Sebut Saja Desinta Mega
Aku dan menulis
Sebut Saja Desinta Mega
Photo by Glenn Carstens-Peters on Unsplash
Panggil saja aku Desinta.
Siapa aku? Pengajar serabutan yang nyambi jadi penulis. Dah gitu aja.
Aku adalah cewek introvert. Susah kalo disuruh basa-basi. Kalo pertama ketemu, pasti anda dululah yang menyapa dan tanya-tanya. Bukan karena sombong, tapi emang pemalu. Tapi kalo udah kenal deket, aku orangnya seru kok!
Punya media sosial? Punya. Ada Instagram, Facebook, Twitter, Thread. Tapi hanya buat melihat situasi terkini. Aku ga terlalu suka mengumbar hal pribadi di media sosial. Tapi bukan berarti aku ga punya sesuatu untuk dipamerkan. Ada kok. Anda bisa mampir lihat-lihat **LinkedIn** ku.
Suka membaca tapi ga suka nulis
Ga semua orang yang suka baca suka nulis. Ya, itulah aku (dulunya). Aku suka membaca sejak SD. Semuanya! Buku pelajaran, koran, tabloid, majalah, papan penunjuk jalan, papan reklame, baliho di pinggir jalan (wkwkwk-serius). Entah itu fiksi maupun non fiksi. Aku juga suka nonton televisi, terutama berita. Karena aku orangnya gampang penasaran, jadi membaca (dan menonton) aku lakukan untuk memuaskan rasa penasaranku.
Walaupun ga suka nulis, anehnya, saat membaca tulisan orang aku sering menggumam “ini mah harusnya ga gini, kayaknya kalimatnya kurang pas”. Tanpa sadar aku suka mengoreksi isi bacaan. Ya, kalau disuruh nulis ga bisa (ga mau kalee), giliran suruh ngoreksi isi tulisan dar-der-dor.
Menulis untuk menuangkan isi pikiran
Padahal kalau diingat-ingat ke belakang, aku tuh sering banget nulis (tanpa sadar).
Rajin mencatat penjelasan dari guru
Catatan pelajaranku selalu lengkap
Kalau ada orang ngomong dan dirasa penting, pasti dicatet.
Hehehe, aku menulis karena memang ada butuhnya aja. Termasuk butuh buat mencurahkan isi pikiran.
Selain itu, aku juga pernah menulis semacam buku harian. Isinya seputar isi pikiranku saat hari itu dan pengalaman-pengalaman yang menurutku seru. Bahkan aku pernah menulis beberapa pengalaman liburanku dalam buku tulis (ya, aku mencatatnya di buku tulis), tidak hanya satu, tapi sampai empat (sayangnya saat aku dewasa dan ingin mencari buku tersebut untuk ku baca ulang, ternyata sudah diloakkan, huhuhu).
Struktur tulisan dan gaya bahasa? Jangan ditanya. Suka suka. Bahasa dan kata-kata yang aku gunakan dalam menulis saat itu campur aduk, ada Indonesia, Jawa, Inggris. Pokoknya sesuai apa yang ada di pikiranku, aku tulis begitu saja. Tapi untuk alur, biasanya aku gunakan alur maju, karena yang aku tulis memang kejadian nyata yang benar-benar aku alami.
Aku juga lebih suka mendengarkan orang bercerita daripada aku yang bercerita. Menurutku, seru aja sih, sekaligus jadi tahu berbagai sudut pandang. Kalau ada cerita yang menurutku “mengandung hikmah”, lagi-lagi, selalu aku catat.
Jadi, sekarang menulis karena…
Karena apa ya? Karena kebutuhan (cuan).
Tahun 2024.
Jadi gini. Seperti di awal aku bilang, aku adalah seorang pengajar (sebut saja guru) yang punya penghasilan ga seberapa. Jadi aku pikir, aku harus cari uang tambahan. Oleh karena itu, semua jenis skill aku jabanin. Segala bentuk kursus online dan bootcamp aku ikuti. Mulai dari desain grafis, UI/UX, hingga voice over. Tapi rasanya stuck, ga ada perkembangan dan ga semangat. Mana usiaku makin dekat kepala tiga. Aku mikir, bidang apa yang sekiranya ga terlalu mandang usia dan evergreen (selalu ada)? Menulis!
Aku suka menulis yang tidak terlalu panjang, kira-kira ada gak ya profesi seperti itu? Setelah kepoin internet dan sosial media. Ada dong, namanya content writer. Dari situlah aku mulai ikut-ikut kelas menulis, bootcamp dan gabung komunitas menulis. Eh lha kok keterusan. Aku mulai suka dan semangat menulis. Dukungan-dukungan positif dari komunitas pun aku dapatkan. Jadi penulis ga lihat kamu dari lulusan mana dan jurusan apa, yang penting kamu mampu dan punya skill menulis yang baik. Makin semangat dong aku!
Gimana dengan cuannya? Sampai sekarang memang belum banyak, tapi bukan berarti ga semangat. Karena menulis ga sekedar karena cuan, tapi karena kesenangan (tapi kalo banyak cuan makin senang sih).
Kalau diingat-ingat sebenarnya aku sudah sering nulis sejak dulu, tapi bukan hobi, lebih ke arah sarana untuk menuangkan isi pikiran. Namun, saat ini, aku lebih serius menekuni dunia kepenulisan. Mulai content writing, blogging, copywriting, bahkan punya niat merembet ke penulisan fiksi, seperti cerpen dan puisi. Semua aku embat! Oh ya, banyak tulisanku yang sudah terbit di berbagai media lho, seperti **IDN Times dan [GNFI (Good News From Indonesia)](https://www.goodnewsfromindonesia.id/u/sinnms)**.
Harapannya, setiap tulisan yang aku buat bisa bermanfaat bagi para pembaca.
Oke sekian perkenalan tentang diriku dan menulis. Maafkan kalau bahasanya berantakan, hehehe. Terima kasih.
메타데이터
- post_id
- b5d5dbd95ec2
- slug
- sebut-saja-desinta-mega-b5d5dbd95ec2
- url
- https://medium.com/@des.me/sebut-saja-desinta-mega-b5d5dbd95ec2
- canonical_url
- https://medium.com/@des.me/sebut-saja-desinta-mega-b5d5dbd95ec2
- author_url
- https://medium.com/@des.me
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-06-15 20:49:13