dibungkus dengan plastik dan disimpan didalam freezer.
Penyimpanan stok sebelum dimasak dan dihidangkan kepada konsumen menjadi tantangan bagi Kedai Indra dalam menjaga kualitas. “Kami pasti selalu ngasih es batu ke produk ikannya, karenakan biar tetep segar ya. Pokoknya beda kalo misal produk ikanya udah ga baik sebelum di masak alias ga segar, saat sudah dimasak tu tekstur , rasanya juga bakal beda dan mengurangi citra rasa yang lezat. Apalagi pada komoditas ikan laut yaitu ikan kerapu dan ikan kakap merah yang merupakan produk cepat busuk. Ini menjadi tantangan bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas produk kami agar tetap segar dan memiliki kualitas yang tinggi” ujar penanggung jawab Kedai Seafood Indra cabang Jatinangor saat diwawancarai pada (19/05/2026).
Dari observasi ini, didapatkan kesimpulan bahwa terciptanya sebuah hidangan yang lezat bukan hanya tentang bagaimana cara memasaknya dan apa bumbunya. Tapi ini semua bermula dari pengelolaan pascapanen dengan bagaimana produk itu dapat terjaga dengan baik saat panen, distribusi dan penyimpanan pascapanen sebelum akhirnya diolah menjadi produk yang siap di konsumsi.
Zahra Aurelia Florent — 11925020
메타데이터
- post_id
- b35ffda8dd49
- slug
- menjaga-kualitas-produk-perikanan-tentang-umkm-kedai-indra-yang-menghadapi-tantangan-pascapanen-b35ffda8dd49
- url
- https://medium.com/@zahraaureliaflorent22/menjaga-kualitas-produk-perikanan-tentang-umkm-kedai-indra-yang-menghadapi-tantangan-pascapanen-b35ffda8dd49
- canonical_url
- https://medium.com/@zahraaureliaflorent22/menjaga-kualitas-produk-perikanan-tentang-umkm-kedai-indra-yang-menghadapi-tantangan-pascapanen-b35ffda8dd49
- author_url
- https://medium.com/@zahraaureliaflorent22
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-06-11 16:11:38