← Back to list

Mengenalkan Alam ke Ruang Kelas Anak Usia Dini Desa Kemangi, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik

Saat ini perkembangan teknologi semakin pesat, sehingga anak-anak kini semakin akrab dengan layar ponsel dibandingkan dengan lingkungan…

Valencia · 2026-07-15 08:41 · 0 claps · 2.3 min read
#kkn #2026 #untagsby #eco-print #guru
Open on Medium ↗

Mengenalkan Alam ke Ruang Kelas Anak Usia Dini Desa Kemangi, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik

Saat ini perkembangan teknologi semakin pesat, sehingga anak-anak kini semakin akrab dengan layar ponsel dibandingkan dengan lingkungan alam sekitarnya. Kesempatan anak untuk berinteraksi langsung dengan daun, bunga, ranting, atau tanah semakin berkurang karena banyaknya anak yang kini mengandalkan media cetak maupun media digital. Padahal, bagi anak usia dini, alam merupakan salah satu sumber belajar yang dapat bermakna.

Saya sebagai mahasiswa Psikologi yang mengikuti kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat di Desa Kemangi, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik memperoleh kesempatan untuk terlibat dalam pelatihan pembelajaran kreatif berbasis bahan alam melalui teknik Ecoprint bagi guru KB dan TK. Kegiatan ini memberikan pengalaman yang sangat berharga sekaligus membuka sudut pandang saya bahwa pembelajaran berbasis alam masih perlu untuk diperkenalkan dan diperkuat di lingkungan pendidikan anak usia dini.

Sebelum melaksanakan pelatihan, hasil observasi dan pre-test menunjukkan bahwa sebagian besar peserta belum sepenuhnya memahami konsep pembelajaran yang dapat diterapkan di kelas. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pemanfaatan potensi lingkungan sekitar Desa Kemangi sebagai media belajar masih belum optimal, meskipun bahan-bahan alam sebenarnya mudah ditemukan dan tidak memerlukan biaya yang besar.

Gambar 2. Praktik Membuat Ecoprint bersama Guru KB Desa Kemangi

Gambar 2. Praktik Membuat Ecoprint bersama Guru KB Desa Kemangi

Pada pelatihan ini, saya mendapat kesempatan untuk menyampaikan materi menenai pentingnya pembelajaran berbasis bahan alam yang ditinjau dari perkembangan psikologis anak usia dini melalui teori Jean Piaget. Anak pada usia 2–7 tahun berada pada tahap praoperasional, yaitu tahap ketika anak-anak belajar paling efektif melalui pengalaman nyata dan konkret. Oleh karena itu, kegiatan yang memungkinkan anak menyentuh, mengamati, dan membandingkan dan mengeksplorasi benda secara langsung akan lebih bermakna dibandingkan hanya menerima penjelasan secara verbal.

Salah satu implementasi yang kelompok saya kenalkan adalah teknik Ecoprint. Pada kegiatan ini, guru diajak untuk memanfaatkan daun sebagai media untuk menghasilkan motif alami pada totebag. Tak hanya itu, Ecoprint mengajarkan bahwa satu aktivitas sederhana mampu mengembangkan berbagai aspek perkembangan anak. Saat memakai daun sebagai pembelajaran, anak dapat belajar mengamati bentuk dan ukuran. Terutama ketika menyusun pola, maka kreativitas dan kemampuan memecahkan masalah akan terlatih. Saat proses percetakan berlangsung, anak belajar mengenai sebab-akibat, kesabaran, serta menghargai setiap hasil yang diperoleh.

Hal yang paling berkesan bagi saya adalah antusiasme para guru selama mengikuti pelatihan. Guru-guru tidak hanya aktif bertanya mengenai teknik pembuatan ecoprint, tetapi juga mulai berdiskusi mengenai berbagai kemungkinan penerapannya dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah masing-masing. Pengalaman tersebut semakin meyakinkan saya bahwa peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini tidak harus dimulai dari teknologi yang canggih, melainkan bahan alam dapat menjadi sarana belajar yang mampu merangsang perkembangan kognitif, motorik, kreativitas, hingga kepedulian anak terhadap lingkungan.

Menurut saya, pembelajaran berbasis bahan alam juga perlu didukung oleh orang tua. Tidak sedikit orang tua yang menganggap kegiatan bermain dengan daun atau bunga hanyalah aktivitas mengisi waktu luang. Padahal, di balik kegiatan tersebut terdapat proses belajar yang penting bagi perkembangan anak. Melalui kegiatan pengabdian ini, saya belajar bahwa perubahan dalam dunia pendidikan dapat dimulai dari langkah-langkah sederhana. Mengajak anak mengenal alam bukan hanya mengajarkan mereka membuat sebuah karya, tetapi juga mengembangkan rasa ingin tahu, kreativitas, kemampuan berpikir, serta kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini.

Oleh: Valencia Dina Clearesta Surya


메타데이터
post_id
b3f7f877f4ba
slug
mengenalkan-alam-ke-ruang-kelas-anak-usia-dini-desa-kemangi-kecamatan-bungah-kabupaten-gresik-b3f7f877f4ba
url
https://medium.com/@tiramisuchocohz/mengenalkan-alam-ke-ruang-kelas-anak-usia-dini-desa-kemangi-kecamatan-bungah-kabupaten-gresik-b3f7f877f4ba
canonical_url
https://medium.com/@tiramisuchocohz/mengenalkan-alam-ke-ruang-kelas-anak-usia-dini-desa-kemangi-kecamatan-bungah-kabupaten-gresik-b3f7f877f4ba
author_url
https://medium.com/@tiramisuchocohz
status
ok
fetched_at
2026-07-28 09:10:10