← Back to list

Dua Pilar Kehidupan

Secarik kertas yang sudah tidak polos lagi.

Renny Ismawati · 2026-04-04 06:07 · 15 claps · 2.3 min read
#kasih-sayang #cinta #keluarga #orang-tua #kepribadian
Open on Medium ↗

Dua Pilar Kehidupan

Tak bisa dipungkiri bahwa pola pikir, cara pandang hidup, dan gaya bicara perempuan itu ialah bagian dari asupan atau paparan pemahaman dari kedua orang yang menjadi sangat penting dalam hidupnya. Dia suka memanggilnya dengan sebutan Bapak dan Ibuk. Perempuan itu sangat begitu menyayangi mereka, bahkan mungkin sudah banyak doa baik yang dipanjatkan sangat manis tanpa mereka berdua tahu sekalipun.

Perempuan itu sangat berambisi dengan cita-citanya yang ingin membersamai mereka di masa senja dan memberikan kenyamanan sekaligus kebahagiaan. Pilihanya yang ingin tetap tinggal bersama mereka tak lain karena perempuan itu ingin meneruskan estafet bakti yang sudah dilakukan oleh Bapak dan Ibuk perempuan itu di masanya. Ibuk yang merawat dan menyayangi Nenek dengan kasih yang bagi perempuan itu sudah melebihi kata cukup dan Bapak yang merawat serta menemani Nenek sampai di penghujung usianya.

Bohong kalau hanya itu saja alasannya, karena sebenarnya rasa cinta yang begitu besarlah yang mendasari perempuan itu berani memilih dan seolah berkata bahwa “ini adalah tujuan yang ingin aku wujudkan,” maka dari itu nampak jelas arah hidupnya sekarang, cita-cita pertama jangka panjangnya pun sudah mudah ditebak. Perempuan itu selalu mengusahakan agar tetap fokus dalam masa muda penuh juang dan haus pengetahuan, karena hal yang membuatnya sering kacau tak lain ialah cinta dan suasana hati yang dipicu faktor lingkungan serta kondisi fisik yang susah ditebak gebrakannya.

Perempuan itu kini sudah berstatus menjadi mahasiswa di salah satu universitas yang tak asing dengan kalimat bumi reog itu, usianya yang sudah menginjak di umur yang akan benar-benar serius ini membuat dia semakin sadar akan tujuan masa depan serta kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi, maka dia ingin kuliah ini harus berdampak kepada perkembangan arah lebih maju untuk hidupnya, serta menyingkirkan hal-hal yang berbau main-main semata.

Sebelum perempuan itu mencerna begitu dalam tentang ilmu kritis, sejatinya dalam dirinya sudah tumbuh subur makna itu, bahkan akarnya mungkin sudah menjalar liar di tubuhnya. Rasa curiga, waspada, dan mempertanyakan suatu hal sudah sering digunakan perempuan itu tatkala suasana janggal menyapa. Tentu semua hal itu tak datang dengan tiba-tiba, karena benih asalnya bersumber dari seorang perempuan mulia yang tak asing dijuluki si pemilik surga itu, siapa lagi kalau bukan Ibuk, Ibuk yang wangi tubuhnya selalu dirindukan perempuan itu, Ibuk yang marahnya hanya berbuih di bibir dan tak bisa menutupi kasih sayang yang begitu dalam dengan kebiasaannya yang menyenangkan perempuan itu dengan hal-hal yang dia sukai dengan harapan rasa canggung akibat konflik itu lenyap dan sirna.

Dan juga mungkin orang lain belum tahu saja sebenarnya kontrol emosional yang dimiliki perempuan itu datang dari seorang Bapak, Bapak yang pernah memegang tangan mungilnya waktu foto bersama di tempat foto waktu itu, Bapak yang mengajak bermain dakon setelah makan malam selesai, dan Bapak yang selalu mendengar celotehan perempuan itu bak cerita dongeng sebelum tidur.

Aku bisa menebaknya sekarang mengapa perempuan itu memiliki sifat dan karakteristik demikian, tak lain dari dua pilar hidupnya, yakni Bapak dan Ibuk. Perempuan itu benar-benar menjadi kertas kosong yang sebelumnya bersih tanpa noda dan berakhir menjadi kertas penuh jutaan warna sekaligus corak unik yang menjadi ciri khas pembeda, yang sangat bisa difahami oleh seseorang yang ingin tahu lebih dalam dan mau mengamati.

// Terimakasih yang sudah bersedia membaca sampai bab terakhir ini, saya cuman ingin memberi pesan satu aja, untuk siapapun yang memberikan kasih sayang yang sangat besar untuk hidupmu berikanlah juga kasih sayang yang sama kepada mereka, mumpung dia masih ada dan kita bisa merasakan kehadiranya.


메타데이터
post_id
b4ea3e65b3cf
slug
dua-pilar-kehidupan-b4ea3e65b3cf
url
https://medium.com/@renny26_/dua-pilar-kehidupan-b4ea3e65b3cf
canonical_url
https://medium.com/@renny26_/dua-pilar-kehidupan-b4ea3e65b3cf
author_url
https://medium.com/@renny26_
status
ok
fetched_at
2026-07-15 04:11:44