Jatuh Suka.
Awalnya sederhana.
Jatuh Suka.
Awalnya sederhana.
Hanya sebuah pertemuan kecil tanpa rencana yang jelas. Hanya sebuah percakapan ringan yang membuatku merasakan waktu berjalan lebih cepat dari biasanya. Aku juga tak pernah berniat untuk menyimpan namamu terlalu lama, apalagi menjadi alasanku untuk tersenyum sendirinya.
Namun, seperti hujan yang diam diam memenuhi sungai, perasaanku tumbuh tanpa “Suara.”
Aku mulai menunggu pesanmu lebih lama dari pada seharusnya. Mulai mengingat hal hal kecil tentangmu yang mungkin telah kau lupakan. Dan, tanpa kusadari, dunia terasa lebih hangat setiap kali kau hadir di dalamnya.
Ini bukan cinta yang datang seperti petir, menggelegar dan mengejutkan. Ini adalah rasa yang dengan perlahan tumbuh tanpa di sengaja. Seperti pagi yang merambat masuk melalui celah jendela. Lembut, tenang, dan aman.
Aku jatuh suka pada caramu untuk tertawa tanpa di buat buat, dan pada bagaimana caramu memceritakan mimpimu dengan mata yang berbinar tersebut. Pada caramu membuat hari terasa lebih istimewa jikalau ada kau di dalamnya.
Dan mungkin pada akhirnya, jatuh suka memang seperti itu. Tidak meminta izin, tidak memberi aba-aba, ia datang dalam diam lalu menetap di hati seperti rumah yang telah lama di cari-cari.
Maka biarkan aku menikmati perasaan yang ada ini dengan hikmat, apa adanya dan tidak terburu-buru mengubahnya menjadi cinta, tanpa memaksakan masa depan untuk segera memberikan jawaban.
Karena terkadang, kebahagian paling sederhana adalah saat kita menyadari bahwa ada seseorang yang membuat hati kita berbunga hanya dengan ada keberadaanya di sisi kita.
메타데이터
- post_id
- b5fa20ef5157
- slug
- jatuh-suka-b5fa20ef5157
- url
- https://medium.com/@writtenbyailyy/jatuh-suka-b5fa20ef5157
- canonical_url
- https://medium.com/@writtenbyailyy/jatuh-suka-b5fa20ef5157
- author_url
- https://medium.com/@writtenbyailyy
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-06-11 17:15:47