← Back to list

Tak Masalah Rapi Sehari, Lalu Berantakan Sebulan

Lega rasanya melihat lemari yang sudah dirapikan. Baju-baju terlipat sama rata, sisi-sisinya membentuk garis lurus persegi. Rapi.

Achrory23 in Berbagi & Berdampak · 2025-11-16 13:26 · 30 claps · 1.5 min read
#rapi #berantakan #berbagi-dan-berdampak #refleksi #komunitas-blogger-medium
Open on Medium ↗

Tak Masalah Rapi Sehari, Lalu Berantakan Sebulan

sumber gambar: https://in.pinterest.com/pin/701365342004636444/.

sumber gambar: https://in.pinterest.com/pin/701365342004636444/.

Lega rasanya melihat lemari yang sudah dirapikan. Baju-baju terlipat sama rata, sisi-sisinya membentuk garis lurus persegi. Rapi.

Buku dan kitab juga kutata sedemikian rupa sampai mirip barisan tentara. Tak boleh ada yang geser sesenti pun dari tempat seharusnya mereka berdiri.

Pulpen di tempat pulpen. Parfum-parfum duduk di pojokan kiri. Semuanya kembali ke tempat masing-masing. Tak ada lagi kertas-kertas aneh betebaran, atau benda bawah yang nyantai di atas.

Sejenak aku bahagia. Duduk tersenyum memandangi lemariku yang sudah nyaman dilihat. Tidak seperti sebelumnya, yang seperti habis dilewati puting beliung.

Biasanya buku saling tumpang tindih sama tasbih, kertas, dan benda-benda asing. Kalau aku nyari sesuatu, mereka pasti semakin kocar-kacir. Ada yang hadap timur, di sampingnya serong utara, di atasnya tengkurap agak miring, dan ya begitulah.

Kalau lagi mood, aku bisa super perfeksionis. Jangankan soal tata benda atau akurasi lipatan, bahkan sebutir debu akan benci sama aku karena pasti diusir secara kasar.

Tapi untuk begitu harus nunggu mood baik. Merapikan itu mudah, yang susah mood-nya. Munculnya jarang. Sehari bagus, dua minggu nggak bagus, atau lebih lama lagi. Jadi mode perfeksionisnya langka banget.

Aku tahu, meski hari ini lemariku cemerlang, besok lusa kemungkinan besar sudah porak poranda lagi.

Kenapa masih dirapikan? Karena di sana, ada kenikmatan aneh saat berhasil mengatur sesuatu sampai sempurna — walaupun kita tahu kesempurnaan itu cuma liburan singkat.

Tapi justru di situlah serunya. Hari ini adalah museum ketertiban. Minggu depan adalah potret kacau yang tak seorang pun minta. Dua-duanya aku yang bikin. Dua-duanya aku yang nikmati.

Merapikan itu bukan soal hasilnya yang awet. Tapi soal momen kecil ketika semuanya beres, ketika aku menghembuskan napas lega sambil berseru pelan “Hahh, akhirnya selesai.”

Meski kebahagiaannya cuma lima menit, setidaknya lima menit itu terasa seperti semesta sedang baik hati padaku. Lima menit di mana hidup tidak diteriaki benda-benda berantakan, “Oh… Ayolah rapikan kami.”

Itu semacam hadiah singkat buat kepala yang sering kebisingan. Dan ya… kadang kita butuh hadiah itu, walau tahu besok akan rusak lagi.


메타데이터
post_id
b38af5dd21ca
slug
tak-masalah-rapi-sehari-lalu-berantakan-sebulan-b38af5dd21ca
url
https://medium.com/berbagi-berdampak/tak-masalah-rapi-sehari-lalu-berantakan-sebulan-b38af5dd21ca
canonical_url
https://medium.com/berbagi-berdampak/tak-masalah-rapi-sehari-lalu-berantakan-sebulan-b38af5dd21ca
author_url
https://medium.com/@achrory23
status
ok
fetched_at
2026-06-24 11:06:28