← Back to list

Tidak Apa-Apa, Tidak Akrab dengan Ibu Mertua

(kumpulan tulisan “The Devil’s Advocate”: Untungnya Saya Tinggal di Indonesia #03)

Artefact by Diy · 2025-02-16 06:15 · 0 claps · 2.2 min read
#mertua #menantu #rumah-tangga #konflik #suami-istri
Open on Medium ↗

Tidak Apa-Apa, Tidak Akrab dengan Ibu Mertua

(kumpulan tulisan “The Devil’s Advocate: Untungnya Saya Tinggal di Indonesia #03)

Bagi sebagian orang, tidak akrab dengan ibu mertua mungkin terasa seperti dosa besar. Tapi, benarkah hal itu harus menjadi beban pikiran? Dalam kultur yang kerap memuja harmoni keluarga, fakta bahwa hubungan menantu dan mertua sering penuh ketegangan justru menjadi ironi. Sebelum Anda merasa bersalah, mari kita kupas sisi positif dan negatifnya.

Golongan “Pro” Tidak Akrab dengan Ibu Mertua

Tidak akrab dengan ibu mertua bukanlah akhir dari dunia. Dalam masyarakat modern yang semakin individualistis, menjaga batasan adalah bentuk lain dari menjaga kesehatan mental. Selama Anda tidak bersikap kasar atau sengaja menciptakan konflik, hubungan yang biasa saja sudah lebih dari cukup.

1. Prioritas Bagi Kesehatan Mental

Hubungan keluarga yang buruk dapat meningkatkan risiko depresi dan kecemasan. Budaya Indonesia memiliki ekspektasi tinggi terhadap peran menantu perempuan. Menantu sering diharapkan patuh dan mengabdi kepada mertua. Tekanan budaya ini kerap menjadi sumber stres emosional bagi menantu. Ketegangan yang terus-menerus dengan ibu mertua bisa menjadi salah satu pemicunya. Oleh karena itu, menjaga jarak emosional mungkin adalah strategi yang lebih sehat.

2. Privasi Lebih Terjaga

Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa sekitar 23% rumah tangga di Indonesia adalah keluarga besar (extended family). Tinggal bersama mertua dapat meningkatkan konflik akibat kurangnya privasi. Dengan tidak terlalu akrab, Anda punya ruang untuk menjaga kehidupan pribadi.

3. Hemat Energi Emosional

Penelitian Universitas Gadjah Mada (2021) menemukan bahwa 45% perempuan di Jawa merasa tertekan oleh ekspektasi mertua terkait tugas rumah tangga dan pengasuhan anak. Studi ini juga mencatat bahwa tradisi ngenger (menantu tinggal dan melayani mertua) masih dipraktikkan di lebih dari 40% rumah tangga Jawa. Hal ini sering menciptakan hierarki yang sulit dihindari, terutama ketika ada perbedaan gaya hidup atau nilai-nilai antara mertua dan menantu.

Saran untuk Menyelesaikan Konflik

Terdapat beberapa hal yang dapat dilakukan agar urusan kedekatan ini tidak menjadi konflik berkepanjangan yang justru menjadi elephant in the room dalam hubungan antara menantu dan mertua.

1. Komunikasi Terbuka

Menurut laporan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) tahun 2022, 40% pasangan muda belum mendapatkan pendidikan tentang manajemen konflik keluarga sebelum menikah. Komunikasi yang baik bisa menjadi kunci untuk menjembatani perbedaan pandangan.

2. Melakukan Aktivitas Bersama

Pendekatan seperti ngobrol santai atau makan bersama terbukti efektif. Keluarga yang melibatkan mertua dalam aktivitas informal cenderung memiliki hubungan yang lebih harmonis. Jadi, mungkin Anda bisa mencoba memasak makanan favorit ibu mertua atau mengajaknya jalan-jalan.

Menertawakan Ironi, Menyikapi Realita

Dalam realitas modern, banyak pasangan muda yang memilih tinggal sendiri setelah menikah. Penelitian oleh McKinsey Global Institute (2022) menunjukkan bahwa 37% pasangan generasi milenial di Indonesia tinggal terpisah dari orang tua atau mertua. Tren ini menciptakan ruang bagi pasangan untuk fokus membangun keluarga inti tanpa tekanan tambahan dari keluarga besar.

Namun, hubungan yang renggang juga memiliki dampaknya. Konflik yang tidak terselesaikan dapat memicu rasa bersalah atau kecanggungan dalam acara keluarga besar. Oleh karena itu, menemukan keseimbangan antara “cukup akrab” dan “tidak terlalu dekat” adalah kunci untuk menjaga hubungan tetap sehat tanpa menjadi sumber stres.

Jadi, jika lain kali ada yang bertanya, “Kok kamu nggak akrab sama ibu mertua?” Anda bisa menjawabnya dengan senyuman saja.


메타데이터
post_id
b4c7c9c645bb
slug
tidak-apa-apa-tidak-akrab-dengan-ibu-mertua-b4c7c9c645bb
url
https://medium.com/@artefactbydiy/tidak-apa-apa-tidak-akrab-dengan-ibu-mertua-b4c7c9c645bb
canonical_url
https://medium.com/@artefactbydiy/tidak-apa-apa-tidak-akrab-dengan-ibu-mertua-b4c7c9c645bb
author_url
https://medium.com/@artefactbydiy
status
ok
fetched_at
2026-07-20 23:28:45