← Back to list

SNAP BI Integration untuk Odoo: Bank API Jadi Rapi, Terukur, dan Siap Produksi

Di banyak perusahaan, proses finansial sering “terhambat” karena data bank tidak mengalir mulus ke ERP: mutasi harus diunduh manual…

Mahroza Pradana · 2026-03-31 14:55 · 0 claps · 4.2 min read
#snap-bi #bank-integration #integration #api-integration #odoo
Open on Medium ↗
Wiki topics: ✍️ · Writing & Creative

SNAP BI Integration untuk Odoo: Bank API Jadi Rapi, Terukur, dan Siap Produksi

Di banyak perusahaan, proses finansial sering “terhambat” karena data bank tidak mengalir mulus ke ERP: mutasi harus diunduh manual, rekonsiliasi makan waktu, transfer butuh approval berlapis, dan ketika API bermasalah… debugging jadi chaos karena tidak ada jejak yang jelas.

SNAP BI Integration hadir sebagai integration platform di dalam Odoo untuk mengimplementasikan standar SNAP (Standar Nasional Open API Pembayaran) dan menghubungkan Odoo dengan bank secara terstruktur. Dengan modul ini, bank API tidak lagi jadi script “sekali jalan”, tapi menjadi sistem integrasi yang punya katalog endpoint, skenario uji, eksekusi terkontrol, logging lengkap, dan observability yang bisa dipakai tim Finance maupun IT.

1) Apa itu SNAP BI Integration?

SNAP BI Integration adalah core framework untuk integrasi Open API perbankan di Odoo. Fokus utamanya:

  • Konfigurasi koneksi terpusat
  • Katalog endpoint terstandar
  • Skenario test dan eksekusi flow
  • Logging request/response
  • Audit trail + performance monitoring (P95, max duration, success rate)
  • Callback/Webhook logging
  • Siap untuk sandbox → staging → production

Modul ini dirancang agar integrasi ke bank apa pun bisa “plug-in” dengan rapi — contohnya konektor SNAP BRI dan SNAP BCA.

2) Fitur Utama (Yang Membuat Integrasi Tidak “Gelap”)

A. Centralized Configuration (Multi-Environment)

Di menu SNAP BI Config, kamu bisa mengelola beberapa koneksi sekaligus:

  • Base URL (sandbox / prod)
  • Partner Type (BRI / Generic, dll.)
  • Environment + API Version
  • Client/Partner/Channel
  • Timeout dan parameter operasional lainnya

Hasilnya: tim bisa switch konfigurasi tanpa ubah code, dan setiap bank/tenant bisa dipisah dengan jelas.

B. Endpoint Catalog: API Jadi “Inventory”

Menu Endpoint Catalog berfungsi sebagai “daftar endpoint resmi”:

  • Endpoint name, code
  • Service code
  • HTTP method
  • Path URL
  • Flag “Requires Auth” dan “Active”

Benefit besar: pengembangan dan maintenance jadi konsisten, karena endpoint tidak terserak di code. Ini juga memudahkan audit & review.

C. Test Scenarios: Flow Integrasi Bisa Di-Run Seperti Pipeline

Menu Test Scenarios memungkinkan kamu menyusun flow step-by-step, misalnya:

  1. Generate Signature Auth
  2. Generate Access Token B2B
  3. Generate Signature Service
  4. Inquiry / Transfer / Bank Statement

Tiap step bisa Try Step dan scenario bisa Run Scenario. Ini super berguna untuk sandbox, UAT, sampai hardening production.

D. API Operations + API Logs: Semua Terekam, Bisa Dibuktikan

Menu API Operations menyimpan histori eksekusi:

  • Endpoint yang dipanggil
  • Config yang dipakai
  • State (Draft/Done/Failed)
  • Duration
  • Executed By & Executed At
  • (Opsional) Async task tracking

Lalu di API Logs / Performance Logs, kamu dapat:

  • HTTP status (mis. 200/401/400)
  • State success/failed
  • Durasi call
  • Jejak eksekusi per flow (mis. “BRI Transfer & Mutation Flow — Generate Signature Auth”)

Intinya: saat terjadi error, tidak perlu menebak — tinggal buka log.

E. Observability: Ada KPI Integrasi (Bukan Sekadar “Jalan/Tidak”)

Menu SNAP Endpoint Performance menampilkan metrik yang actionable:

  • Total calls
  • Failed calls
  • Success rate
  • Avg duration, P95 duration, max duration
  • Last call

Ini membuat integrasi bisa di-monitor layaknya service beneran.

F. Callback Logs (Webhook Receiver)

Modul menyiapkan area Callback Logs untuk menampung callback masuk (jika bank mengirim notifikasi/hasil transaksi). Ini penting untuk:

  • audit event
  • idempotency (anti double posting)
  • troubleshooting “callback tidak masuk”

3) SNAP BRI: Integrasi BRI yang Siap Dipakai di Finance

SNAP BRI adalah konektor bank khusus BRI di atas core SNAP BI Integration.

Contoh yang terlihat pada UI kamu:

  • Flow BRI Transfer and Mutation Flow
  • Endpoint seperti:

Selain itu ada form operasional seperti “SNAP BRI Mutation Pull”:

  • pilih Journal
  • set Date From/Date To
  • jalankan Pull BRI Mutation
  • terlihat imported/skipped count
  • tersedia tab Request Payload dan Response Payload

Value untuk customer: Finance bisa tarik mutasi langsung dari Odoo, lebih cepat untuk rekonsiliasi dan pelaporan cashflow.

4) SNAP BCA: Integrasi BCA untuk Statement dan Transfer

SNAP BCA adalah konektor BCA di atas core framework yang sama.

Dari katalog endpoint yang kamu tampilkan, ada layanan seperti:

  • BCA Bank Statement
  • BCA Interbank Inquiry & Transfer
  • BCA Intrabank Inquiry & Transfer
  • Transfer status inquiry
  • (Termasuk jalur transfer seperti SKNBI jika dibutuhkan)

Dengan pola yang sama: konfigurasi → scenario → eksekusi → log → observability.

5) Kenapa Ini Menarik untuk Customer?

Karena customer tidak cuma beli “koneksi ke bank”, tapi beli sistem integrasi yang:

  • Audit-able (ada jejak eksekusi & payload)
  • Operasional (ada run scenario & try step)
  • Maintainable (endpoint ada di catalog, bukan hardcode berserakan)
  • Observable (ada success rate dan P95)
  • Scalable (nambah bank baru tinggal bikin connector di atas core)

Use case paling cepat terasa:

  • Otomatis tarik mutasi harian ke Bank Journal
  • Mempercepat rekonsiliasi
  • Mengurangi human error (copy/paste statement)
  • Monitoring integrasi sebagai service (bukan script)

Call-to-Action (untuk website)

Kalau Anda ingin Odoo terhubung ke bank dengan cara yang rapi, terukur, dan siap produksi, Thinq Tech menyediakan implementasi end-to-end: setup environment, mapping akuntansi, scenario test, hardening keamanan, sampai go-live.

Deskripsi Modul

1) SNAP BI Integration (Core)

Deskripsi singkat: Framework integrasi Bank API berbasis standar SNAP di Odoo. Dilengkapi Config multi-environment, Endpoint Catalog, Test Scenarios, API Operations & Logs, Callback Logs, dan Observability (success rate, P95, max duration) untuk memastikan integrasi bank terukur dan mudah di-maintain.

Highlight:

  • Centralized Config (sandbox/prod)
  • Endpoint Catalog (method/path/auth)
  • Scenario runner + Try Step
  • Request/Response logs + performance logs
  • Observability dashboard (KPI integrasi)
  • Callback/Webhook logging

2) SNAP BRI

Deskripsi singkat: Konektor BRI untuk Odoo berbasis SNAP BI Integration. Mendukung flow autentikasi (signature/token), inquiry, transfer intrabank/interbank, dan Bank Statement/Mutation Pull yang bisa langsung diarahkan ke Bank Journal di Odoo. Lengkap dengan payload logging dan monitoring performa.

3) SNAP BCA

Deskripsi singkat: Konektor BCA untuk Odoo berbasis SNAP BI Integration. Menyediakan endpoint terstruktur untuk kebutuhan statement/mutasi, inquiry, transfer, status inquiry, dan observability yang sama seperti service productio sehingga tim finance & IT bisa monitoring dan troubleshooting dengan cepat.

MENU SNAP BI

MENU SNAP BI

Menu Test BRI

Menu Test BRI

Menu Test BCA

Menu Test BCA

Menu Endpoint Catalog

Menu Endpoint Catalog


메타데이터
post_id
bb054e902c5d
slug
snap-bi-integration-untuk-odoo-bank-api-jadi-rapi-terukur-dan-siap-produksi-bb054e902c5d
url
https://medium.com/@mahrozapradana46/snap-bi-integration-untuk-odoo-bank-api-jadi-rapi-terukur-dan-siap-produksi-bb054e902c5d
canonical_url
https://medium.com/@mahrozapradana46/snap-bi-integration-untuk-odoo-bank-api-jadi-rapi-terukur-dan-siap-produksi-bb054e902c5d
author_url
https://medium.com/@mahrozapradana46
status
ok
fetched_at
2026-08-25 05:50:01