← Back to list

Bersiap Menghadapi UTBK Bersama Aland Pradana

Kalo cuma ada motivation doang tapi nggak ada action sama curiosity ya nggak bakal ada kemajuan

MANDAPA PERS · 2022-01-24 01:35 · 1 claps · 3.8 min read
#features #events #artikel #mandapa
Open on Medium ↗
Wiki topics: PSY · Psychology 🚀 · Self Improvement

Bersiap Menghadapi UTBK Bersama Aland Pradana

Kalo cuma ada motivation doang tapi nggak ada action sama curiosity ya nggak bakal ada kemajuan

Arsip Pribadi

Arsip Pribadi

UTBK: How It Works? Menjadi topik utama pembahasan dalam acara talkshow Dream Campus 2022 yang diselenggarakan oleh alumni dan diikuti oleh para peserta didik kelas 10–12 MAN 2 Kota Bogor. Acara hari kedua diisi dengan talkshow seputar UTBK yang dibawakan oleh mahasiswa agribisnis IPB University — Aland Dinda Pradana, yang membeberkan rahasia dan tips & tricks menghadapi UTBK kepada para pelajar SMA yang sedang menyiapkan diri mengikuti ujian masuk perguruan tinggi ini.

Strategi Memilih Jurusan

Ada lima tahapan yang perlu ditanyakan kepada diri sendiri ketika ingin memilih jurusan di masa perkuliahan nanti. Menurut Aland Pradana, kelima jurus itu dimulai dari mengetahui minat dan bakat dari masing-masing diri. Pertanyakan kepada diri sendiri, apa sih minat dan bakat yang gue punya? Perlu diketahui juga bahwa minat dan bakat ternyata memiliki perbedaan. “Kalo minat itu sesuatu yang disukai, tapi kalo bakat itu emang ada dari diri sendiri yang terus diasah.”

Setelah mengetahui ke arah mana minat dan bakat kita, tahap selanjutnya yang perlu ditanyakan kepada diri sendiri adalah tentang jenjang karier yang harus ditempuh selepas berkuliah. “Pekerjaan nggak harus in-line sama jurusan kuliah yang kita pilih,” tutur Kak Aland — sapaan akrab Aland Pradana dalam talkshow ini.

Bidang dan industri apa yang akan digeluti menjadi pertanyaan yang selanjutnya harus diajukan ke diri sendiri sebelum memilih dan menentukan kampus mana yang akan dipilih sebagai tempat menempuh pendidikan selama empat tahun. Ketika pertanyaan ketiga ini berhasil dijawab, selanjutnya kita bisa menentukan jurusan spesifik untuk ditempuh selama masa perkuliahan. Jurusan spesifik ini ditanyakan setelah mengetahui apa yang menjadi minat & bakat kita, lalu kita tahu jenjang karier yang akan ditempuh selepas kuliah, dan bidang atau industri mana yang kita pilih.

Last but not least, baru kita menentukan kampus mana yang akan dipilih.”

Selain kelima pertanyaan yang perlu diajukan kepada diri sendiri sebelum menentukan kampus mana yang akan dipilih, Kak Aland juga menekankan bahwa pemilihan kampus ini perlu melewati pertimbangan yang masuk akal dan rasional. “Masuk akal dan rasional itu berbeda,” Kak Aland menekankan kepada para peserta talkshow. “Kalo rasional itu lebih objektif, jadi pertimbangan ini ngelibatin hal-hal yang objektif kayak passing grade kampus. Tapi kalo masuk akal lebih subjektif, masuk akal menurut aku pasti berbeda dengan masuk akal kalian.”

Factors of Success

Di samping memberikan strategi memilih jurusan kuliah, Kak Aland juga menekankan pentingnya curiosity (keingintahuan), motivation (motivasi), dan action (aksi) sebagai faktor kesuksesan. Kak Aland berpendapat bahwa ketiga faktor ini saling berkaitan dalam menentukan kesuksesan seseorang. “Kalo cuma ada motivation doang tapi nggak ada action sama curiosity ya nggak bakal ada kemajuan.”

Luangkan Waktu untuk Membaca Buku

Sebelum menutup acara talkshow, Kak Aland terlebih dulu memberikan pesan-pesan yang sudah ia coba terapkan pada dirinya ketika ingin menghadapi UTBK kepada para peserta acara Dream Campus 2022. Pesan permulaan yang disampaikan yakni menghindari penggunaan gawai berlebih. Gawai yang dimiliki oleh masing-masing kita bisa digunakan untuk belajar alih-alih digunakan bermain sampai-sampai membuang waktu. Kak Aland juga beberapa kali menekankan pentingnya manajemen waktu bagi pelajar SMA. “Coba dari sekarang kita mulai manage resource yang dipunya, waktu misalnya.” Waktu yang dimiliki pelajar SMA harus dikelola dengan baik, “karena kalian nggak punya tanggungan finansial, kerja juga belum, satu-satunya resource yang dipunya adalah waktu, jadi ayo manage waktu yang kalian punya,” tutur Kak Aland kepada peserta yang menyimak acara dengan khidmat.

Selain menekankan tentang manajemen waktu, Kak Aland juga berpesan untuk menjaga pola hidup sehat bagi para peserta, mulai dari menjaga pola makan, sampai istirahat yang cukup itu penting untuk dijalankan. “Pasti beda rasanya ketika kita makan jam 8 malem dan makan di jam 12. Ketika bangun, orang yang makan di jam 12 malem masih ngerasa ngantuk, karena ketika tidur organ pencernaannya bekerja buat ngolah makanan yang masuk, beda sama yang makan di jam 8 malem.”

Sebagai seorang yang memiliki banyak kesibukan, membuat jadwal sebagai bentuk dari mengelola waktu juga perlu diperhatikan, itulah kiranya yang disampaikan Kak Aland kepada para peserta, “coba, deh mulai dari sekarang kalian bikin to-do list.” Mahasiswa program studi agribisnis ini biasa membuat to-do list sebelum ia tidur di malam hari. “Aku biasa bikin to-do list sebelum tidur, jadi ketika esok hari aku tahu mau ngelakuin aktivitas apa.” Kebiasaan simpel ini sudah biasa ia terapkan sehingga manfaat yang dirasakan juga sudah terlihat. “Sebenernya tujuan bikin to-do list ini supaya kita tahu mau ngelakuin apa di esok hari, jangan sampe kita nggak tahu mau ngapain di hari itu.”

Jurnal Warna/Rizqya Aufa

Jurnal Warna/Rizqya Aufa

Terakhir, Kak Aland berpesan kepada para pejuang PTN untuk meluangkan waktu membaca buku kesukaan, minimal 30 menit sehari. “Baca buku apa aja yang kalian suka, nggak usah yang berat-berat kayak Madilog.” “ Coba, deh luangin waktu 30 menit, ya … minimal 15 menit, lah buat baca buku, at least kalian ada waktu buat baca buku dalam sehari, taro hape kalian dan fokus sama buku yang lagi dibaca.” Pertanyaan selanjutnya yang muncul adalah mengapa harus buku yang dibaca, apakah boleh untuk mendengarkan podcast sebagai alternatif dari membaca buku? Kak Aland menjawab, “buku itu mencerminkan buah pikir seseorang yang menulisnya, beda dengan podcast yang hanya memberikan secuil buah pikir seseorang.”

Sebagai kata pamungkas, Kak Aland menutup sesi talkshow-nya dengan mengutip sebuah kutipan favoritnya dari Napoleon Hill.

“Genius adalah orang yang bisa melakukan hal biasa ketika semua orang lain di sekelilingnya kehabisan akal.”


Reporter: Muhammad Luthfi Subhan

Penulis: Analogipagi


메타데이터
post_id
ba2a5a35ea23
slug
bersiap-menghadapi-utbk-bersama-aland-pradana-ba2a5a35ea23
url
https://medium.com/@mandapers_/bersiap-menghadapi-utbk-bersama-aland-pradana-ba2a5a35ea23
canonical_url
https://medium.com/@mandapers_/bersiap-menghadapi-utbk-bersama-aland-pradana-ba2a5a35ea23
author_url
https://medium.com/@mandapers_
status
ok
fetched_at
2026-08-11 15:34:11