Kopi Susu Peradaban
Kopi Susu Peradaban
Photo by Fahmi Fakhrudin on Unsplash
Seduh! Jangan kau tanya kadar nyali, Hitam ini pekat, murni menantang matahari. Aku tak sudi memoles bibir cangkir dengan panji, Gula itu penghancur, manisnya membunuh perlahan diri.
Kau bilang segala putih itu suci? Itu hanya tabir penutup nanah yang mendidih. Lihat karamelmu, lahir dari hangus yang dipaksa, Wajahmu lumer, karam dalam nikmat yang berdosa.
Teguk selagi panas, atau buang ke tanah yang engkau gali, Aku tak minta disembah, tak butuh kau puji-puji tapi pahitku lah, merajang lambungmu yang manja, di titik paling mencibir dimana kejujuran baru berani mengeja.
Mampus kau dikunyah warna!
메타데이터
- post_id
- b84d5e7a22b2
- slug
- kopi-susu-peradaban-b84d5e7a22b2
- url
- https://medium.com/@masbrayy/kopi-susu-peradaban-b84d5e7a22b2
- canonical_url
- https://medium.com/@masbrayy/kopi-susu-peradaban-b84d5e7a22b2
- author_url
- https://medium.com/@masbrayy
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-07-18 04:13:18