← Back to list

Orang Kaya Itu Gak Berhak Hidup di Dunia

Kalau kamu kepanasan baca judul di atas berarti kamu bukan orang kaya. Sebab, orang kaya beneran tuh gak bakal peduli sama apa yang…

Insureksi | RM · 2025-09-11 08:39 · 21 claps · 3.1 min read
#anarkisme #eat-the-rich #anarchism #anarko-sindikalis #anarki
Open on Medium ↗
Wiki topics: 🔭 · Astronomy & Space

Orang Kaya Itu Gak Berhak Hidup di Dunia

Ilustrasi Eat The Rich by Krime

Ilustrasi Eat The Rich by Krime

Kalau kamu kepanasan baca judul di atas berarti kamu bukan orang kaya. Sebab, orang kaya beneran tuh gak bakal peduli sama apa yang terjadi di seantero negeri ini, apalagi cuman sama secuil tulisan. Tapi tulisannya emang ditujukan buat kamu yang masih tone deaf sambil jilatin pantat orang kaya, pejabat, dan influencer.

Ada apa dengan ‘orang kaya’? Kenapa mereka gak berhak hidup di dunia? Belakangan, aksi demonstrasi di Nepal menjadi sorotan dunia, termasuk Indonesia. Terlebih ketika ada klaim yang menyebutkan bahwa Gen-Z di sana terinspirasi dengan aksi yang terjadi di Indonesia beberapa hari sebelumnya.

Bisa tebak apa yang terjadi? Yup, netizen kita senang gak kepalang. Ngerasa jadi kakak yang berhasil dicontoh adiknya. Sampai ada satu momen di mana banyak video tersebar; menampilkan warga Nepal obrak-abrik rumah pejabat, menjarah, dan membakar.

Di salah satu video yang nyebar di X, akun Bareng Warga mengutip dengan tambahan teks “Eat the rich!” — yang tentu saja sangat aku setujui. Eh tapi kok dilihat-lihat kolom reply nya, ada netizen yang suruh hapus twit, ya? Katanya, “ini agitasi berbahaya antar kelas”.

Screenshot X

Screenshot X

Kenapa berbahaya? Toh ini emang perang kelas. Tujuannya ya penghapusan kelas itu sendiri. Bahayanya di mana? Lagi pula, kenapa harus ada si kaya dan si miskin? Kenapa gak ‘jadi manusia’ aja? Tabel yang Anda cantumkan di twit tersebut, kan, udah cukup ngejelasin bahwa perang lawan si kaya itu bukan horizontal, tapi vertikal. Posisi si kaya, kan, di atas?

Kalau dalihnya “takut kayak 98” — toh kita semua udah tau kalau riot dan penjarahan yang terjadi waktu itu tuh bukan agenda “eat the rich”. Tapi emang murni konflik rasial yang dibikin sama negara dan instrumennya (baca: aparat).

Kok, ya, bisa kagum sama keberanian dan kritisnya Gen-Z di Nepal, tapi takut kalau netizen Gen-Z di negaranya sendiri gak bisa memahami sejarah dengan benar. Heran bener.

Lagian, orang kaya itu gak berhak hidup di dunia. Beneran, deh. Kemiskinan yang terjadi sama kita itu bukan soal ‘mental miskin’ VS ‘mental kaya’ atau ‘si males’ VS ‘si rajin’. Tapi hasil faktor-faktor struktural, mulai dari upah murah yang gak sesuai sama biaya hidup, sampai akses pendidikan yang gak merata. Dan mereka emang ngebiarin kita tetap di piramida terbawah, kok.

Bisa disimpulkan bahwa orang miskin — yang justru bekerja lebih keras dan mengorbankan lebih banyak waktu di hidupnya untuk cari duit — itu bakal tetap miskin, mau lu buruh pabrik, buruh bangunan, petani, pedagang, driver ojek online, maupun buruh kantoran (fuck istilah ‘karyawan’, WE’RE FUCKING BURUH).

Di buku The ABC of Anarchism, Berkman bilang bahwa:

“The struggle between the possessing and the non-possessing classes is a continuous one; it will not end until a system is established which will make exploitation impossible.”

Eat the rich berarti melawan ketidakadilan ekonomi, dan hal yang ingin dihapuskan itu bukan cuman si orang kaya nya aja, tapi sistem kapitalisme secara keseluruhan. Karena pada dasarnya, manusia — khususnya di Indonesia — itu gak akan mungkin bisa kaya raya KECUALI dia mengeksploitasi alam, atau mengeksploitasi manusia lainnya. It’s called CAPITALISM.

Orang kaya itu bukan yang kita lihat sehari-hari main padel dan malemnya dugem di komplek tentara. Itu mah miskin dan tone deaf. Orang kaya itu simbol dari struktur hierarki yang lebih luas; CEO perusahaan besar, politisi, anak pejabat, influencer, hingga artis money launderer.

Jadi stop lah kalian jilatin pantat mereka. Stop juga buat kasian sama mereka kalau mereka kenapa-kenapa. Dan terakhir, stop mematahkan kemarahan rakyat lewat narasi moralistik. Karena gagasan eat the rich bukan cuman soal kemarahan rakyat, tapi ada tujuan absolutnya, yaitu, terpenuhinya kebutuhan hidup semua orang tanpa terkecuali.

Meme Billionaires VS People

Meme Billionaires VS People

Kalian yang masih bela anak pejabat dan menghamba pada gaya hidup influencer tuh gak dianggep apa-apa sama mereka. Kalian cuman satu dari sekian puluh ribu angka engagement mereka doang di medsos. Kalian di-eksploitasi. Bahkan secara gak langsung, gaya hidup konsumerisme udah menyerap di urat nadi kalian di saat gaji yang mentok UMR itu bergelut dengan tagihan kosan, listrik, air, dan internet.

“Berbangga-bangga dalam memperbanyak (dunia) telah melalaikanmu, sampai kamu masuk ke dalam kubur.”

QS. At-Takatsur (102):1–2

Ya, orang kaya gak berhak hidup di dunia.


메타데이터
post_id
b67a9c2177bc
slug
orang-kaya-itu-gak-berhak-hidup-di-dunia-b67a9c2177bc
url
https://medium.com/@illsurrekshun666/orang-kaya-itu-gak-berhak-hidup-di-dunia-b67a9c2177bc
canonical_url
https://medium.com/@illsurrekshun666/orang-kaya-itu-gak-berhak-hidup-di-dunia-b67a9c2177bc
author_url
https://medium.com/@illsurrekshun666
status
ok
fetched_at
2026-07-17 14:57:41